Jam 11 nanti ada deadline kirim presentasi untuk klien ini. Setelah jam makan siang ada meeting sama klien itu. Selebihnya, masih ada beberapa kerjaan yang harus terselesaikan sore nanti. Saat sedang sibuk menyelesaikan pekerjaan, klien A menghubungi untuk meminta revisi, klien B juga meminta untuk progres kontennya, dan hal-hal lain yang mendadak butuh kamu tangani.

Banyaknya tuntutan pekerjaan yang harus kamu jalani sering buat kamu kewalahan. Memang kamu nggak pernah tenggelam mengeluhkan semua kerjaan.  Tapi, rasa khawatir nggak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu juga nggak bisa kamu pungkiri.

Biar kamu nggak terus khawatir dan merasa kewalahan dengan semua kerjaanmu. Ada baiknya, kamu lakukan nih 11 tips yang supaya kamu yang super sibuk tetap bisa menuntaskan semua kerjaan tepat waktu.

1. Membuat jadwal sebelum tidur itu penting. Supaya ada target apa yang harus kamu lakukan dari pagi hingga petang

Buat to-do-list sebelum tidur

Badanmu yang sudah seharian dipakai bekerja memang terasa letih sekali. Tapi, menyempatkan diri sebentar saja untuk membuat jadwal atau to-do-list untuk esok hari bukan hal sulit. Menyusunnya nggak akan memakan waktumu hingga satu jam. Cukup tulis poin-poin yang harus kamu lakukan dari pagi hingga petang. Semata-mata agar jalannya kesibukanmu lebih matang.

2. Biasakan bangun satu jam lebih pagi, dan gunakan waktu itu untuk brainstorming. Kamu bisa membaca berita, artikel, atau sekedar mendengarkan lagu sambil mengecek to-do-listmu

Advertisement

Rasakan dan resapi juga sinar mentari pagi via www.entrepreneur.com

Masih ingat ‘kan petuah yang menyuruhmu untuk bangun lebih pagi. Kalau biasanya kamu bangun jam 6, kenapa mulai dari sekarang nggak bangun jam 5 pagi aja? Bangun satu jam lebih pagi dari jadwal biasanya, membuat kamu punya kesempatan melakukan brain stroming sebelum memulai hari. Nggak usah mikir yang ribet-rebet, cukup baca aja berita atau artikel sambil mendengarkan musik sambil membaca to-do-list yang kamu buat semalam.

Siapa tahu juga ada berita penting pagi ini seputar lalu lintas kota. Kalau-kalau ada demo atau kereta anjlok, kamu jadi bisa berangkat lebih awal.

3. Biar catatanmu nggak kecampur aduk, kamu perlu punya buku khusus buat work matter dan buku khusus buat to-do-list personal

Nggak apa-apa punya banyak buku catatan, yang penting semuanya rapi via www.notebookstories.com

Kerapian catatan buat kamu yang super sibuk penting sekali. Kamu pasti nggak mau kan dibuat bingung dengan susunan catatan yang kecampur aduk? Yuk, pisahkan buku catatan antara work matter dengan to-do list personal-mu. Buat catatanmu serapi senyaman mungkin, kerapihan catatan juga bisa jadi tolok ukur kerapian cara kamu menyelesaikan pekerjaan.

4. Selain merapikan catatan, kotak masuk emailmu juga perlu diperhatikan. Filter otomatis semua email yang mengandung kata “unsubscribe” ke folder spam

Rapikan folder email via marketingland.com

Karena biasanya, email yang mengandung kata “unsubscribe” itu newsletter atau promosi nggak penting. Ada baiknya, kotak masuk surelmu mulai kamu rapikan. Jangan sampai email dari klien-klienmu atau teman sekantor yang berkaitan sama pekerjaan sulit dicari, karena tertumpuk email-email nggak penting lainnya.

5. Jangan panik meski pekerjaan menumpuk, kamu harus tetap tenang agar pikiranmu tetap maksimal menyelesaikannya

Kepanikan yang terjadi saat kamu dikejar dedline justru menjadi pengaruh buruk untuk pikiranmu. Pikiranmu jadi terdistraksi rasa khawatir nggak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas atau maksimal. Hei, tarik napas dalam-dalam, dan tenangkan pikiran. Percaya deh, kamu punya kemampuan untuk menyelesaikan dengan maksimal.

