Umumnya setelah putus, pasangan akan saling menghindar bahkan tidak mau bertemu lagi. Kalau pun kebetulan papasan, biasanya akan pura-pura tidak melihat atau pura-pura tidak kenal. Oleh karena itu cara terbaik untuk move on adalah menghadapi rasa sakit itu dari awal. Ada beberapa kesalahan cara move on yang biasa dilakukan, sehingga move on tidak akan sempurna dan bisa menjadi berantakan jika tiba-tiba terkenang masa lalu, yuk dicek apa aja sih cara move on yang kurang tepat tersebut ;

1. Melawan perasaan kamu yang masih sayang

Melawan perasaan hanya akan memperkuat perasaan itu sendiri.

Karena rasa sayang itu tidak bisa ditolak, tidak bisa dikendalikan, so let it flow, jujur dan turuti perasaan kamu aja dulu.

2. Menahan keinginan tahuan kamu tentang dia

Advertisement

Banyak orang yang putus hubungan cinta kemudian langsung menghapus semua kontak mantan agar tidak memikirkan dia lagi, tapi secara tidak sadar itu akan menambah rasa penasaran pada keadaannya. Memutuskan kontak sama saja memutuskan silaturahmi, dan itu ga baik, karna jika suatu saat butuh pertolongan dia, akan jadi susah dan kaku membangun komunikasi lagi.

3. Buru-buru mencari pengganti

Jika perasaan kamu masih berat ke mantan, ada baiknya kamu tidak langsung menerima orang lain di kehidupan cinta kamu. Itu akan tidak adil untuk pacar baru kamu, sedangkan dia benar-benar sepenuh hati tapi hati kamu masih tertuju ke mantan. mending pastikan kamu tuntasin perasaan kamu ke masa lalu dulu, baru buka lembar baru yang masih kosong..

4. Memendam kesedihan patah hati

Justru ini menunjukan kelemahan kamu, karna kamu tidak bisa jujur bahwa kamu sedang sedih . Sharing ke teman atau saudara yang kamu percaya bisa meringankan beban kesedihan kamu. Kamu akan merasa menjadi orang paling beruntung karna punya orang-orang yang selalu sedia meminjamkan pundaknya untuk sandaran kamu menangis, Sampai akhirnya kamu tersenyum lagi, merekalah yang berhak mendapat senyuman manis move on-mu.

5. Merasa cukup sakit hati

Pada dasarnya putus cinta itu hanya awal dari sakit hati, karena setelah itu ada sakit hati yang lebih panjang lagi berasal dari harapan.

Harapan dia bisa mengerti, harapan balikan, harapan dia juga masih sayang. setelah putus, sebaiknya ambil ancang-ancang untuk sakit hati jadi kamu siap menghadapi kesedihanmu. Nangis ga ada salahnya kok, asal ga berlebihan.

6. Merenungi kesalahan

Apabila hubungan berakhir bukan berarti ini adalah kesalahan kalian karena tidak bisa mempertahankan hubungan kalian, ini hanya cara Tuhan untuk memilihkan sosok yang lebih cocok untuk masa depan kamu.

So, hentikan diam di kamar untuk merenung. Kamu bisa hang out sama teman atau keluarga atau sendirian ke perpustakan atau ke toko buku juga bagus untuk menghibur diri.

7. Menghindari bertemu dengannya

Sudah kodrat mungkin yah, orang yang paling bikin kita kesel, paling dihindari tapi suatu saat kita akan bertemu lagi bahkan akan membutuhkan pertolongan dia. Jadi mending dihadapi sekarang, tidak perlu menghindar. Senyum sapa ramah seperti teman pada umumnya jika bertemu. Pura-pura senyum memang menyakitkan, tapi setelah itu kita akan terbiasa dan senyum itu pun menjadi senyum biasa yang ringan dan tidak menyakitkan.

Putus hubungan sebagai pasangan bukan berarti menambah satu musuh di dalam hidupmu. Ini justru menambah pelajaran untuk menjadikanmu lebih kuat lewat rasa sakit.

Tidak mudah memang, tapi dengan sharing ke orang yang tepat dan tidak menghindar, rasanya sakit hati pun akan berkurang dengan alami dan tidak akan ada awkward moment ketika tiba-tiba ketemu mantan di jalan, tali pertemanan pun tidak akan putus, kita pun menjadi sosok yang lebih dewasa terhadap diri sendiri dan orang lain.