Teman kamu: Wah, Nis udah makan lagi aja!

Kamu: Iya nih lapar, kayaknya di perut aku ada monsternya deh.

Teman kamu: Hahaha, iya mungkin, abis kamu makan badan nggak gemuk-gemuk juga.

Urusan makan, kamu bukan tipe yang pilih-pilih atau susah. Bisa dibilang kamu pemakan segala. Semua jenis makanan cocok aja di mulut, asalkan kebersihannya terjaga. Tapi herannya, mau makan sehari empat sampai lima kali, tetap aja nominal timbangan macet di angka segitu-gitu aja. Kalaupun naik paling cuma setengah atau satu kilo aja. Dan biasanya, cepat turun lagi itu berat badannnya.

Kamu ataupun orang-orang di sekitar sempat berpikir, jangan-jangan kamu cacingan. Padahal setelah diperiksa tebakan itu meleset jauh. Tapi kalau nggak karena cacingan, kira-kira apa sih penyebab lainnya kamu sulit menaikkan berat badan? Yuk langsung cek uraian Hipwee di bawah ini!

1. Porsi makannya memang banyak, tapi apa kamu yakin makananmu punya kandungan kalori yang cukup dan baik?

makanannya udah cukup kalori atau belum? via jiaoxue.info

Semua juga tahu, makanan yang baik itu empat sehat lima sempurna. Tapi dikenyataan, kamu jarang sekali memperhatikan apa yang masuk ke mulutmu dengan seksama. Asal mengenyangkan ya udah makan aja.

Advertisement

Pantas badannya nggak gemuk-gemuk, kamu aja nggak tahu apakah kadar kalori di tubuh tercukupi dengan baik atau tidak. Catat ya, untuk menambah berat badan kalori yang masuk ke tubuh kamu harus melebihi kebutuhan kalori perhari.

Mulai dari hari ini nggak ada salahnya coba menghitung seberapa banyak kalaori yang kamu butuhkan. Lalu pilih juga makanan yang memang mengandung banyak kalori, misalnya untuk pisang, alpukat, kurma, kacang-kacangan, nasi goreng, sampai kentang goreng.

2. Kegiatan sehari-hari dan porsi makanmu berbanding lurus. Pantas kalorimu tak sempat disimpan menjadi lemak.

makana banyak nggak bisa gemuk via healtheconnect.bannerhealth.com

Hampir semua makanan yang kamu makan punya kalori yang tinggi. Tapi tubuh kamu ukurannya tetap segitu-gitu juga. Gemuk nggak, malah beberapa kali harus turun beratnya. Nggak usah berpikir macam-macam, coba deh kamu cek dulu kegitan sehari-hari kamu seperti apa.

Sebab, bisa jadi kegiatan sehari-hari kamu berbanding lurus dengan porsi makan. Makanmu memang banyak dan kalorinya cukup tinggi, tapi kegiatan yang kamu lakukan pun tergolong banyak. Dalam sehari kamu bisa meeting dengan beberapa klien di luar kantor, setelah itu kamu masih harus mengerjakan deadline lain.

Pantas saja kalori yang masuk tak sempat disimpan menjadi lemak. Kalori yang masuk saja selalu diubah menjadi energi, demi menjaga kebugaran tubuhmu saat melakukan kegiatan ini itu.

3. Nggak bisa gemuk sebab tubuhmu sulit menyerap nutrisi, tandanya kamu perlu melakukan detoksifikasi

makanan sehat untuk detoksifikasi via www.instagram.com

Coba diingat-ingat, kamu penggemar makanan cepat saji atau instan, bukan? Kalau iya, bisa jadi itu penyebab kamu sulit untuk gemuk. Sebab, makanan semacam junk food salah satu sumber racun dipencernaan. Nah, adanya penumpukan racun dipencernaan lah yang membuat penyerapan nutrisi serta vitamin ke tubuhmu tak maksimal.

Salah satu solusi yang bisa dicoba demi mendapat tambahan berat badan, kamu perlu melakukan detoksifikasi tubuh sekarang juga. Perlu kamu ketahu juga, penumpukan racun juga bisa berakibat kurang baik untuk kesehatan organ di seluuh tubuhmu.

4. Stres nggak cuma bisa bikin badan lebih berisi. Cek dulu apakah kamu banyak pikiran atau galau terus?

Pengaruh stres ke setiap orang itu berbeda-beda. Bisa jadi di orang lain pengaruhnya ke pertambahan berat badan. Sedangkan di kamu, pengaruh stres sebaliknya, membuat kamu sulit gemuk dan tak jarang berat badan malah berkurang. Padahal, sesetres apapun selera makan kamu sendiri masih tetap banyak seperti biasanya.

Sebagai info, stress nggak hanya mempengaruhi kondisi psikologis, tapi juga fisik seperti adanya gangguan metabolisme atau pencernaan. Metabolisme tubuhmu jadi semakin cepat, membuat semua makanan yang masuk segera dibakar menjadi energi.

5. Tubuh nggak cuma perlu makan yang pas, tapi juga tidur yang cukup. Pantas nggak juga gemuk, kamunya aja bergadang terus.

kurang tidur via favim.com

Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya….

Benar kata Roma Irama, begadang kalau nggak membawa faedah apa-apa, harus sebisa mungkin dihindari. Dari segi kesehatan, pengaruh begadang sudah jelas sekali buruknya. Mengganggu semua kerja organ-oragn tubuh. Fatalnya bisa menyebabkan penyakit yang tak diinginkan.

Tapi efeknya yang paling sederhana itu ke berat badan. Saat tidur tubuh kamu nggak hanya melepaskan hormon pertumbuhan yang berfungsi membangun dan memperbaiki jaringan otot. Tapi, juga membantu sel-sel di setiap organ tubuhmu beregenerasi-membuat yang rusak dan mengagantinya dengan yang baru. Jadi, mau kamu makan banyak tapi sering begadang, ya kamu akan tetap sulit untuk gemuk.

6. Udah coba segala cara, tapi berat badan tak kunjung naik? Coba lihat ayah dan ibu kamu, bisa jadi itu faktor genetik.

mamanya aja kurus via aphotoeditor.com

Mencukupi kebutuhan kalori udah. Detoksifikasi dan mengganti makanan cepat saji dengan yang lebih bergizi dan bervitamin udah. Sampai menjaga pikiran untuk nggak stres dan istirahat yang cukup pun sudah. Tapi, berat badan kamu tetap saja sulit untuk meningkat.

Apa kmu sudah melihat Ayah atau Ibu kamu? Sebab berat badan seseorang bisa juga dipengaruhi oleh gen yang ada dalam tubuh kamu. Biasanya itu terbawa dari salah satu orang tuamu.

Kalau udah begini, ya udahlah, syukuri aja ukuran tubuhmu yang sekarang. Terpenting tubuh kamu itu sehat, dan kuat.  Semangat ya!