Hey apa kabar kamu yang sedang jatuh dan merindu pada masa lalu, masih ingat padaku yang pernah membuatmu begitu hebat untuk bangkit dari masa lalumu dulu ? yang datang disaat yang tepat saat kamu butuh bahu untuk bersandar, tempat untuk bercerita tentang perihnya masa lalumu, ya ini aku kekasihmu sebelum kau palingkan cintamu padanya.

Ketahuilah, aku tak pernah sedikitpun menyesali membiarkan cintamu bersemi dihatiku, aku tak pernah sedikitpun aku bayangkan betapa hebatnya cinta yang kau tanamkan direlung hati ini, aku tak pernah marah akan dinginnya sikapmu padaku, aku biarkan semuanya terjadi karena rasa cintaku padamu begitu besar, hingga akhirnya aku sadar ternyata cintamu bukanlah milikku seutuhnya.

Entah harus dengan cara apa aku ungkapkan betapa kecewanya diriku ketika akhirnya harus rela melepasmu dan juga cintamu untuknya kekasih masa lalumu,

ini semua bukan tentang kau kembali padanya, ini semua tentang rasa sakitku harus merelakanmu kembali padanya, tentang betapa egoisnya dirimu harus mengorbankan cintaku hanya untuk kembali padanya.

Aku lelah ketika harus selalu mendengar namanya, mendengar tentang dirinya yang kau sebut lebih baik dan lebih layak untuk diperjuangkan, daripada diriku, apa yang membuatmu mampu berucap sehebat itu ? apa yang ada di pikiranmu hingga dengan begitu mudahnya kau menafsirkan dirinya lebih baik dariku bahkan lebih layak untuk kau perjuangkan, Miris memang.

Advertisement

Tak apa jika memang kau lebih memilih bersamanya, memilih jalan untuk kembali padanya masa lalumu, mungkin memang peluknya lebih hangat daripada pelukanku, mungkin memang bahunya lebih nyaman untukmu bersandar, mungkin memang hanya dia yang mampu membuatmu mengerti apa arti cinta yang sebenarnya, aku terima walau harus terluka.

Aku dibatas asaku sekarang hanya ingin melihat kau bahagia bersama kekasih masa lalumu, bersama cinta pertamamu terdahulu, meskipun dalam luka ini membekas, entah harus berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk menyembuhkan goresan luka ini, tapi aku yakin mungkin ini cara Tuhan mematahkan hatiku sekarang, agar aku bisa bahagia nantinya tanpamu.

Tolong jangan pernah datang lagi kehidupku hanya untuk kembali, aku sudah sehebat ini bukan untuk kau jatuhkan lagi sayang, mulai sekarang, jaga apa yang kamu punya saat ini, jangan pernah lepaskan lagi cintanya untuk siapapun,karena sesuautu yang telah pergi, meskipun kembali, ia takkan pernah sama lagi.

Ceritakanlah pada mereka, aku yang pernah berjuang untukmu, aku yang selalu patah hati karena selalu kau sakiti, bahkan demi untuk mencintaimu, aku telah mengorbankan banyak hal, termasuk melepaskanmu, percayalah, suatu saat nanti kamu akan tahu, bahwa takkan pernah ada yang mampu mencintaimu, sebaik apa yang pernah aku lakukan untukmu.

Terima kasih pernah singgah di hidupku dan akhirnya harus pergi, semoga kamu tahu jalan yang kamu pilih, semoga kamu bahagia bersamanya, ingatlah, kelak jika kamu sudah bahagia nanti, aku pernah memegang tanganmu begitu erat, dengan segala debat yang hebat, untuk menolak sebuah kepergian.

Aku pamit sayang dari hidupmu,maaf aku tak bisa lagi menjagamu

Tuhan memberikanku waktu yang terlalu singkat untuk mencintaimu,sehingga aku belum bisa membahagiakanmu seutuhnya, aku titip kisah cinta kita ya, untuk semua yang pernah terjadi diantara kita, cukup kamu, aku dan Tuhan saja yang tau, jaga dirimu baik-baik disana

may Allah always protect you, whenever,wherever, and however .