Banyak yang mengartikan traveling sebagai aktivitas main-main yang selalu menyenangkan kalau dilakukan setiap akhir pekan. Ada juga yang menganggap aktivitas traveling itu cuma buang-buang uang yang dilakukan orang-orang tanpa pekerjaan. Padahal, makna traveling nggak sesederhana itu.

Menurut beberapa penelitian yang diungkap Life Hack, ada banyak manfaat yang bisa didapat dari kegiatan traveling. Bukan cuma menambah teman dan pengalaman, ternyata traveling juga memberikan manfaat terhadap kesehatan. Supaya lebih jelas, langsung aja simak artikel di bawah ini.

Pengalaman baru yang kamu temukan dalam perjalanan akan membuat kinerja otakmu meningkat dan nggak cepat pikun.

Liburanlah biar pemikiranmu makin segar via www.lifehack.org

Penelitian yang dilakukan Asosiasi Travel Amerika menemukan fakta bahwa 70 persen orang yang suka pergi traveling merasakan kinerja otak yang lebih baik. Mereka merasa nggak gampang lupa, bisa lebih mengontrol emosi, dan punya pemikiran yang lebih segar. Penelitian yang sama juga mengungkap, 86 persen orang-orang yang rutin pergi berlibur selalu bisa melawan stress dan merasakan kehidupan yang lebih berwarna.

Pertemuan dengan orang asing dan kehadiran teman baru secara tidak langsung akan menyehatkan kondisi psikologismu.

Asiknya punya temen baru via www.hipwee.com

Advertisement

Salah satu hal paling menyenangkan dari aktivitas traveling adalah bertemu dengan teman baru dengan berbagai latar belakang kehidupan yang berbeda. Secara tidak langsung, teman-teman baru itu bisa meningkatkan kadar kebahagiaan seseorang. Sebuah studi menemukan bahwa tiga hari setelah liburan, seorang traveler akan merasa lebih rileks, rasa cemas berkurang, dan punya mood yang lebih baik.

Traveling juga berpengaruh terhadap kualitas pikiran dan kreativitas lho! Banyak orang sudah membuktikan fakta yang satu ini.

Traveling bisa jadi cara jitu untuk mencari inspirasi via fullcirclefoods.com

Selain meningkatkan kinerja otak dan menyehatkan pikiran, traveling terbukti juga bisa meningkatkan kreativitas seseorang. Saat pergi menjelajah tempat baru, seseorang diharuskan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang didatangi. Dalam keadaan itu, traveler akan berpikir bagaimana cara berkomunikasi sekaligus bertahan hidup di tempat baru. Nah, di situlah kreativitas seseorang akan muncul.

Menurut penelitian, kesehatan jantung orang yang suka jalan-jalan lebih baik dibanding mereka yang lebih sering berdiam di rumah.

Kalo abis liburan bawaannya seneng terus via www.huffingtonpost.com

Bukan cuma meningkatkan kinerja otak, traveling juga bisa menyehatkan jantung lho. Sebuah penelitian dari Framingham Heart Study di Amerika menemukan fakta bahwa mereka yang memilih berdiam diri di rumah selama bertahun-tahun lebih rentan terkena serangan jantung dibanding orang-orang yang rutin liburan setiap tahun. Sebab, mereka yang sering pergi berlibur bisa dengan mudah melepaskan tekanan dalam hidupnya.

Traveling juga bisa membuat kekuatan fisikmu meningkat. Selain itu, kondisi badanmu akan semakin segar dan bugar.

Kebiasaan naik turun gunung bikin fisikmu makin kuat via www.lifehack.org

Saat traveling, kamu pergi keluar untuk mengeksplor suatu tempat, menjelajah hutan, mendaki gunung, menyelami lautan, atau sekadar bercanda santai di tepi pantai. Tanpa disadari, semua aktivitas itu membuat badanmu lebih aktif bergerak. Secara tidak langsung, pola nafasmu juga akan lebih teratur. Kamu juga bisa menghirup udara yang terbebas dari polusi untuk membuat badanmu semakin segar dan bugar.

Buat para jomblo, traveling juga menyehatkan mata lho! Yaiyalah, kamu kan bebas ngeliat gadis-gadis manis dalam perjalanan.

Siapa tau dia juga lagi cari pendamping hidup via www.huffingtonpost.com

Traveling juga bisa menyehatkan mata lho, khususnya buat para jomblo. Yaiyalah, kamu kan bisa melihat gadis-gadis manis dalam perjalanan. Satu hal lagi, karena kamu jomblo, kamu punya banyak pilihan untuk menentukan calon pendamping hidup. Siapa tau salah satu dari cewek-cewek manis yang kamu temui dalam perjalanan itu adalah jodohmu. Daripada lontang-lantung sendirian, mending jalan-jalan.

Jadi, udah jelas kan kalau traveling itu bukan sekadar aktivitas main-main aja. Kalau dilakukan sesuai waktu, kemampuan, dan kebutuhan, kamu pasti akan menemukan banyak manfaat dari kegiatan traveling. Kalau udah merasakan manfaatnya, jangan lupa ceritakan pengalamanmu di kolom komentar ya, teman-teman!