Adakah yang pernah jatuh cinta pada orang yang sama berulangkali ? Walau bertahun-tahun kami sudah menjalani hidup masing-masing namun tuhan menyusun skenario pertemuan kembali dengan seseorang yang pertama menggenggam tanganku. Mungkin aku terlalu naif tetap menyimpan satu nama dalam bejana ingatan.

Padamu tidak pernah lelah melayanimu sebagai hati

Anggap saja aku sedang berbicara berdua denganmu, sebab ketika berhadapan langsung matamu yang seperti pijar senja selalu membuat susunan kalimatku berantakan. Ah, tuhan maha suci. Berulangkali kucoba redam segala rasa yang acapkali menyuburkan anak-anak rindu. Aku mulai terbiasa tanpamu, bahkan memiliki kehidupan Baru. Tapi, jauh dalam hati selalu Ada yang belum tergenapi. Kita saling mengenal sejak Belia dan kita sama-sama mengerti bahwa cinta masa Belia hanyalah cinta yang biasa. Jiwa bebas membuat kita Sama-sama Harus menjalani kisah lain. Kini setelah usia kita dewasa, kau hadir dalam kemasan yang berbeda. Banyak hal yang tertulis dalam kepala, Kau yang sekarang tampak gagah. Begitulah kira-kira kesan pertamaku.

Rupanya hatiku meletakkanmu disudut paling megah.

Sejak pertemuan itu, hati seolah menemukan yang selama ini hilang. Baginya, kau sebuah jawaban. Namun pikiranku tak sejalan dengan hati. Kita terlalu dibentengi jarak. Dan bayang-bayang terkukung kembali oleh jarak dan waktu membuatku harus meredammu dalam-dalam. Tapi tuhan berkata lain, semakin melupakan semakin kau menginginkan. Kau kembali pada hati.

Advertisement

Sekarang musuh kita satu-satunya hanyalah jarak dan rindu. Padamu, tuk kesekiannya. Jatuh dan tumbuh tuhan dalam hati.

Dear kamu, perjuanganmu untuk masa depan selalu menjadi tema dalam doaku. Walau jarak membentengi kita saat ini tetaplah pada keyakinan bahwa tak perlu menyimpan risau dalam kepala karena tuhan adalah sebaik-baiknya pemelihara kebahagiaan.

Aminkan dalam hati, kita akan berjumpa lagi

Bagi kamu yang juga merasakan perasaan seperti ini percayalah hanya hati yang tabah dan kuat yang mampu bersabar, berjuang tanpa lelah dan menyerah. Karena sama halnya dengan mendaki, sesuatu yang indah tidak didapatkan dengan mudah. Tidak apa menjadi naif, tapi seseorang yang naif yg terlalu percaya takdir tuhan adalah seseorang yang hatinya penuh keyakinan.

Jangan risau, langit telah menuliskannya. Bahwa yang menjadi milikmu tidak akan pernah menjadi milik orang lain

Bagimu yang berada di kota sana, semoga kita selalu bersemoga dalam doa yang sama. Salam rindu dari kotaku yang basah.

Tuhan, jikalau waktu kembali singgah. Jangan hadirkan lagi jarak tapi satukan detak kami dalam cawan kasihmu nan megah.