Dear friends, sebenarnya ini adalah pengalaman pertama ku berkeliling Pekanbaru. Secara pendatang aku ingin mengenal lebih dekat kota yang menjadi salah satu ikon di Indonesia. Awalnya aku hanya mencari data lewat google. Kemudian aku tertarik mengunjungi satu persatu ikon yang digadang-gadang di kota ini. Ada beberapa hal yang membuat ku nyaman, dan sebaliknya. Kali pertama ikon yang aku kunjungi hari ini adalah: Perpustakaan Wilayah Kota Pekanbaru.

Aku dan beberapa teman (Ima, dan Diah) menggunakan BRT Pekanbaru menuju Perpustakaan Wilayah Kota yang terletak di Jalan Jendral Sudirman. Di halte Halvetia kami menggunakan jalur 03, dan kemudian transit di depan rumah sakit awal bross (ganti jalur 01) dari sini kami akan berhenti di pemberhentian tepat di depan perpustakaan wilayah kota. Namun, saat aku bertanya dengan Mbak yang menjadi co-driver menyekip kalimat yang sudah terlontar.

“Perpustakaan Kota” Mbak nya malah menjawab pertanyaan penumpang lain yang memotong pembicaraan ku. Well, kami memutar deh soalnya mbak nya nggak tahu kalau perpustakaan kota itu ternyata sinonim dari perpustakaan wilayah kota (nggak apa-apa yang penting akhirnya sampai di tempat tujuan). Mbak itu “kurang” tahu kalau perpustakaan kota itu ya perpustakaan wilayah. Yang lebih terkenal dengan sebutan Perpus Wil. Yaelah Mbaaak (tepok jidat).

Berputar 15 menit, karena jalur rute 01 ini sebenarnya hanya itu-itu saja, setelah sampai di Suzuya, dan Mall Pekanbaru, jalurnya memutar dan kembali ke Panam (cobalah kalian jelajah Indonesia).

Jangan salah, meskipun hari minggu, perpustakaan ini masih buka. Dan memang benar, arsitektur gedung ini sangat megah jika dibandingkan dengan perpustakaan kota yang sudah pernah aku kunjungi.

Advertisement

Lantai Pertama

Children’s Area. Berjajar banyak buku (bilingual Indonesia-English) ruangan ini sangat nyaman buat anak-anak, karpet halus membuat mereka bisa membaca dengan duduk. Buku-buku koleksinya juga sudah lengkap.

Computer room.

Ruangan ini juga luas sekali, ada beberapa komputer bagus dengan bilik-biliknya. Lengkap dengen headset. Banyak orang yang menhabiskan waktunya di sini untuk browsing apa saja.

Information

Nah bagi yang ingin mendaftar menjadi anggota perpustakaan kota, kalian harus mengisi formulir, dan mengembalikannya kembali setelah mendapat tanda tangan kepala sekolah (bagi pelajar), tanda tangan kepala kaprodi atau semua orang yang termasuk dalam jajaran penting di kampus kalian (intinya agar menjamin bahwa kalian itu mahasiswa-mahasiswi baik-baik yang nggak mungkin nyolong buku, pinjam dan tidak mengembalikannya lagi)

Art corner (ada orang yang melukis sketsa juga lho)

Di sini pengunjung bisa menikmati jasa pelukis sketsa, yang dituangkan dalam kanvas. Bawa foto yang ingin kalian ubah dalam bentuk lukisan, berikan ke Bapak nya. Beres deh! Jangan lupa bayar ya heuheu.

Kantin

Ini nih, perpustakaan ideal, kantinnya bersih. Higenis, dan terjangkau. Letaknya ada di luar bangungan perpus, jangan salah.

Mushola.

Jangan khawatir bagi yang muslim jika seharian niatnya berkunjung ke perpustakaan, kalau jam sholat tinggal saja pergi ke lantai dasar, di sana sudah disediakan mukena dan sajadahya. Letak mushola memang di lantai dasar tapi juga berada di luar bangungan perpustakaan.

Ruang makan

Di sini diisi dengan sofa-sofa yang nyaman. Yang melingkari meja. Kalian bisa duduk nyaman sambil baca jika ingin beraktifitas makan. Nggak masalah kok, asal tetap menjaga kebersihan.

