Anugerah terindah adalah ketika kita masih diberi waktu untuk berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi. Mereka yang terus selalu ada untukmu di tengah-tengah kesibukannya. Mereka pun tak pernah lupa mengingatkan tentang kesehatanmu, meski sebenarnya ini tak begitu perlu.

Nikmat itu tak selamanya harus berupa materi, bagiku kehadiran teman, sahabat, dan keluarga adalah nikmat terbesar dalam hidupku.

Terkadang sahabat tak peduli ketika kamu bahagia kamu sedang bersama siapa, tetapi sahabat akan resah ketika kamu bersedih dan dia tak ada di sampingmu. Sebab, sahabat terbaik adalah seseorang yang tidak mempedulikanmu apakah orang lain membutuhkan kita atau tidak, karena yang terpenting kita selalu ada untuk mereka.

Yang aku syukuri adalah Tuhan hadirkan begitu banyak teman dan sahabat yang selalu menyertaiku untuk meneruskan kehidupanku. Yang selalu membersamaiku di saat suka maupun duka. Mereka yang selalu ada ketika aku mulai merasa lelah, penat dengan masalah rumitnya menjadi orang dewasa. Mereka yang tak pernah bosan untuk mengajari banyak hal tentang arti keikhlasan, ketulusan, dan kesetiaan.

Mereka yang selalu sabar membimbingku, memahamiku ketika semua orang tak bisa paham denganku. Bahkan hanya sahabat yang selalu paham akan rasaku, ketika hanya air mataku yang mampu menjelaskan sekalipun.

Advertisement

Aku yang tak pernah takut untuk berjalan sendirian, aku masih setia menikmati kebersamaan ini hingga saatnya kelak kehidupan dewasa yang mungkin sedikit akan menyita waktu kita untuk bersama.

Kita yang tak pernah bosan untuk terus ukir cerita indah tentang aku, kamu dan kita.

Kita yang selalu habiskan waktu libur untuk bersama, melihat goresan-goresan indah maha karya Tuhan. Bahkan senja adalah alasan kita untuk terus menahan kita menyaksikan keindahannya. Senja yang selalu mengajarkan kita banyak hal.

Seperti matahari yang rela tenggelam dan digantikan oleh bulan, dan saat matahari mulai menghilang memancarkan goresan indah yang membuat jutaan mata terpesona.

Seperti hidup, jangan pernah menyesal untuk terus memberi kebahagiaan buat orang lain. Karena setiap kebahagiaan yang kamu tanam, percayalah kamu berkesempatan untuk dibahagiakan.

Percayalah, kalian memang lebih hebat dari yang kamu pikirkan. Kamu mungkin tak sempurna di banyak hal, tapi ada hal yang tak sempurna tanpa kalian sahabat.

Suatu saat kelak, ada masanya aku akan ceritakan bahwa aku bangga dan menjadi manusia paling beruntung telah mengenalmu.

Terima kasih Tuhan. Masih ada mereka yang senantiasa hadir di sisi, ketika aku membutuhkan sosok untuk menduhkan hati.