Bekerja di kantor dengan jam kerja tetap dan ritme kerja yang biasanya bisa jadi membuatmu bosan. Melihat teman yang sukses menjalankan usahanya sendiri mungkin membuatmu iri. Pasalnya, berprofesi sebagai seorang wirausahawan sepertinya terdengar menyenangkan. Mereka selalu bercerita bahwa banyak tantangan yang ditemui saat menjalankan usahanya.

Namun meski demikian, kamu sadar bahwa tidak mungkin meninggalkan pekerjaanmu sekarang. Perkara posisi, gaji, dan lingkungan kerja yang membuatmu nyaman jelas tak bisa begitu saja direlakan. Tapi, bukankah menjalankan bisnis sendiri tak selalu berarti harus resign dari kantor? Tidakkah bisnis juga bisa dilakoni sembari menjalani rutinitas kantor sehari-hari?

Yup, predikat sebagai pegawai kantoran tak seharusnya menghalangi langkahmu untuk membuka usaha sendiri. Uraian dalam artikel ini bisa jadi semakin meyakinkan dan memantapkan langkahmu!

1. Sebagai pegawai kantoran, kamu beruntung karena punya gaji bulanan. Maka, sisihkan sebagian pendapatanmu sebagai modal usaha

Sisihkan sebagian gaji untuk modal usaha via www.jasasuretybond.com

Setiap bulan, tentu kamu mendapat gaji bulanan. Dari gaji bulanan yang kamu dapatkan itu, kamu bisa menggunakan sebagian uang untuk modal dan memulai menjalankan usaha. Kamu bisa menyisihkannya sedikit demi sedikit setiap bulannya.

Advertisement

Kalau biasanya sebagian uang kamu tabung, mulai sekarang bisa kamu alihkan menjadi modal usahamu. Tenang saja, menggunakan sebagian gaji sebagai modal usaha juga bagian dari menabung atau salah satu bentuk investasi, kok! Ibaratnya, kamu mampu melipatgandakan uang gajimu jika bisa sukses menjalankan usaha.

2. Tak perlu ragu atau malu, bisnismu bisa dimulai dari berjualan keperluan sehari-hari yang dibutuhkan teman-teman kantormu

Jangan malu jualan di kantor via bisnisukm.com

Kamu yang belum pernah menjalankan usaha sebelumnya, bisa mencoba usaha yang sederhana terlebih dahulu. Kamu bisa mencari tahu, dengan melakukan pengamatan sederhana pada teman-teman kantormu. Kira-kira, kebutuhan apa yang biasanya mendesak mereka perlukan dan bingung mau beli di mana.

Mungkin, kantormu berada di lantai atas sebuah gedung perkantoran sehingga teman-teman kantor kamu sering malas turun atau keluar kantor untuk membeli pulsa. Di sinilah peluang bisnis yang bisa kamu manfaatkan. Kamu yang di kantornya tidak menyediakan makan siang, juga bisa memanfaatkan peluang ini untuk usaha. Kamu bisa berjualan nasi bungkus atau jajanan untuk teman-teman kamu yang sedang dikejar deadline dan tidak sempat makan siang di luar.

Untuk memulai usaha di kantor yang perlu kamu harus membuang jauh-jauh perasaan gengsi dan malu. Yang kamu lakukan ini halal dan justru membantu orang lain, jadi tidak perlu ragu.

 

3. Pilih jenis bisnis yang sesuai bakat atau hobi, agar kamu bisa menjalankan bisnismu dengan senang hati

punya keterampilan lain, bisa kamu gunakan untuk modal usaha via www.cosmos.it

Di luar kemampuan formal yang saat ini kamu gunakan untuk bekerja, kamu juga memiliki kemampuan lain. Kemampuan ini sangat bisa kamu manfaatkan untuk memulai usaha kecil sembari bekerja. Kemampuan ini biasanya juga sebagai hobi atau passion-mu. Jadi, kamu bisa melakukannya dengan fun karena sudah kamu kuasai dengan baik. Kamu bisa melakukannya setelah jam kerja atau saat libur kerja. Anggap saja kamu melakukan hobi sembari mendapat pemasukan.

