Mas aku mohon untuk kamu tetap disini, dihati aku. Aku mohon jangan pergi, aku masih sangat butuh kamu, bukan orang lain.

Mas, aku mohon untuk kali ini. Berikan aku kesempatan terus aku belum mau kehilangan kamu. Aku belum siap buat move on sama kamu. Masih banyak kenangan singkat kita yang kita lalui bersama, aku kangen masa-masa seperti itu.

Apa kamu nggak kangen mas? Apa kamu nggak kangen sama yang dulu? Nggak kangen sama aku? Nggak kangen sama semuanya mas? Kok aku kangen banget ya mas?

Berapa kali kamu usir aku dihatimu dan hidupmu? Banyak kali kamu katakan jangan ngarep dan lupakan semuanya tentang aku dan kamu tentang perasaanku dan tentang semuanya.

Tapi aku nggak bisa, untuk pergi secepat itu, pergi dari hati dan hidup kamu. Aku benar-benar tidak sanggup melakukannya.

Advertisement

Karna aku sudah terlalu mencintaimu. Mencintai hidupmu, mencintai keluargamu, keluarga besarmu, mencintai semua kekurangan dan kelebihanmu, dan mencintai semua tentang kamu. Segalanya aku mencintaimu.

Nyawaku adalah kamu. Jiwaku adalah kamu. Hidupku adalah kamu. Kamu masa depanku yang sedang aku rancang saat ini. Meskipun selalu kamu hancurkan sendiri mas.

Sekuat tenaga aku berusaha untuk menjadi wanitamu. Menjadi sosok yang bisa kamu cintai. Sosok sederhana seperti dia, dan aku ingin menjadi seperti dia, agar kamu suka sama aku. Tapi tetap saja kamu tidak membuka hati sedikitpun untukku.

Ikhlas? Tidak. Jujur, walaupun itu wanitamu, aku masih sering cemburu. Aku sakit mas, asal kamu tau. Aku mencoba bertahan kuat tapi aku roboh, aku rapuh dan aku hancur.

Sadarkah kamu mas, kamu semua bagiku. Aku tidak kuat hidup tanpa kamu, ibaratnya aku adalah zombi yang hidup tapi tanpa nyawa. Karna kamu bawa pergi nyawa itu, yang jelas-jelas adalah kamu sendiri.

Tapi kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga. Aku bahagia sama kamu yang tidak pernah bahagia sama aku, aku tau kamu hanya bisa bahagia dengannya saja.

Aku mengharapkanmu. Hatiku benar-benar mengharapkanmu, mengharapkan hati seorang laki-laki yang mengharapkan hati wanita lain, kekasihnya sendiri.

Bagaimana bisa? Mencintai yang tidak pernah bisa mencintai aku. Bisa kok mas, aku bisa. Aku akan sabar, sampai kamu bisa mencintai aku, bisa buka hati untukku. Bisa. Aku bisa. Karena aku bisa mencintaimu.

Yang aku tau jodoh tidak akan tertukar