Aku pernah mendengar cerita seorang sahabat pria yang merasa sesak ketika berusaha menjadi pria terbaik untuk kekasihnya. Demi menjalani hubungan yang harmonis dan romantis sahabat ku ini rela berjarak dengan kerabatnya menjauh dari sahabat-sahabat terbaiknya. Aku tak mau seperti itu, menjauhkan kamu dari orang-orang yang pernah mempengaruhi susah senang hati mu. Walau orang-orang itu pernah membuat mu menjadi pria "berandalan" (misalnya). Apa aku bisa? Sedangkan hubungan yang baru akan kuat jika terjalin dengan hubungan-hubungan yang ada sebelumnya.. Aku tahu kamu adalah seorang pria dewasa yang berfikir lebih menggunakan logika. Jadi masalah perangai buruk atau baiknya pergaulan mu, kamu pasti lebih mengetahui konsekuensinya. Dan seorang pria dewasa juga pasti tau kekasih mana yang tak menginginkan kekasihnya untuk bergaul dengan orang-orang yang sholeh, bijak, dan pekerja keras. Tapi sebagai pria dewasa pula, kamu pasti memahami cara untuk tak mengecewakan orang-orang terdekat mu. Dari sisi inilah tanggung jawabmu dapat aku nilai. Jadi bagaimana mungkin aku bisa menjauhkan mu dengan kerabat dan sahabat-sahabat terbaikmu. Dikarena aku wanita yang lebih sering berprasangka menggunakan hati ku maka dari itu ajari aku untuk tak mempermasalahkan hal-hal yang telah berubah. Bantu aku untuk memahami cara bertemanmu. Dan tegur aku jika rasanya aku mulai berusaha merebut mu dari keluarga dan sahabat-sahabat terbaikku.