Ambeien biasa disebut wasir atau hemorrhoid adalah pembesaran pembuluh darah vena di daerah dubur (anus), sehingga lubang dubur menjadi sempit.

Penyakit satu ini identik dengan penderitanya yang sudah lanjut usia. Namun pada kenyataannya, banyak kok remaja dan anak muda usia 20-an yang sudah mengindap penyakit ini. Bagi sebagian penderitanya, penyakit ini tergolong memalukan. Mungkin lantaran mengenai bagian dubur, sehingga banyak yang masih merasa malu ketika mendapati dirinya terkena ambeien, terutama mereka yang masih muda.

Sementara itu, gaya hidup, makanan, hingga kelamaan nongkrong di toilet, adalah beberapa hal yang menjadi penyebab dari penyakit ini. Nah, pada kesempatan kali ini, Hipwee Tips akan membahas tentang ambeien, dari mulai ciri, penyebab, hingga cara yang bisa dilakoni untuk mengatasi penyakit satu ini.

Anak-anak muda yang mencintai kesehatan, mana suaranya????

Kalau ada pendarahan setelah BAB, baiknya kamu waspada. Bisa jadi ini salah satu gejala awal ambeien

Waspadi kalau terjadi pendarahan setelah BAB. via scarymommy.com

Advertisement

Gejala dari ambeien di antaranya terdapat lendir setelah buang air besar, benjolan tergantung di luar anus benjolan ini biasanya harus didorong kembali ke dalam setelah BAB, pembengkakan rasa nyeri dan kemerahan di sekitar anus, gatal-gatal di sekitar anus, hingga pendarahan setelah BAB.

Memang, pendarahan setelah BAB tak melulu berarti kamu terkena ambeien, karenanya kalau kamu mengalami itu dan disertai gejala lainnya, baiknya segera konsultasikan ke dokter ya.

Terlalu lama nongkrong di toilet dan berlebihan ketika ‘ngeden’ pun bisa menyebabkan ambeien. Apakah kamu biasa seperti ini?

ngeden nggak baik via babycenterblog.com

Dikutip dari Mayoclinic, yang menjadi penyebab lain ambeien adalah mengejan (ngeden) berlebihan saat buang air besar, kelamaan nongkrong di toilet, masalah pencernaan seperti diare kronis atau sembelit, obesitas, kehamilan, hubungan seks anal, hingga kurangnya konsumsi serat.

Hal-hal yang menjadi penyebab ambeien memang terbilang sepele namun disadari atau nggak, itu sering banget kamu lakoni. Nah, biar ambeienmu nggak makin parah, kurang-kurangin ya kebiasaan tadi!

Sebelum mengetahui cara mengatasinya, baiknya pahami dulu tingkat keparahan ambeienmu. Yup, dalam ambeien juga ada istilah stadium 1 hingga 4, lho

Visualisasi tingkat keparahan ambeien. via qsota.com

Berikut ini tingkat keparahan ambeien yang dilansir dari Kompas:

  • Stadium 1: Mulai terjadi pembesaran vena di anus. Ukurannya masih kecil sehingga biasanya belum menimbulkan gejala apapun. Baru bisa terdeteksi ketika diperiksa dengan endoskopi. Namun terkadang sudah mulai menimbulkan rasa tidak nyaman saat buang air besar (BAB).
  • Stadium 2: Pembesaran vena sudah mulai dapat teraba, bisa keluar dari anus dan masuk kembali secara spontan, namun belum ada pendarahan. Terkadang terjadi infeksi yang mengakibatkan rasa panas dan gatal di anus. Kemungkinan rasa panas meningkat saat duduk terlalu lama dan BAB.
  • Stadium 3: Pembesaran vena lebih sering keluar dari anus, bahkan sudah tidak mampu dimasukan kembali secara spontan. Maka untuk memasukkannya diperlukan bantuan jari. Dapat menimbulkan rasa panas saat duduk terlalu lama ataupun BAB. Saat terjadi kontraksi, vena yang membesar bisa pecah dan menimbulkan pendarahan.
  • Stadium 4: Pembesaran vena sudah tidak dapat dimasukan kembali, meskipun dengan bantuan jari. Pendarahan terjadi semakin sering lantaran vena yang semakin membesar, sehingga mungkin dapat membuat penderitanya kekurangan darah atau penurunan hemoglobin (HB).

Jalan operasi memang jadi pilihan buat yang sudah mengidap ambeien, tapi kini sudah ada solusi yang lebih baik dan nggak begitu menyakitkan

Teknik pengobatan dengan minim pembedahan. via youtube.com

Penderita ambeien stadium akhir, diharuskan untuk menjalani operasi. Sayangnya, banyak penderita ambeien yang enggan untuk operasi lantaran rasa sakit pascaoperasinya yang terasa begitu hebat. Namun, kabar baiknya nih, sudah ditemukan teknik pengobatan yang minim pembedahan dengan rasa sakit yang lebih ringan.

Yakni dengan teknik Doppler Guided Haemorrhoidal Artery Ligation (DGHAL) dan Recto Anal Repair (RAR). Teknik ini melibatkan proses pengikatan 6 pembuluh darah agar tidak lagi memasok darah ke wasir (ambeien) dan dalam waktu 2 minggu wasir akan mengerut sendiri. Teknik ini bisa diterapkan pada penderita ambeien stadium 2 hingga 4.

Sementara buat kamu yang menderita ambeien masih dalam tahap stadium awal, baiknya terapkan pola hidup sehat agar ambeienmu nggak makin parah!

Perbanyak konsumsi serat, biar ambeienmu nggak makin parah. via elitedaily.com

Mumpung masih muda, baiknya terapkan gaya hidup sehat dari sekarang. Rutinkan dirimu untuk berolahraga dan jangan malas untuk mengonsumsi makanan kaya serat seperti brokoli, wortel, kacang-kacangan, dan buah-buahan segar.

Setidaknya konsumsi serat 25-30 gram setiap harinya. Tak hanya itu, perbanyak minum air putih, tidak menahan BAB, dan menghindari mengangkat beban terlalu berat juga beberapa cara untuk mencegah ambeienmu makin parah.

Jangan malu kalau saat ini kamu udah mengidap ambeien. Daripada merutuki penyakitmu, baiknya segera diobati dan mengubah gaya hidupmu jadi lebih sehat. Biar ambeienmu nggak makin parah!