Lantai pertama.

Tempat meminjam, dan mengembalian buku.

Jangan salah, di sini dibedakan antara ruang informasi, dan tempat peminjaman, dan pengembalian buku. So kalau kalian sempat ke Pekanbaru, kunjungilah perpustakaan ini biar tahu bagaimana layanan publik di perpustakaan ini.

Tempat Informasi

Di setiap lantai di perpustakaan ini ada tempat informasi, biar nggak capek kalau naik-turun tangga. Heu heu. Masalahnya di perpustakaan ini ada enam lantai. Masak kalau sudah di lantai enam harus turun lagi demi mengambil catatan yang ketinggalan di lantai dasar. Heuheu.

Rak-rak buku pelajaran (lengkap) beserta tempat baca

Di lantai pertama ini buku-buku yang tertata rapi dalam rak adalah buku tentang pelajaran semua. Lengkap pula, mulai dari SD hingga SMA, mahasiswa, dan umum. Selain itu tempat baca di sini sangat nyaman. Membuat pengunjung semakin betah. Nggak di mall-mall saja yang bikin betah anak-anak muda jaman sekarang. Di perpustakaan fasilitas publiknya juga lengkap kok.

Lantai dua

Ada fasilitas yang tidak kalah bagus dan menarik dengan lantai yang lain. Ruang diskusi, novel-novel dan buku pelajaran. Pada umumnya di setiap lantai hingga lantai enam, semua ada layanan informasi, dan tempat penitipan barang.

Hingga lantai enam semua perpustakaan ini dilengkapi dengan fasilitas yang sama. Kalian wajib mengunjungi perpustakaan ini jikala senggang, khusus untuk hari Sabtu, dan Minggu mereka melayani pengunjung mulai dari pukul Sembilan pagi hingga dua siang. Biasanya ada jam istrihat selama jam sholat dhuhur, antara jam dua belas hingga satu. Mereka tidak melayani peminjaman selama jam istirahat itu.

Untuk hari biasa perpustakaan ini buka mulai pukul delapan hingga lima sore.

Bagus sekali fasilitas di perpustakaan ini. Semoga niat baik pemerintah untuk mengajak masyarakat rajin baca, dan menikmati minggu di perpustakaan tidak sia-sia. Semoga kita menjadi bangsa yang lebih baik daripada tahun-tahun kita sebelumnya.

Sebelum kalian mengakhiri membaca blog ini, aku mau kasih bocoran. Ada beberapa hal yang perlu diketahui bagi pengunjung yang statusnya bukan mahasiswa, tapi sedang dinas di kota ini, tidak bisa menjadi anggota perpustakaan (KTP dari luar Pekanbaru) nanti minta pertanggung jawaban kalau sewaktu-waktu buku tidak dikembalikan pengunjung siapa dong? Begitu. (Yaaaah pengunjung kecewa) jadi di sini masih ada sisi tidak percaya.

Secara Indonesia, kadang banyak hal yang tidak terduga yang mungkin mengakibatkan peminjam berhalangan mengembalikan buku. Dear pemerintah pekanbaru, Ayolah, kan kita semua manusia yang sedang mendiami wilayah Indonesia. Kenapa tidak boleh? Hanya itukah alasannya? kan kita bertanggung jawab secara individu, ngapain ngaitin dengan instansi kita sekarang.

Kalau ada orang yang memiliki cita-cita ingin menjadi anggota perpustakaan kota di setiap kota di Indonesia dari Sabang hingga Marauke bagaimana?

Dan di sini perpustakaan wilayah kota Pekanbaru sudah beberap bulan yang lalu layanan wifi wafat 😀 entah sampai kapan dibuka lagi.

Namun, dari semua itu. Perpustakaan inilah yang nyaman dan memiliki fasilitas yang lengkap.

NB: di dinding luar perpustakaan wilayah kota Pekanbaru ini memiliki desain arsitektur yang keren. Kalian tahu siapa perancang perpustakaan wilayah kota Pekanbaru ini? Patut mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat Indonesia.