Percaya diri adalah salah satu poin penting yang harus kamu punya untuk mengejar kesuksesan. Ibarat sebuah ibadah, percaya diri adalah syarat sahnya. Karena dengan kepercayaan terhadap diri sendiri, tidak hanya membuatmu bisa tampil meyakinkan di hadapan orang lain, kamu juga akan berani mencoba berbagai kemungkinan. Sementara untuk mengejar kesuksesan, kamu harus berani mencoba berbagai kesempatan dan menatap jauh melampaui kemungkinan.

Namun menumbuhkan rasa percaya diri juga tidak mudah. Kalau dipikir-pikir, siapa yang mau jadi orang penuh ragu dan selalu meremehkan diri sendiri? Siapa yang mau menjadi sosok kikuk yang selalu hilang kata-kata setiap kali berhadapan dengan banyak orang? Siapa yang mau jadi penonton di kejauhan, tak berani mendekat meski sudah lama naksir gebetan?

Tapi percaya diri bisa dilatih, guys. Jadi jangan mau kalah. Supaya percaya dirimu meningkat setiap hari, lakukan hal-hal di bawah ini!

1. Jangan otomatis bilang ‘sorry’, tanpa tahu salahmu apa. Terbiasa menyalahkan diri itu tanda kamu kurang harga dirimu. Mulai hari ini perbanyak deh bilang ‘terimakasih’ untuk menghargai orang lain dan dirimu sendiri

Kurangi kata sorry, perbanyak kata thank you via uspsstamps.tumblr.com

Kata ‘sorry’ adalah sebuah wujud dari sifat legowo, yang mengakui bahwa kamu salah dan mau bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Namun terkadang kata ‘sorry’ dipakai untuk segala hal, tanpa mempedulikan konteksnya. Ada teman meminjam pensil, kamu tak punya, lantas bilang ‘sorry’. Orang lain yang salah, kamu bilang ‘sorry’. Hal-hal seperti ini tanpa disadari bisa menurunkan kadar percaya diri, karena dengan kata lain, kamu selalu menempatkan diri di posisi yang salah. Berbeda dengan kata terima kasih, yang mengekspresikan sebuah posisi yang setara. Yuk, mulai biasakan diri menempatkan kata maaf di konteks yang pas!

2. Jangan cuma buat resolusi tahun baru, tapi resolusi tiap pagi. Mencatat target dan pencapaian tiap harinya, adalah cara mudah menambah percaya diri sebelum tidur

Advertisement

Catat pencapaian harian via dribbble.com

Untuk kamu yang hanya membuat resolusi setahun sekali yaitu di momen tahun baru, mulai hari ini harus mulai membiasakan diri membuat resolusi harian. Misalnya, hari ini kamu harus sudah menyelesaikan laporan, minimal mendapatkan satu klien yang setuju bekerja sama, menyelesaikan satu buku, dan sebagainya. Setelah menyusun list yang kamu inginkan hari ini, jangan lupa juga untuk mencatat setiap keberhasilan yang kamu capai. Selain kamu akan merasa punya kontrol lebih atas hari-harimu, kamu juga jadi punya alasan untuk berbangga diri, sebab kamu mengakui keberhasilan sendiri.

3. Biasakan tersenyum kepada orang asing yang kamu temui di jalan. Selain senyum bisa menjadi mood-booster, berinteraksi dengan orang asing juga akan melatih rasa percaya dirimu untuk berkembang

Tersenyumlah pada orang asing via thephoenixnewspaper.com

Bila kamu besar di lingkungan kota besar, kamu mungkin terbiasa dengan gaya hidup ‘lo-lo’-‘gue-gue’. Selain pada orang yang kamu kenal, tak ada alasan untuk menyapa, apalagi mengobrol dengan akrab. Namun dengan menyapa orang asing yang kita temui di jalan, di stasiun kereta, di dalam bus, secara otomatis kamu sedang melatih diri untuk tampil di hadapan orang lain. Orang yang kurang percaya diri biasanya selalu keringat dingin bila tampil di hadapan orang lain. Sebisa mungkin dia menyembunyikan diri agar orang lain tidak notice atas kehadirannya. Namun dengan sebuah senyum sederhana kepada mereka yang kamu temui di jalan, artinya kamu membiarkan dirimu dinotice orang lain.

4. Sugesti lebih percaya diri bisa muncul dari postur tubuhmu. Duduk dan berdiri dengan tegak akan membuatmu merasa setara dengan orang-orang lainnya

Sepele, tapi posisi tubuh juga bisa berpengaruh pada pembawaan diri via unsplash.com

Tidak hanya membiasakan untuk tersenyum kepada orang lain, sikap tubuh pun bisa mempengaruhi rasa percaya dirimu. Terbiasa duduk atau berdiri dengan membungkuk, menyembunyikan tangan di dalam saku, dan menundukkan wajah demi menghindari pandangan orang lain menunjukkan bahwa kamu insecure dengan dirimu sendiri. Dengan memiliki sikap duduk dan berdiri yang tegak, kamu akan tersugesti bahwa kamu setara dengan orang-orang lain. Kamu sama hebatnya dengan mereka. Sama tingginya. Jadi tidak ada alasan untuk tidak percaya diri sendiri.

