Walau masih berusia muda investasi adalah keharusan yang tidak bisa lagi ditunda. Semakin dewasa kamu akan sadar bahwa uang hasil kerja keras tidak seharusnya dibiarkan diam tanpa tujuan. Menabung memang bisa jadi pilihan yang dianggap aman, tapi dalam jangka panjang hanya menabung tentu tidak menguntungkan. Memutar uang lewat berbagai skema investasi sering jadi pilihan agar pendapatanmu bisa lebih bermanfaat dalam berbagai bidang.

Seperti yang pernah Hipwee tulis di artikel “Skema Investasi yang Paling Cocok Buat Anak Muda”, begitu banyak pilihan untuk melakukan investasi yang tersedia di luar sana. Hanya saja, kita harus pintar-pintar memilah berdasar fakta dan kemampuan yang dipunya. Buatmu yang sudah merasa tergerak untuk berinvestasi, mitos-mitos inilah yang harus berhenti kamu percayai.

1. Banyak yang percaya bahwa emas adalah investasi yang tak ada matinya. Padahal, keyakinan harga emas tak pernah turun hanyalah mitos belaka

harga emas gak pernah turun = mitos via batamdinar.com

Apakah kamu sering mendengar berbagai saran yang mengatakan bahwa emas adalah jenis investasi yang paling menguntungkan karena harganya tidak mengalami penurunan? Eits, sebelum heboh belanja emas antam ataupun emas batangan, ada baiknya kamu tahu dulu beberapa fakta ini.

Seperti lazimnya investasi jenis lainnya, tentu ada resiko yang harus dihadapi saat memutuskan mengambilnya. Tidak seperti pendapat yang beredar di pasaran — pada kenyataannya harga emas pun sangat fluktuatif tergantung kurs rupiah terhadap dolar, tingkat inflasi, dan kondisi pasar.

Advertisement

Harga emas ditentukan secara global menggunakan standar harga emas dunia yang dibanderol dalam satuan US Dolar. Saat nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat, secara otomatis harga emas akan turun. Sebaliknya jika nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, harga emas akan naik dengan cukup signifikan.

Satu-satunya hal yang boleh kamu percayai dari investasi emas ini adalah bagaimana investasi emas bisa kamu andalkan jika memang ingin berinvestasi di koridor yang cukup aman dalam jangka panjang. Dengan mengalokasikan uangmu ke skema investasi emas kamu tak akan otomatis jadi kaya, karena kenaikan harga emas hanya berkisar 2%-4% per tahunnya.

Kecuali kamu Paman Gober yang punya gudang besar khusus penyimpanan emas, kamu bisa mulai mempertimbangkan skema investasi lain jika menginginkan mendapat keuntungan cepat dalam jangka pendek.

2. Jika ingin skema investasi yang menjanjikan dan pasti, kamu harus mulai serius menyisihkan uang demi menjajal investasi properti

Jangan takut menjajal investasi properti via jualrumahmurahsemarangblog.wordpress.com

Mungkin banyak dari kita yang belum melirik ke investasi dalam bentuk bidang bangunan atau properti, karena menganggap berinvestasi terhadap tempat tinggal belum terlalu penting. Padahal sebenarnya harga tanah atau properti justru yang selalu naik dan tidak pernah turun. Harga properti di Jakarta tahun 2014 saja sudah melonjak 27,3 % sedangkan di kota besar lainnya seperti Makassar, Medan, Bandung, dan Surabaya kenaikan properti mencapai angka hingga 10%. (Kamu bisa melihat datanya di sini). Hal itu menguatkan bukti bahwa meskipun modal awal yang dibutuhkan tidak kecil, keuntungan dari investasi jenis properti juga tidak main-main.

Bagi kamu yang sudah bekerja dan melirik investasi properti di usiamu yang ke 20 tahunan ini tapi masih meragu karena modal belum terkumpul — cobalah memanfaatkan fasilitas KPR yang kini banyak ditawarkan oleh berbagai bank. Pilih jenis KPR yang paling sesuai dengan kebutuhanmu, dan tentunya tidak memberatkan

Jika kamu ingin serius untuk berinvestasi dalam bidang properti, kamu bisa menyisihkan 30% dari pendapatanmu tiap bulan sebagai ancang-ancang untuk memulai KPR. Membeli rumah berukuran kecil di wilayah pinggir kota pun tidak menjadi masalah, karena semakin lama kepadatan penduduk akan semakin merata dan daerah pinggiran akan sama ramainya dengan daerah tengah kota.

3. Lulus kuliah atau menikah boleh sedikit terlambat. Tapi soal asuransi kesehatan wajib hukumnya kamu pasang gerak cepat

asuransi kesehatan itu penting via moritzlaw.osu.edu

Sebagai anak muda amat wajar jika kamu merasa belum perlu memiliki asuransi kesehatan. Ragam alasan mulai dari belum butuh, masih muda, dan masih sehat sering dijadikan tameng. Padahal asuransi kesehatan seperti ini sangat penting, sekalipun buat kamu yang masih muda dan sehat. Biaya kesehatan kadang bisa jadi pos pengeluaran paling tak terduga yang membuatmu kehilangan

Uang yang kamu gunakan untuk mengangsur asuransi tiap bulannya juga akan tersimpan dan tidak hilang, karena kamu sama saja seperti menabung. Uangnya pun dapat kamu ambil setelah beberapa waktu sesuai dengan jenis asuransi yang kamu ambil.  Jadi segera hapus pemikiran bahwa asuransi kesehatan di usia kita yang masih muda ini tidak penting, karena kita tidak pernah tahu ‘kan kapan kita akan diberi penyakit atau kesehatan.

