Saya mencintai Kamu, saya tahu ini sebuah pernyataan yang sangat pasaran, klise, murahan, dan terlalu mudah untuk keluar dari mulut seseorang seperti saya. Sejak pertama kau datang ke kehidupan saya, saya hanya dapat membayangkan masa depan saya bersamamu. Kamu menghadirkan sesuatu yang tidak biasa dalam hidup saya, hidup saya selama ini bisa dibilang terlalu datar dan tidak ceria telah menjadi lebih berwarna karenamu.

Kamu, apa adanya, kamu tidak pernah menggambarkan dunia ini dengan gambaran yang berlebihan, kamu ya kamu, laki-laki pertama yang memperlakukan saya seperti saya tidak jelek. Padahal kenyataannya, ya saya tidak cantik, dan jarang sekali ada lelaki yang memperlakukan saya seperti kamu. Mungkin saya baru masuk dunia kerja dan bertemu lelaki baik-baik sepertimu adalah sesuatu yang jarang saya temui, atau saya terlalu terbawa perasaan, tapi bukankah saya manusia juga?

Saya punya perasaan juga, bahkan kadang satu senyuman dapat mengubah seseorang, kenapa tidak kehadiranmu dapat mengubah saya? Kamu membuat saya berusaha memperbaiki diri, mungkin saya hanya terdiam, tetapi dalam diam saya, saya memikirkanmu, saya memikirkan cara untuk membuatmu menganggap kalau saya adalah seorang wanita yang pantas dicintai, atau membuatmu menganggap saya seorang wanita. Tidak ada lagi yang perlu saya jelaskan, saya mencintai Kamu, saya ingin membuat Kamu menjadi lebih baik, saya ingin menunjukkan kepadamu untuk lebih menyayangi hidupmu.

Saya ingin kamu menjadi lebih baik, karena saya juga ingin menjadi lebih baik, saya ingin kamu tahu bahwa kamu pantas dicintai, dan semua perempuan yang meninggalkanmu untuk laki-laki lain, mereka itu bodoh. Kamu berharga, saya tahu kamu tidak sedingin ini sebelumnya, kamu pasti pernah menjadi orang yang penuh kasih sayang dan hangat. Saya ingin melihat senyum kamu yang tidak kosong.

Saya harap kamu mendapat wanita yang kamu mau, yang membuatmu tersenyum kembali seperti dulu, entah seperti apa karena saya pun belum pernah melihatnya. Kalau satu diantara kita kena mutasi, saya akan berikan surat ini kepadamu, jadi istilahnya walaupun kamu tidak membalas cinta saya paling tidak saya sudah menyampaikan perasaan saya ke kamu, semoga kita bertemu lagi di masa depan, dan kamu sudah bahagia entah dengan wanita beruntung mana, mungkin satu yang pasti wanita itu bukan saya.

Advertisement

Terimakasih sudah pernah hadir dalam hidup saya meskipun Kamu tidak merasa melakukan hal yang special. Bagi saya, menunggu pagi hari untuk melihat senyum kamu  adalah aktivitas yang menyenangkan. Saya sadar mungkin surat ini telah dibaca orang lain dulu sebelum kamu baca, tapi itu tidak mengurangi isi dari surat ini. Saya tahu, bagimu, saya hanya sebatas friendzone, tidak akan lebih, dan akan menjadi aneh jika lebih, tapi saya yakin jika Tuhan akan memberikan saya kesempatan untuk menjadi wanita yang kamu minta, saya akan menjadi pendamping yang terbaik untuk kamu.


Hold me like I’m more than just a friend, give me a memory I can use, Take me by the hand while we do what lovers do, It matters how this ends, what if I never love again….


Lirik Lagu itu yang ingin saya representasikan buat kamu, bagaimana jika saya tidak bisa mencintai seseorang lagi setelah ini karena saya terlalu mencintai Kamu, dan jujur saja saya belum siap melihat Kamu bersanding dengan wanita lain, saya yakin itu akan sangat menyakitkan. Tapi, jangan khawatir, saya tidak sejahat itu mendoakanmu untuk tidak bersanding dengan wanita lain, tentu saja saya ingin kamu bahagia, mungkin pada akhirnya, saya lah yang harus Ikhlas, toh kita belum menjalin hubungan apapun, hanya sekedar teman, dan itu pun telah membuat saya galau tiap malam karena saya hanya bisa memintamu kepada yang di atas di dalam do’a.

Semoga saya bisa mengikhlaskan kamu untuk wanita lain, semoga saya kuat saat kamu membawa pasangan dan memperkenalkannya kepada saya, semoga garis wajah Kamu tidak terus-terusan muncul di dalam mimpi saya, semoga Tuhan merestui saya untuk melupakan Kamu, karena sesungguhnya ini amat sangat berat.