Siapa yang tidak mau bekerja di perusahaan besar dan ternama? Dengan gaji lebih dari 6 digit dan kadang dalam bentuk dollar? Memang benar, perusahaan besar dan ternama menjadi pilihan pertama para pencari kerja, tak ketinggalan para lulusan baru yang baru saja wisuda. Bekerja di multinational company barangkali menjadi impiannya.

Sementara kamu yang bekerja di perusahaan startup, atau perusahaan kecil, seringnya merasa ragu saat ada yang menanyakan di mana kamu bekerja. Kamu merasa kurang PD, karena kalah keren dengan teman-temanmu yang lain yang bekerja di perusahaan ternama. Mulai sekarang, berhentilah berpikir bahwa kerja yang bagus hanya di perusahaan besar. Hal-hal inilah yang jadi alasannya.

1. Kerja di tempat ternama memang prestis. Tapi, tempat ternama tak menjamin karyawannya puas dengan otomatis

kantor terkenal memang membawa prestis tersendiri via www.stylerambut.com

Saat kamu mati-matian mengejar mimpimu untuk bekerja di perusahaan besar, kamu akan heran bukan kepalang saat ada temanmu yang justru resign dari tempat yang kamu idam-idamkan. Apalagi kalau setelah itu dia memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan lain yang levelnya mungkin jauh dibawah perusahaan sebelumnya. Kamu pasti bertanya-tanya kenapa.

Memang betul, perusahaan besar dan ternama memberimu prestis sendiri. Setidaknya, saat kamu menyebutkan nama perusahaan, orang akan langsung tahu. Tapi tidak selamanya perusahaan besar memberikan kepuasan pada karyawannya. Entah itu tentang manajemennya, rekan kerja, lingkungan kerja, atau mungkin kamu memang tidak cocok saja dengan pekerjaannya. Nama besar tidak selalu menjamin kepuasan.

2. Kamu masih muda dan butuh pengalaman kerja. Asal ini kamu dapatkan, kamu sudah berada di jalur yang benar

Advertisement

softskill adalah hal yang tak kalah pentingnya via www.scribblelive.com

Khusus untuk kamu para freshgrad yang sedang mencari pengalaman, perusahaan besar bukanlah tempat satu-satunya untuk belajar. Di dunia kerja nanti, kamu akan mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang mungkin berbeda dengan dunia kampusmu. Tidak hanya pengalaman bekerja di bidang yang kamu tekuni, tapi juga softskill yang bisa meningkatkan kemampuanmu.

Kamu yang dulu kesulitan berinteraksi atau bekerja sama dengan orang lain, akan mendapatkan pengalaman bagaimana harusnya melakukan presentasi di depan bos dan klien. Kamu juga akan belajar untuk menjalin networking dengan orang-orang baru, yang nantinya akan sangat berguna untuk masa depanmu. Softskill semacam ini tidak kalah penting dengan kemampuan di bidang kerja. Dan barangkali di sini, kamu akan menemukan apa yang menjadi passionmu sesungguhnya.

3. Atasan yang bisa menjadi mentor juga tak hanya ada di tempat terkenal. Kalau di tempatmu sekarang sudah ada yang dijadikan panutan, kamu boleh bersyukur

Atasan adalah faktor utama untuk belajar via rachelhills.tumblr.com

Menurut teori dari Jack Ma, seorang milyuder dari China, usia muda adalah saatnya kamu mengikuti seseorang dan belajar darinya. Atasan adalah salah satunya. Dari mereka kamu bisa belajar banyak hal yang akan sangat berguna di masa depan. Atasan yang baik, adalah atasan yang bisa menjadi mentormu, bukan hanya sekadar orang yang hobi menyuruh ini dan itu.

Kamu bisa mendapatkan atasan yang menjadi mentor tidak hanya di perusahaan terkenal. Justru di perusahaan kecil atau perusahaan startup, hubunganmu dengan atasan bisa lebih kasual. Sehingga kamu lebih leluasa untuk belajar kepadanya. Jika saat ini atasanmu sudah cukup bisa dijadikan panutan, kamu harus bersyukur. Karena belum tentu kamu mendapatkan atasan yang sama meski bekerja di perusahaan besar.

