Kehidupan yang keras mampu memberikan pelajaran terbaik bagi kita, yang bahkan tidak diajarkan di sekolah. Ini yang harus kita pelajari agar lebih bahagia :

Jangan mudah tersinggung

Setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya. Setiap orang memiliki kebebasan untuk berbicara, yang terkadang entah disadari atau tidak bisa saja menyinggung perasaan orang lain. Terkadang walaupun kita telah berusaha sebaik mungkin, tapi selalu saja ada pandangan atau ucapan negative dari orang lain. Dan kita tidak perlu tersinggung dengan semua itu. Mengapa? Jika kita ingin bahagia, hiduplah dengan santai yang artinya tidak perlu mengambil terlalu banyak beban dari ucapan orang tentang kita. Nikmati apa yang kita kerjakan, jangan memikirkan apa yang dikatakan orang, jangan mudah tersinggung.

Jangan menyimpulkan terlalu cepat

Seperti kamu mendengarkan orang lain berbicara tentang mu, maka jangan pula terlalu cepat menyimpulkan apa yang kamu dengar tentang orang lain. Apa yang kita dengar, tidak selamanya mengandung kebenaran. Jangan menyimpulkan sesuatu dari apa yang kita dengar sebelum kita mengetahui kebenarannya.

Advertisement

Pastikan kata yang kita ucapkan tidak tercela

Kita tidak ingin dicela,bukan? Jagalah ucapan kita agar tidak mencela orang lain. Dengan mengendalikan ucapan kita, maka kita telah berusaha memperkecil kemungkinan untuk mendengar omongan tercela tentang kita.

Berusahalah sebaik-baiknya

Hidupmu tidak bergantung pada ucapan orang lain. Terlepas dari apa yang orang lain katakan tentang mu, yang terpenting kita telah berusaha sebaik-baiknya. Berusaha sebaik-baiknya bukan berarti menjadi yang terbaik, tetapi sebaik yang kita mampu. Karena ukuran “terbaik” kita dan orang lain sering kali berbeda. Kita tidak bisa mencontoh orang lain sebagai tolak ukur karena setiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Be the best you can be, not others want to see.