Kamu pasti pernah ngerasain yang namanya patah hati. Biasanya, patah hati disebabkan karena ditinggal kekasih, baik dengan cara yang baik ataupun tidak. Yang namanya ditinggal, pasti kamu masih dalam keadaan sayang-sayangnya sama si dia. Dari situlah muncul patah hati. Contoh yang lain misalnya ketika kamu lagi suka banget sama si dia, ternyata dia udah punya pasangan. Nah, ini juga bisa menyebabkan kamu patah hati.

Terus efeknya apa sih kalau patah hati? Emang rasanya gimana sih patah hati? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering banget ditanyakan sama anak-anak yang belum ngerasain apa itu patah hati. Kayaknya nggak seru kalau di kasih tau gimana efek dan rasanya patah hati. Soalnya setiap orang pasti merasakannya, cuma kadar efek dan rasa sakitnya aja yang berbeda.

Loh, emang patah hati itu sakit ya? Ya iyalah, namanya juga patah. Aku kasih sedikit gambaran tentang patah hati. Kalau nggak salah seperti ini proses patah hati: jatuh hati —> patah hati. Logikanya, yang namanya jatuh belum tentu sakit apalagi sampai patah. Tetapi jatuh juga bisa menyebabkan rasa sakit karena patah. Tinggal bagaimana cara kita jatuh dan keadaan kita sesudah jatuh. Misal kamu lompat dari lantai dua kemudian jatuh di lantai satu, ada dua kemungkinan yang bakal terjadi sesudahnya. Yang pertama tentu aja selamat, terus yang kedua patah tulang atau bahkan kematian yang didapat. Sama halnya kalau kamu ketemu cewek cantik yang menurut kamu itu adalah cewek idaman. Kamu bisa aja jatuh hati, tetapi juga harus siap patah hati.

Buruknya, kamu itu sering jatuh hati tapi belum siap patah hati. Dan yang terjadi kamu jadi orang galau seumur hidup. Terus supaya bisa tahan sama patah hati gimana caranya? Tadi di atas udah di bilang, semua orang pasti akan mengalami patah hati. Dan yang bisa dikendalikan adalah rasa sakitnya. Kamu harus baca tipsnya sebelum jatuh hati agar bisa mengontrol rasa sakit ketika patah hati. Pertama, kalau mau jatuh harus kuasai medan dulu. Medan yang di maksud adalah tentang kehidupan si dia, pokoknya semua tentang dia. Kalau kamu sudah kenal banyak soal dia pasti kamu sedikit demi sedikit akan bersikap dewasa dan lapang dada misal kamu merasakan patah hati. Misal kamu ditolak karena dia maunya langsung nikah, atau kamu ditinggal karena dia harus fokus studynya. Nah, makanya kenali medan sebelum jatuh.

Kedua, kalau mau jatuh jangan lompat tinggi-tinggi. Maksudnya adalah, kalau kamu suka sama seseorang jangan berlebihan. Biasa aja, jangan kayak cuma dia orang satu-satunya di dunia ini. Santai aja kelesss. Nih misal, putra suka sama putri, saking sukanya si putra rela beli apa aja buat putri. Ternyata si putri udah nikah sama yang lain. Ini kan yang di namakan sudah jatuh tertimpa rumah tangga, wkwkwk.

Advertisement

Ketiga, kalau jatuh dengan posisi yang pas. Maksudnya adalah kalau mau jatuh hati sama seseorang liat waktu yang pas. Misal, pas nggak ada kerjaan, pas punya banyak duit, pas nggak punya pacar, dan pokoknya pas-pas yang lain. Itu tiga tips buat kamu yang mau belajar mengontrol rasa sakit karena patah hati. Tetap semangat dan jangan berhenti berjuang.