4. Bekerja di perusahaan kecil atau startup justru akan memberimu pelajaran yang tidak akan kamu dapatkan di perusahaan besar

multitasking adalah salah satu yang kamu dapat dari startup via kisblueprint.com

Bekerja di perusahaan besar dan ternama memang banyak benefitnya. Mulai dari sistem kerja yang sudah baku, jobdesk yang sudah jelas dan tidak tumpang tindih, keuangan yang stabil sehingga memungkinkanmu mendapat gaji besar, sampai gaya hidup yang mewah siap kamu dapatkan.

Tapi mungkin kamu perlu tahu, ada juga pelajaran yang hanya kamu dapatkan dari perusahaan kecil atau startup. Jika di perusahaan besar kamu akan dibentuk menjadi robot dengan menjalani sistem yang sudah ada, di startup kamu akan diberi ruang untuk bereksperimen sehingga kreatifitasmu terasah. Tim kecil dan sistem kerja yang masih sangat fleksibel, memberimu kesempatan untuk belajar banyak hal baru yang mungkin tidak ada hubungannya dengan bidangmu. Dengan demikian, skillmu juga bertambah.

5. Perusahaan terkenal kerap menawarkan gaji menggiurkan. Tapi kalau tempat kerjamu menawarkan fleksibilitas dan insentif yang lumayan, kamu aman

Gaji besar adalah salah satu alasan utama mengapa perusahaan besar menjadi idola. Memang betul, di tengah harga-harga kebutuhan hidup yang meningkat, perusahaan besar menawarkan pendapatan yang menggiurkan. Tapi gaji yang tinggi tidak hanya bisa kamu dapatkan dari perusahaan terkenal. Kenaikan gaji bisa kamu dapatkan di manapun kamu bekerja. Asalkan kamu menunjukkan performa yang prima. Jika tempatmu bekerja saat ini juga memberikan insentif dan penghargaan atas performamu yang menawan, tak perlu resah, kamu sudah aman.

6. Teman-teman yang saling membantu juga langka. Saat perusahaanmu sekarang menawarkannya, syukurilah adanya mereka

teman kantor yang saling membantu itu langka via nycedc.tumblr.com

Selain pekerjaan dan pendapatan, lingkungan kerja juga menjadi faktor utama yang membuatmu nyaman/tidak nyaman berada di suatu tempat. Teman yang bisa diajak bekerja sama dengan baik, sekaligus bisa saling membantu adalah seindah-indahnya tempat bekerja. Bersama orang-orang yang menyenangkan dan bisa saling mendukung akan membuatmu merasa lebih nyaman dalam bekerja. Tidak jarang, banyak orang yang bertahan di suatu tempat, bukan karena pekerjaan yang menyenangkan atau gaji yang tinggi, tapi karena teman-teman yang sayang untuk ditinggalkan.

7. Terpaku pada nama besar perusahaan, membuatmu menutup mata pada tempat lain yang bisa memberimu hal tak kalah baiknya. Padahal yang penting kamu berkembang dan tak stuck di rumah saja.

daripada stuck di rumah dan tidak berkembang via www.buzzfeed.com

Bermimpi untuk bekerja di perusahaan besar memang tidak ada salahnya. Jika itu memang cita-citamu, berusaha keras untuk mencapainya wajib kamu lakukan. Tapi sementara itu, jangan juga kamu hanya terpaku pada nama besar perusahaan. Bagian yang terpenting adalah bagaimana kamu bisa berkembang dan skillmu juga bertambah. Jika kamu hanya terpaku pada perusahaan besar, kamu akan stuck di situ-situ saja. Padahal kalau kamu mau membuka mata, banyak tempat-tempat lain yang bisa memberimu banyak hal baik juga.

Nama besar perusahaan memang penting. Tetapi jangan menjadikan itu satu-satunya pertimbangan. Jika hal-hal positif seperti yang Hipwee sebutkan di atas tadi sudah kamu dapatkan, selayaknya kamu bersyukur bahwa kamu sudah berada di tempat yang tepat. Karena yang lebih penting lagi adalah pengalaman dan kemauanmu untuk bekerja serta berkembang.