Hai wanita, tidakkah kau berpikir menghancurkan kebahagiaan sama saja merusak kebahagiaanmu sendiri.

Hentikan permainanmu, hentikan dramamu, kini yang kau cinta telah bersamaku, kini yang kau sayang memilihku untuk bersamanya, hetikan drama percintaanmu, ini dunia nyata bukan dunia mimpi.

Seberapa keras kau hancurkan kami, seberapa keras kau runtuhkan hatinya, seberapa keras kau merusak kebahagiaan yang sudah aku dan dia susun sebagai mana aku menyusun cintaku di hatinya, ketahuilah niatku bukan untuk menghancurkan kebahagiaanmu, akupun berhenti untuk tidak memaksa cinta dan hatinya, tapi inilah kami, inilah kebahagiaan kami tak dapat runtuh sebisa kau mencoba mendobrak kembali kenangan masalalumu bersama lelakiku saat ini.

Ku ikhlaskan jikalau dia memilihmu kembali, ku ikhlaskan jika dia ingin kembali, tapi kenyataaan yang kau lakukan, membuatmu dalam kehancuran, nyatanya adalah dia kekasihku dia tambatan hatiku dia yg kau harapka adalah dia yg mengharapkanku.

Kita sama-sama wanita, ku mengerti apa yang kau rasakan, berppikirlah secara logis, emosi tak akan mengubah semuanya, bahkan menjerumuskanmu ke dalam kehampaan yang kau buat.

Advertisement

Lepaskan dia, bertentilah berharap, karena kabahagiaanya adalah bersamaku.