Jadi kamu sekarang sudah tau ‘kan yang mana mitos dan fakta terkait dengan investasi demi masa depanmu? Lalu investasi yang mana yang akan kamu pilih di usiamu sekarang ini?

4. Stop percaya bahwa investasi saham sama dengan judi. Di sini tidak ada yang bermain dengan nasib — semua harus dilakukan dengan analisis yang matang

jual beli saham itu halal kok via www.nusaforex.com

Pemerintah sudah mengatur undang-undang yang mengatakan bahwa jual beli saham di pasar saham adalah hal yang halal dan legal. Semuanya diatur di dalam Undang-undang nomor 8 tahun 1995. Berita simpang siur yang mengatakan bahwa investasi saham adalah bentuk judi justru menghambat masuknya investor ke pasar modal.

Masih tidak percaya kalau investasi saham itu halal? Dari 480 bursa saham yang ada sudah 300 saham yang sudah masuk efek syariah (data dari sini).

Bermain saham sangat jauh dari bermain judi. Jika dalam judi kamu hanya mengandalkan nasib dan keberuntungan, dalam skema investasi saham semua langkah yang kamu lakukan harus melewati sebuah perhitungan pasti.

5. Walau reksadana menggiurkan bagimu yang belum punya modal besar, jangan mudah percaya bahwa reksadana bisa dengan cepat membawa keuntungan

Reksadana memang aman, tapi keuntungannya tidak bisa datang dalam waktu singkat via www.panin-am.co.id

Hukum investasi Reksadana itu seperti wine. Makin lama disimpan, semakin mahal pula harganya.

Walaupun reksadana bisa jadi pilihan buat kamu yang hanya punya sedikit modal, tapi yang perlu diingat adalah kamu baru bisa mendapatkan untung yang maksimal dengan reksadana berjangka panjang. Semakin berjangka panjang reksadana yang kamu ambil maka bunga dan keuntungan yang akan kamu ambil juga akan semakin besar. Jika kamu berminat berinvestasi melalui reksadana, sekarang investasi dalam bentuk ini sudah tersedia di banyak bank komersial di Indonesia.

Sebelum mengambil reksadana kamu juga sebaiknya memutuskan terlebih dahulu apa tujuanmu bereksadana, apakah untuk melanjutkan kuliah, membeli rumah, menikah, atau yang lainnya. Jika kamu sudah memutuskan visi dan misimu kamu akan dipermudah untuk mengambil berapa lama jangka waktu reksadana yang kamu inginkan.

6. Kebanyakan investor memandang sebelah mata pada pasar obligasi. Padahal faktanya kamu bisa mendapat pemasukan tetap dari bentuk investasi ini.

pasar obligasi via investasi.kontan.co.id

Seperti yang sudah Hipwee jabarkan mengenai apa itu obligasi, banyak orang memandang rendah obligasi karena keuntungnnya yang sedikit. Memang obligasi menawarkan bunga yang setara dengan modalmu. Jika kamu memiliki modal yang kecil, maka keuntungan yang kamu petik juga tidak terlalu fantastis. Lain halnya jika kamu memiliki modal yang besar karena bunga yang akan kamu dapat akan berlipat.

Tetapi yang perlu kamu tahu, pasar obligasi selalu menyediakan pemasukan yang tetap bagi para investornya karena memberikan tingkat keuntungan yang stabil walaupun dalam bentuk yang tidak terlalu besar. Tertarik?

7. Mitosnya berinvestasi melalui forex trading butuh dana yang besar, kenyataannya kamu bisa mulai berinvestasi hanya dengan 1 Dollar

Banyak yang beranggapan bahwa berinvestasi melalui forex trading membutuhkan dana yang besar. Padahal sebenarnya kamu bisa mulai berinvestasi hanya dengan $1 atau Rp 12.600 (sewaktu Hipwee menulis artikel ini, harga $1 = Rp 12.600) dengan fasilitas online. Walaupun bisa dimulai dengan modal yang kecil, namun kamu harus berhati-hati jika menjatuhkan pilihan untuk berinvestasi melalui forex trading. Teori dan strategi yang mudah dipelajari tidak semudah dengan prakteknya, karena kamu harus berjuang melawan diri sendiri dengan tetap disiplin untuk menjauhkan sifat serakah.

Forex trading juga bukan cara cepat mendapatkan keuntungan karena sebenarnya menurut data statistik hampir 90% trading forex mengalami kerugian. Kamu juga harus berhati-hati dalam melangkah karena banyak yang memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari para trader pemula dengan melakukan aksi penipuan.

Jadi kamu sekarang sudah tau ‘kan yang mana mitos dan fakta terkait dengan investasi demi masa depanmu? Lalu investasi yang mana yang akan kamu pilih di usiamu sekarang ini?

Data dari artikel ini diambil dari berbagai sumber.