5. Daripada kamu sibuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain, lebih baik kamu fokus mengembangkan diri saja

Nilai dirimu sendiri selalu tertutup oleh bayangan orang lain via unsplash.com

“Dia sih wow banget! Da aku mah apa atuh~”

Apa yang membuat kita tidak percaya diri barangkali adalah kebiasaan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Dia begini-begini dia begitu-begitu. Tak heran kalau kamu selalu merasa bahwa pencapaianmu tak berarti apa-apa, karena pada umumnya, rumput tetangga memang lebih hijau dari halaman rumah kita. Daripada begini terus dan membuatmu tak akan beranjak ke mana-mana, lebih baik kamu fokus untuk mengupgrade diri sendiri saja. Sudah pasti dalam dirimu ada potensi yang mungkin saja tidak dipunyai orang lain. Kamu patut berbangga hati atas keunikanmu, dan tak perlu menjadikan kesuksesan orang lain sebagai standar.

6. Tak perlu menolak saat dipuji. Toh, tak mungkin pujian datang tanpa sebab. Terima saja, dan mulailah belajar mengapresiasi diri sendiri

Terima pujian, karena itu hasil kerja kerasmu sendiri via www.theodysseyonline.com

Mungkin karena tidak mau dianggap menyombongkan diri, kita cenderung menolak saat mendapat pujian. Dengan jawaban “ah enggak, cuma lagi beruntung aja kok’, atau ‘Ah, itu bukan apa-apa kok. Kamu lebih hebat deh.’, secara tidak langsung kamu mengerdilkan prestasimu sendiri. Padahal sebelum kamu berharap orang lain menghargai pencapaianmu, kamu sendiri dulu yang harus menghargainya. Karena itu, hilangkan kebiasaan mengelak saat dipuji. Toh, pujian itu datang ada sebabnya. Dengan tersenyum dan mengatakan ‘terima kasih’ tidak akan membuatmu menjadi orang sombong kok.

7. Buat dirimu sesibuk mungkin. Selain kepercayaan diri bertambah seiring pengalaman bertambah, kamu juga punya alasan untuk menolak ajakan-ajakan yang tak kamu inginkan

Harus terus berkarya biar bisa bernilai untuk orang lain dan diri sendiri via emmamarshallphoto.tumblr.com

Sebenarnya, rasa percaya diri bisa dilatih dengan belajar mengatakan ‘tidak’ saat kamu memang benar-benar tidak ingin melakukan sesuatu. Meski sederhana, hal itu menunjukkan bahwa kamu menyadari bahwa dirimu punya posisi setara untuk mengungkapkan ketidaksetujuan. Namun mengatakan tidak-pun tidak mudah. Seringkali kita melakukan sesuatu dengan terpaksa karena tak enak dengan yang meminta.

Nah, untuk mengatasi hal ini, kamu bisa memnyibukkan dirimu sendiri dengan berbagai kegiatan dan acara. Sehingga ketika seseorang datang mengajak atau menyuruhmu ini itu, kamu bisa menolak dengan mudah tanpa mengarang alasan. Selain itu, menyibukkan diri dengan berbagai acara dan kegiatan akan membuatmu bertemu dengan banyak orang dan mengalami banyak hal. Semakin banyak pengetahuan yang kamu punya, tentunya akan berpengaruh pada percaya dirimu juga.

8. Bila itu belum cukup, mulai belajar memainkan alat musik. Dijamin percaya dirimu meningkat drastis

Mampu mengekspresikan diri dengan bahasa lain atau musik jadi sumber kepercayaan diri via www.ew.com

Mungkin kamu bertanya-tanya kenapa dulu waktu sekolah, cowok dan cewek yang bisa main alat musik terlihat lebih wow dari yang lain? Yang rupawan jadi semakin rupawan, yang biasa saja jadi rupawan. Alat musik memang membawa pengaruh tersendiri kepada orang-orang yang memainkannya. Kharismamu bisa memancar sempurna, meskipun kamu hanya konsentrasi dengan instrumen yang kamu mainkan, tanpa peduli penampilanmu seperti apa. Karena itu, biar rasa percaya dirimu meningkat drastis, kamu bisa mulai belajar memainkan instrumen musik.

Meski tak semudah membalik telapak tangan dan tak bisa dadakan seperti menggoreng tahu bulat, tapi pelan-pelan rasa percaya dirimu bisa ditingkatkan.