6. Supaya pekerjaanmu nggak sering molor selesainya, jaga fokusmu juga. Jangan biarkan hal-hal kecil seperti pesan masuk atau obrolan teman membuatmu tergoda untuk meninggalkan kerjaan sejenak

Jangan ikut nimbrung kalau belum selesai via www.letsintern.com

Suara notifikasi ponselmu berbunyi untuk kesekian kalinya.

Belum lagi teman kantormu yang obrolannya sampai ditelingamu.

Rasanya kamu tergoda untuk melirik ke ponsel atau temanmu, sekedar nimbrung barang beberapa menit. Duh, pantas aja kerjaanmu sering sekali molor selesainya. Fokus pikiranmu aja terbagi-bagi dengan hal-hal di sekelilingmu. Sesekali memperhatikan sekeliling boleh, tapi jangan terlalu sering juga ya. Ingat deadline kerjaan!

7. Jangan hobi meeting. Kalau kamu memimpin rapatnya, pastikan meeting itu gak lebih dari 30 menit.

Meeting seperlunya via www.entrepreneur.com

Sebenarnya meeting bukan hobi juga sih, tapi salah satu tanggugjawab pekerjaan. Mau nggak mau ya harus dilakukan. Tapi, perli diingat juga, kalau kamu sendiri yang memimpinnya, pastikan meetingmu nggak boleh lebih dari 30 menit. Dan, meeting yang kamu lakukan juga harus yang penting sekali, seperti kalau ada tugas dari klien yang nggak bisa diselesaikan via email atau obrolan kasual saja.

8. Selesaikan pekerjaan yang lebih sulit sebelum jam makan siang, demi sisa hari yang ringan

Abang lagi kejar target, dek via www.letsintern.com

Keep calm and set your goal!

Kenapa kamu harus menargetkan pekerjaan yang sulit selesai di awal jam kerja, paling nggak sebelum makan siang tiba? Supaya saat mengerjakan pekerjaan yang lain terasa lebih ringan dan tenang, karena pikiranmu nggak terpecah ke pekerjaan yang sulit itu.

9. Saat ada waktu istirahat, gunakan sebaik-baiknya untuk memulihkan tenaga.

Jangan lupa makan siang via tallgrasspictures.com

Jam makan siang, emang harusnya kamu gunakan untuk istirahat sholat makan. Jangan salah, kamu juga perlu memulihkan tenaga.

Setidaknya waktu satu jam yang disediakan kator juga sudah cukup, jangan sampai kamu lebihkan atau kamu kurangi. Mengatur waktu untuk istirahat juga penting.

10. Selesai satu pekerjaan, bukan berarti kamu bisa santai sejenak. Ingat: ada pekerjaan yang lain menunggu

Masih ada kerjaan yang numpuk via elitedaily.com

Wah, selesai juga, nyantai bentar ah…

Eits, siapa bilang kerjaanmu sudah tuntas… tas… tas…? Tuh, lihat dibelakangmu masih ada gunungan pekerjaan yang nunggu untuk kamu selesaikan secepatnya. Jangan biasakan cepat puas dengan apa yang kamu selesaikan. jangan juga terbiasa menunda pekerjaan yang harusnya bisa kamu lakukan waktu itu juga. Bukankah semakin secapt selesai semua semakin baik!

Ingat seorang penulis pernah berujar, waktu adalah pedang yang akan menebas lehermu sangat kamu lengah kawan.

11. Sesibuk apapun, tanggungjawab menyelesaikan pekerjaan harus tetap kamu utaman. Ingat waktumu adalah uangmu

Semangat, Mbaknya! via id.pinterest.com

Menjadi pekerja berdedikasi tinggi terhadap tanggung jawab pekerjaannya memang salah satu keunggulan yang kamu harus miliki. Bukan bermaksud ingin membanggakan diri, tapi ingat sekali lagi, di dunia pekerjaan waktumu adalah uangmu.

Kamu nggak mau kan uang gajimu dipotong karena kelalaianmu terhadap tanggungjawab pekerjaan. Jangan sampai ya, gais! Inget, kebutuhan hidup semakin mahal, tanggungjawab meringankan beban orangtua juga nggak boleh kamu sepelekan, belum lagi modalmu untuk mengahalalkan pasanganmu. :))

Jadi sesibuk apapun kamu, usahakan pekerjaan tuntas tepat waktu dan maksimal. Nggak sulit juga toh, melakukan beberapa tips yang sudah Hipwee ulas kali ini. Semangat ya mbak-mbak… Selamat berjuang! :)))