Mendapat kabar ada teman yang menikah sebenarnya antara ikut bahagia atau jadi kebawa perasaan (baper). Iya, namanya juga ada teman yang menempuh hidup baru bersama pasangan tercintanya, masa iya nggak ikut bahagia? Tapi, nggak menutup kemungkinan juga kalau kamu baper lantaran ditinggal menikah duluan. Saat teman-teman memulai hidup barunya, kamu masih begini-begini saja melajang dan sendirian ke mana-mana.

Duh Gusti, sabarkanlah diri hamba menerima realita kehidupan ini.

Ingin segera menikah, apa daya belum ada calonnya. Yang sudah ada pun belum tentu bisa cepat menikah gara-gara si calon atau kamu sendiri masih sibuk memantaskan diri. Bagaimana pun juga, perlu kamu ketahui kalau sebetulnya ada hal-hal baik saat teman menikah duluan. Apa saja ya kira-kira? Simak 7 manfaat yang telah Hipwee Tips siapkan berikut ini.

1. Pernikahan teman-teman bisa jadi referensi dan evaluasi. Kamu bisa pertimbangkan dari penyelenggaraannya maupun konsepnya

jadi referensi dan evaluasi via hot.detik.com

Sering menghadiri pernikahan teman bikin kamu makin ‘kaya’ pandangan dalam mempertimbangkan’ resepsi maupun akad nikah nanti. Dari segi penyelenggaraan misalnya, kamu jadi tahu mana vendor dan lokasi yang bagus dengan jumlah tamu xxx undangan. Kamu pun paham konsep seperti apa yang bagus dengan budget xxx rupiah. Pesta pernikahan mereka jadi menambah referensi kamu untuk mempersiapkan pernikahan suatu saat nanti. Dan juga kamu bisa membandingkan serta mengevaluasi setiap konsep resepsinya sehingga kamu bisa tahu mana yang terbaik.

2. Keahlianmu dalam mempersiapkan pernikahan meningkat karena sering bantu teman-teman. Walau belum tahu kamu sendiri kapan nikahnya

Advertisement

skill kamu jadi bertambah via thebridedept.com

Kamu bakal suka dimintai tolong oleh teman untuk mempersiapkan pernikahan. Memang sih belum tahu nikahnya kapan, tapi kalau kamu bersedia membantunya, dijamin deh skill kamu dalam mengurusi berbagai hal remeh-temeh pernikahan akan meningkat. Misalnya kamu jadi tahu tempat souvenir yang bagus di mana, bagaimana menyiasati budget minim, di mana harus mengundang banyak tamu, dan mengakali venue resepsi bertema outdoor saat musim hujan. Hal seperti itu pasti membantu banget ketika kamu mempersiapkan hari besarmu sendiri.

3. Kamu punya kesempatan lebih lama buat kumpulkan modal nikah. Jadi nggak terburu-buru

kerja kerja kerja! via www.huffingtonpost.com

Sambil menunggu yang terbaik datang, kamu bisa memanfaatkan waktu lajangmu ini untuk semaksimal mungkin mencari uang. Tentu, selain buat kesenangan pribadi, uang yang dikumpulkan selama ini bisa sebagai modal nikah (walau belum tahu kapan). Dengan begitu, mempersiapkan pernikahan di kala waktunya belum jelas bisa kamu isi dengan bekerja sebaik-baiknya.

Karena menikah ‘kan nggak perlu buru-buru.

4. Perbanyak teman bisa bermanfaat. Sepele sih, tapi ini lumayan buat menaruh mereka ke dalam daftar tamu undangan (amplop atau kado gitu)

perbanyak teman via www.instagram.com

Bukan cuma finansial yang bisa kamu kumpulkan sebanyak-banyaknya, tapi kenalan pun demikian. Hal ini memang nggak begitu penting, tapi punya banyak teman bikin kamu ‘untung’ saat menikah nanti. Kemungkinan besar kamu bakal memasukkan mereka ke dalam daftar tamu undangan. Nah, kalau sudah begini ‘kan nanti jumlah orang yang memberikan amplop atau kado pernikahanmu jadi bertambah. Hehe hehehe hehehehe.

Oke, bercandanya sudah. Intinya adalah, dengan memanfaatkan momen sebelum nikah, kamu bisa memperluas pergaulan sebanyak-banyaknya sehingga kamu akan jauh dari rasa kesepian.

5. Curhatan teman yang mengeluh karena banyak yang diurus sekarang, bikin kamu bersyukur dengan status lajang yang bebas mau ngapain saja

nonton pertandingan olahraga misalnya via scontent-sit4-1.cdninstagram.com

Hipwee nggak bermaksud menggambarkan kalau menikah bikin duniamu jadi tertutup. Bukan itu kok, tenang. Yang ingin Hipwee utarakan yaitu setelah kamu menikah, hal-hal yang kamu urus jadi makin banyak. Nggak cuma keluargamu saja, tapi juga pasangan dan keluarganya, serta teman-temannya. Belum lagi kalau buah hati hadir, jadi bertambah lagi deh yang diurusi. Oleh karena itu, bersyukurlah kamu dengan status lajang yang masih dimiliki. Kamu bebas ke mana-mana, kapanpun dan dengan siapapun.

Soalnya ‘kan kalau sudah menikah nanti kamu harus izin dari pasangan dulu dan seringkali memprioritaskan keluarga.

6. Kamu bisa siapkan diri jadi sosok calon istri atau suami idaman. Main sama anak kecil, belajar masak, dan baca-baca buku tentang parenting

belajar masak via www.huffingtonpost.ca

Satu hal yang pasti kamu punya banyak waktu untuk memantaskan diri. Mulai dari sering main dengan anak kecil, bantu kakak atau teman mengasuh bayinya, menambah pengetahuan tentang dunia parenting dari buku, hingga belajar memasak. Karena menikah kalau bisa seumur hidup sekali, nggak ada salahnya dong memantaskan diri sebaik-baiknya? Demi menjadi sosok calon istri atau suami idaman pasangan nanti.

7. Karena belum jelas nikahnya kapan, kamu punya kesempatan wujudkan mimpi. Misalnya kuliah lagi

kuliah lagi yuk! via college.harvard.edu

Asiknya masih lajang di kala teman-teman sudah menikah yaitu kamu bisa menggapai keinginan yang belum tercapai. Percayalah bahwa kamu diberikan waktu oleh Tuhan saat ini untuk menikmati masa lajang sepuas-puasnya dengan cara terbaik. Kesempatan ini sayang banget kalau kamu sia-siakan. Coba atur lagi dari sekarang hal apa saja yang belum tercapai, lalu mulai lakukan usaha agar keinginan tersebut digapai. Selama masih bermanfaat kenapa nggak?

Ditinggal menikah sama teman bukan berarti duniamu berhenti begitu saja. Dari 7 hal tadi, ternyata kamu bisa ambil keuntungan mahal tak terkira dari status lajangmu, lho. Tuh, masih mengeluh lagi ditinggal menikah?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya