Entah karena kebiasaan atau sudah jadi hobi, banyak cowok-cowok yang malas ganti celana dalam. Bahkan, celana dalam itu tetap awet menutupi kemaluanmu hingga berhari-hari. Yah misalkan masih sehari nggak ganti sih maklum saja, eh tapi ini sampai lebih dari dua hari. Duh, Gusti. ;(

Wahai calon imam, kamu ingat nggak kalau bagian intimmu itu berperan penting terhadap keberlangsungan hidup generasi bangsa? Kalau kamu tetap mempertahankan kebiasaan buruk itu, yang ada kamu dan pasangan tercinta bakal rugi.

Faktanya, terdapat berbagai bahaya kalau kamu jarang ganti celana dalam. Mulai dari aroma yang bisa mengernyitkan dahi, gatal-gatal, hingga kutu pun bisa bersemayam nyeyak di sekitar ‘pusakamu’, lho. Kira-kira apa saja bahayanya?

1. Berawal dari bau nggak sedap yang kerap muncul, jarang ganti celana dalam pun bakal memunculkan jamur

semriwing baunya ~ via www.chelleykraft.com

Namanya juga jarang ganti, sama saja kayak kamu kalau lagi malas mandi. Aroma semerbak dari area intim bakal tercium sama orang di sekitar. Syukur sih kalau mereka nggak sadar, tapi kalau iya kan kamu jadi malu sendiri. Nggak cuma menganggu kenyamanan pribadi, bau tak sedap ini juga bisa merusak indera penciuman orang lain. ‘Kan kasian 🙁

2. Risiko gatal-gatal juga akan menyerangmu. Penyebab utamanya… kutu!

Advertisement

untung ganteng ;p via forum.liputan6.com

Celana dalam yang tidak diganti lebih dari 24 jam dapat memicu gatal-gatal. Hal ini disebabkan karena keringat yang muncul di area kemaluan, sehingga memicu kadar kelembaban yang tinggi. Area lembab inilah yang menjadi spot favorit jamur serta bakteri tumbuh.

Gatal. Yup! Gatal akan menjadi musuh terbesar kamu saat lagi beraktivitas, terutama dalam hal yang cukup penting. Misalnya saja lagi meeting, jalan sama pacar, atau ketemu calon mertua malah garuk-garuk area kemaluan. Bukannya simpati, yang ada mereka malah ilfeel sama kamu. Kamu bisa dianggap bukan cowok baik-baik (read: mesum).

3. Secara otomatis, kebanyakan menggaruk juga membuat organ intimmu perih bahkan lecet

gatel! via huntnews.com

Jika kamu sering merasa gatal karena jamur dan bakteri tadi, rasa perih dan timbulnya lecet pasti takkan terelakan. Apalagi di area kemaluan yang sebenarnya memang sensitif, adalah sebuah pantangan kalau kamu menggaruknya terlalu kencang. Bukan cuma perih dan lecet tadi, kuku-kukumu yang menjadi sarang kuman pun jadi momok tersendiri buat ‘lingkungan sensitifmu’. Hiiii…

4. Jamur di sekitar kemaluan bakal tumbuh. Kamu yakin mau mengizinkan keberadaannya terus?

Hipwee kasih lihat jamur yang di tangan dulu saja ya via tentangpenyakitkulit.blogspot.co.id

Jamur muncul di sekitar area vital sebenarnya bukan cuma nggak ganti-ganti celana dalam kok, tapi juga akibat penyucian celana dalam yang nggak tepat. Misalnya saja celana dalam belum kering tapi kamu sudah terburu-buru mengangkatnya. Yang ada celana dalammu masih lembab bikin area vitalmu tumbuh jamur.

5. Karena berbulu, tentu ada kutu-kutu yang menempel di area kejantananmu

hah bakal ada kutu? via www.buzzfeed.com

Ibarat kepala yang penuh rambut – area vital kamu terdapat bulu-bulu yang perlu dijaga kebersihan dan kelembabannya. Kutu biasanya ada di dekat akar bulu, makanya kamu harus banget rutin mengganti celana dalam setiap hari. Kamu tentu tahu kalau area vital seringkali terkena air. Nah harus terjaga nih supaya cepat kering agar nggak lembab, karena kalau nggak nanti kutu bisa muncul lho.

6. Kamu bisa terkena virus HPV karena kesehatan organ intim yang tak terjaga dengan baik

bisa muncul kutil kelamin via www.setetes.info

Meski virus ini menyerang mereka yang suka bergonta-ganti pasangan, Human Papliloma Virus (HPV) bisa juga disebabkan karena kurangnya kamu menjaga kebersihan. Bukan hanya soal celana dalam yang tak rutin diganti, memakai handuk atau pakaian yang bersamaan juga berisiko terkena virus ini. Seperti yang dikutip alodokter.com, HPV pun bisa menyerang mereka yang tak memakai alas kaki saat ke toilet umum.

Dari keenam bahaya tadi, yakin kamu masih malas atau ogah mengubah kebiasaan burukmu itu? Demi kesehatan dan kenyamanan, nggak ada salahnya kamu mulai rutin mengganti celana dalam ‘kan? Kamu bahagia, pasanganmu juga!