Bagaimana jika kamu dan pasangan semakin bertengkar dan keadaannya semakin parah? Kamu mungkin tidak tahu mengapa sampai menjadi begini. Tapi sebenarnya kamu saling mencintai dan tidak ingin saling menyakiti.

Kamu perlu tahu bahwa berbeda pendapat bukan berarti kehidupanmu dengan pasangan gagal. Yang menjadi masalah bukan perbedaannya, tetapi cara menanggapinya. Ini bisa menentukan apakah keadaan kehidupan dengan pasanganmu akan damai atau tidak. Perhatikan beberapa cara untuk menghentikan pertengkaran tersebut.

1. Jangan membalas
Pertengkaran bisa terjadi karena ada dua orang yang berbeda pendapat. Tapi, jika salah satu mulai diam dan mendengarkan, suasana bisa menjadi tenang. Maka, jangan terpancing untuk membalas, kamu bisa tetap jaga martabat dengan menahan diri. Ingatlah bahwa kedamaian dalam suatu hubungan lebih penting daripada memenangkan perdebatan.

2. Pahami Perasaan Pasanganmu
Agar tidak marah dan bisa berdamai, kamu perlu memahami perasaan pasanganmu dan mendengarkan tanpa menyela. Jangan berpikir negatif. Kata-kata yang menyakitkan biasanya keluar tanpa dipikir atau karena sakit hati, bukan karena sengaja atau benci.

3. Tenangkan dirimu
Jika kamu mulai marah, katakan dengan sopan bahwa kamu ingin keluar sebentar untuk menenangkan diri. Kamu bisa ke ruangan lain atau berjalan di luar sampai kamu tenang kembali. Ini bukan berarti kamu lari dari masalah, atau tidak mau membahasnya. Tapi, ini adalah kesempatan untuk berdoa kepada Allah meminta kesabaran, pengertian, dan pemahaman, serta bijaklah dalam menenangkan dirimu.

Advertisement

4. Pikirkan baik-baik apa yang mau kamu katakan dan cara mengatakannya
Masalah tidak akan selesai jika kata-kata kamu terus menyakiti pasanganmu. Maka, katakanlah sesuatu yang bisa mengobati perasaannya. Jangan memaksakan keinginan atau pendapat kamu. Tetapi, minta pasanganmu menjelaskan perasaannya, lalu ucapkan terima kasih atas bantuan atau penjelasan yang dia berikan.

5. Berbicaralah dengan lembut dan tetap tenang
Jika kamu tidak sabar, ini bisa membuat pasanganmu marah. Jangan menyindir, menyalahkan, atau berbicara dengan kasar, sekalipun kamu sangat marah. Jangan kamu berkata :

"Kamu tidak peduli denganku"

"Kamu tidak pernah mendengarkanku"

"Kamu egois"

"Kamu selalu begitu"

Berbicaralah dengan lembut kepada pasangan mengenai perasaanmu, seperti :

"Aku sedih kalau kamu…"

"Tolong kalau bisa kamu jangan…"

Jangan pernah mengejek, menghina, atau mengancam, apalagi mendorong, menampar, menendang, atau melakukan kekerasan lainnya.

6. Jangan gengsi untuk meminta maaf dan selesaikan masalahnya
Jangan biarkan perasaan negatif membuatmu lupa tujuan utamamu, yaitu untuk berdamai. Ingatlah, jika kamu bertengkar dengan pasanganmu, kamu berdua kalah. Jika kamu berdamai dengan pasanganmu, kamu berdua menang. Kamu perlu bertanggungjawab atas pertengkaran yang terjadi, bahkan jika kamu yakin kalau kamu tidak salah.

Kamu bisa tetap meminta maaf, karena mungkin kamu tidak sengaja mengatakan sesuatu hal yang menyakiti pasanganmu itu. Hubungan yang damai itu, lebih penting dari pada gengsi dan harga diri. Dan, jika pasanganmu atau seseorang atau siapapun itu meminta maaf padamu. Segeralah memaafkannya, niscaya hidupmu akan damai dan hatimu kembali tentram.