Kamu yang punya kemampuan fotografi, misalnya, kamu bisa mencoba menawarkan jasa memotret untuk teman-teman kantormu yang ingin foto prewedding. Agar tak kalah dengan fotografer profesional, kamu perlu memberikan harga yang cukup bersaing. Kamu yang jago mendesain atau menjahit juga bisa menawarkan jasamu pada teman-teman kantormu. Jika teman-teman kantormu puas, bukan tidak mungkin dia memberi tahu kepada kenalannya yang lain. Jadi, usahamu pun bisa semakin berkembang.

4. Jika rutinitas kantor membuatmu tak bisa terlibat sepenuhnya, sebaiknya ajak adik atau kakakmu untuk menjalankan bisnis bersama

Berbisnis dengan keluarga seru juga via life.viva.co.id

Cara lain untuk membuka usaha adalah dengan memanfaatkan keterampilan orang lain. Tak perlu kamu yang terlibat secara penuh, kamu bisa berbisnis dengan orang lain yang sudah kamu kenal dengan baik. Mungkin kamu punya adik yang punya keterampilan memasak atau meracik kopi, tidak ada salahnya kamu dan dia merancang untuk membuka sebuah café kecil di pelataran rumahmu. Kamu bisa berbisnis sekaligus membantu adikmu menyalurkan kemampuannya.

Berbisnis dengan keluarga ini paling aman untuk kamu yang masih aktif bekerja. Waktumu yang tak banyak untuk memikirkan usaha tersebut bisa digantikan oleh keluarga yang sekaligus menjadi partnermu. Kemungkinan dia menipumu pun juga sangat kecil karena kamu kenal betul dengannya.

5. Membuka usaha dengan cara investasi bisa kamu jalani jika ada teman atau kenalan yang sudah sukses membangun bisnisnya sendiri

Punya teman sukses? Coba ajak kerja sama via www.nytimes.com

Beberapa temanmu yang berwirausaha, sudah mulai menampakkan hasilnya. Ini juga bisa kamu manfaatkan untuk memulai usaha bersama. Temanmu sudah membuktikan bahwa dia sanggup mengelola usaha, jadi tidak ada salahnya kamu mencoba menanam modal untuk mengembangkan usahanya. Kamu tak perlu ragu usahamu akan gagal, karena temanmu itu sudah berpengalaman dalam mengelola usaha tersebut.

Jika temanmu punya usaha tempat makan misalnya, kamu bisa menawarkan diri untuk membuka cabangnya. Kamu yang menanamkan modal, sementara dia tetap menjalankan pengelolaannya. Sebelum kamu memulai bisnis dengan temanmu, tentu saja kamu perlu membuat komitmen yang baik. Segala hak dan kewajiban pun sebaiknya dibicarakan di perjanjian awal.

6. Posisi sebagai pegawai kantoran dan wirausahawan bisa dijalani bersamaan, asalkan kamu pandai melihat peluang dan tanggap memanfaatkan kesempatan

Dengan kreatifitas sukses bisa kamu raih via penghasilantambahanuntukmahasiswa.blogspot.com

Bekerja di kantor tidak lantas mematikan kreatifitas. Kamu masih bisa melakukan banyak hal sembari bekerja. Salah satunya dengan berbisnis. Kamu bisa memanfaatkan kondisi tempatmu bekerja untuk memikirkan usaha apa yang tepat untuk kamu jalankan. Relasi keluarga atau teman juga bisa membantukmu untuk mendirikan usaha dan tidak mengganggu pekerjaanmu di kantor.

Nah mulai sekarang, coba lihat di sekilillingmu, adakah peluang yang bisa kamu manfaatkan untuk segera membuka usaha? Selamat mencoba, ya!