Bahkan orang humoris aja nyimpen cerita pilunya sendiri. Bukan berarti mereka selalu bahagia, mereka hanya ingin melupakan sejenak segala permasalahan yang ada.

Bukan berarti juga orang yang cuek, dan social selection atau anti social club itu bermasalah. Gimana kalo justru mereka adalah anak-anak yang bahagia, bahagia menyimpan segala sesuatunya sendiri tanpa orang lain tau, bahagia yang nggak bisa dibagi karena siapa pun nggak ada yang mengerti tentang keadaan yang sebenarnya.

Takaran kebahagiaan itu kita yang tau porsinya, bahagia memang sederhana, hanya kita yang kadang sulit bersyukur. Terlalu banyak membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Selalu minder akan kemampuan yang kita miliki dan selalu berpikiran rendah tentang diri kita, tapi berpikiran tinggi untuk kemampuan orang lain. Itu merupakan sebuah kesalahan. Bahagialah dengan apa adanya kamu, terkadang hidupmu adalah hidup dambaan orang lain.

Setiap manusia pasti punya masalah. Sisanya adalah pilihan kita sendiri mau seperti apa dengan masalah yang ada, menikmati atau bahkan terus menerus mengeluhkan semua yang terjadi.


Bahagialah atas masalahmu, atas hidupmu dan dengan caramu sendiri. Tingkatkan level bersyukur atas segala keadaan yang ada. Toh yang mengetahui sumber kebahagiaan itu kita sendiri.