Banyak yang aku lihat, namun sedikit yang kuketahui. Kiriman pesan singkatnya terkadang membuat jatuh dimabuk asmara. Kita tahu di masa kecil, cinta terasa mudah. Bermain bersama atau sekedar bercakap via telepon. Pada akhirnya, paradigma dan opini di masa dewasa membuat kita semakin mengerti bahwa hidup bukan hanya sekedar cinta. Dunia yang kita hadapi membuat kita harus bekerja cerdas dan keras.

Kadang hati bertanya-tanya,"apakah cinta akan berubah?" "Akankah kita terus bersama?" Kadang kita harus melewat fase jatuh bangunnya cinta agar kita mengerti. Tidak ada yang patut diperjuangkan, jika kita tidak mengikhaskan diri. Semua terikat dalam memori. Bahkan dalam hidup, penuh tanda tanya."Akankah kita sukses? Atau mengalah?" Tidak mudah melupakan orang yang paling dipercaya. Entah kebenciaan atau rasa sayang teramat dalam. Bahkan, kita bisa mendengar dan melihat dia berjanji, namun tetaplah Tuhan yang memisahkan.

Jalanilah dan nikmati hidup dengan baik, karena hidup bukan hanya sekedar cinta. Kita bisa menerka dan melihat dunia, agar kita tahu cinta bukan hanya untuk satu orang, namun untuk semua orang. Kesuksesan adalah pemabalasan terhadap cinta yang sudah gagal. Bukankah, pengalaman merupakan guru yang terbaik?