Cinta ya cinta?

Aku berjalan terlalu jauh hingga aku lupa dimana seharusnya kuletakan hati ini. Bukan pada mereka yang seharusnya menjadi kekasih mu. Harus bagaiman kujalani semua ketika aku telah nyaman menghabiskan hariku bersamanya, namun kutahu bahwa aku bukanlah kekasihnya.

Terlalu bodoh mungkin tapi entah mengapa perasaan ini terlalu cepat mennggelora hingga hampir membakar diriku. Ingin kuhentikan perasaan ini, tapi hembusan angin musom lalu terlalu kencang menghembuskannya.Ingin ku tutup mataku dari kenyataan dimana aku tahu bahwa dia kekasihmu.

Entah sampai kapan aku akan bertahan untuk disini. Bertahan untuk sesuatu kadang yang teramat menyisakan luka. Aku ingin berhenti mencintainya, tapi kadang kekasihmu datang secara tiba – tiba, aku tahu betapa bodohnya aku mencintai dia.

Meski sulit, kukan coba lepaskan dia. Karena semakin aku mencintanya, semakin kuat pula aku harus melepaskannya. Jaga dia untukku. Jadikan dia pribadi yang jauh lebih baik. Kita tak akan pernah tahu bagaimana takdir Tuhan, jika kelak aku atau engkau yang bersamanya, saling mendo'akan adalah cara yang terbaik.