Kini semua telah berbeda dari hal yang pernah kita sebut sebagai rencana. kau telah memilih jalanmu sendiri, sementara aku juga bertahan dengan hidup yang aku lalui. Ku biarkan kau perlahan menjauh, sebab apalah artinya mempertahankan seseorang yang selalu saja membuat rapuh.

Sekarang, jalani saja hidup yang sudah kau pilih!
Itukan, yang akan membuat dirimu bahagia?
Sekarang kau bisa dapat apa saja yang kau inginkan dari wanitamu..
Sekarang kau bisa dapat perhatian yang seutuhnya dari wanitamu..
Bahkan, setiap waktu kau dapat memandangi wajahnya..

Ini jalanmu kan sekarang? Bukan jalanku lagi, ataupun kita!
Yasudah, tak usah terlalu sering menghampiriku..
Bukan aku membencimu, untuk apa aku membenci seseorang yang pernah begitu ku cintai?
Kalau saja dengan membenci malah membuatku tidak tenang..
Tlah ku cukupkan kau sebagai kenangan, semua akan terasa menjadi lebih baik..
Tidak perlu ada dendam, terhadap sesuatu yang sudah lalu..

Meskipun melupakan terkadang begitu sulit, namun terus ku lakukan perlahan..
Kau boleh menghampiriku, sesekali.. Sesuka hatimu..
Meski terasa aneh, ketika percakapan kita berubah begitu sangat kaku..

Tidak apa, sesekali hatiku terasa tersayat-sayat, di saat saat kau menghampiriku..
Hingga suatu hari nanti, tanpa terasa berat lagi.. Tanpa harus membencimu..
Aku sudah sampai pada titik; "aku sudah tidak mencintaimu lagi".

Advertisement

Terbukti, hidup nyatanya baik-baik saja.. Meski ku lalui tanpa hadirmu, kini bisa menjadi lebih baik dari hal-hal Yang kujalani di masa lalu.. Bukan sebuah penyesalan bagiku untuk mengenalmu.
Namun, tidak juga ku sesali sebab pada akhirnya aku benar-benar bisa melepaskanmu.
Tak usah menghawatirkanku..
Semua akan baik-baik saja, bahkan menjadi lebih baik dari yang kau kira..

Dari wanita yang ingin benar benar melupakanmu.