Kalau belum kena nasi, berarti ya belum makan!

– atas nama seluruh rakyat Indonsia.

Apapun yang telah kamu makan hingga kenyang, kalau bukan nasi, berarti kamu belum makan. Orang Indonesia, pasti akrab dengan istilah ini. Belum lagi, ada istilah yang menyatakan bahwa kalau nggak pedas, makan nggak akan berasa atau berasa ada yang kurang. Heeeem. Serba salah nggak sih?

Nggak ada yang salah kok. Tapi, nggak ada salahnya juga kalau kamu coba makanan pedas yang tersebar di seluruh Indonesia ini. Nah, Hipwee Travel akan berikan beberapa menu makanan pedas yang ada di negeri sejuta rempah ini. Yuk, food hunter!

Makanan pedas ini berasal dari ujung barat Indonesia. Kota Negeri Serambi Mekah ini punya Mi Aceh yang pedasnya boleh kamu uji loh.

Mi kuning tebal nan menggigit. :9 via loveaceh.com

Mi Aceh berbeda dengan berbagai mi lainnya. Dalam penyajiannya, mi berbentuk kuning tebal ini ditaburi dengan potongan daging sapi, kambing, irisan cumi, atau udang, lalu dibanjiri dengan kuah kari yang kental. Yang membuat Mi Aceh cukup pedas adalah lada yang diolah dengan bawang, kunyit, kapulaga, kayu manis, kemiri, dan jintan. Enaknya sih makan ini pas lagi hujan gitu sih. Oh, iya, Mi Aceh ini juga udah banyak kok dijual di berbagai daerah luar Aceh.

Gudeg memang makanan khas Jogja dengan rasa manis dan gurih. Tapi, cobalah gudeg yang nggak biasa ini; Gudeg Mercon.

Advertisement

Cobain nih, Gudeg Mercon! Boom! via bingkaipetualang.wordpress.com

Ketika kamu ke Jogja, warung makan gudeg tentu bukan hal sulit yang bisa kamu temui di sepanjang jalan. Nah, kalau tengah malam kamu pengin makan gudeg, dan kamu pecinta masakan pedas, cobalah untuk menjajal Gudeg Mercon ala Bu Tinah di Kranggan, Yogyakarta. Kamu akan mendapatkan sensasi makan gudeg yang anti mainstream!

Kalau bosan makan ceker dalam sup ayam, cobalah santap ceker dalam sepiring Ceker Setan. Pedas sih, tapi bikin ketagihan!

Ceker yang empuk dan mengeringatkan. via www.yukmasak.com

Ceker memang masih menjadi makanan favorit sebagian orang, apalagi yang suka makan di angkringan. Kadang juga ceker digunakan sebagai tambahan dalam sup ayam atau dibakar biasa. Nah, buat kamu yang pengin makan ceker dengan menu lain, bisa nih cobain ceker setan! Makanan dengan tingkat kepedasan yang nggak wajar ini bisa bikin tubuhmu kehilangan keringat beberapa persen setelah ‘mengganyang’ ceker setan ini. Ya, namanya juga setan! :p

Rujak Cingur, bukan sekadar rujak buah dengan rasa yang biasa. Pedasnya bumbu yang membanjiri isi rujak cingur, istimewa!

Mana cingurnya?? via travelblog.ticktab.com

Eits, jangan salah. Ini bukan rujak dengan aneka potongan-potongan buah dengan dibaluri sambal yang pedas. Buat arek Suroboyo, tentu nggak asing dong dengan makanan yang satu ini? Rujak Cingur khas Surabaya yang satu ini berbeda dengan rujak lainnya, karena rujak ini berisi aneka sayur, buah-buahan, dan lontong yang diguyur bumbu kacang dan petis. Rujak cingur harus dinikmati dengan rasa pedas.

Atas inisiatif yang cukup tinggi atas kerupuk, lahirlah makanan pedas ini. Seblak Bandung!

Aromanya itu loh! via berrykitchen.com

Ada yang menyebut bahwa Seblak ini berasal dari Bandung, ada pula yang bilang makanan pedas ini lahir dari Sumpiuh, Jawa Tengah. Entahlah mana yang benar. Yang jelas, lidahmu nggak akan berdusta dengan rasa yang diberikannya. Seblak terbuat dari kerupuk rebus yang diolah dengan bumbu bawang merah, bawang putih, garam, kencur, penyedap rasa, dan beberapa buah cabe rawit yang nggak sedikit.

Saat ini, sudah banyak orang yang berinovasi atas seblak. Sehingga kamu bisa memilih berbagai jenis seblak, seperti seblak macaroni, seblak ceker ayam, seblak mi basah, seblak  tulang, seblak bakso, seblak aci, seblak kwetiaw, dan sebagainya. Waw! Banyak banget variannya. Coba deh makan seblak di musim pengujan begini. Anget dan bikin kemringet!

Sebagai penunjang lezatnya Ayam Taliwang, Plecing Kangkung yang pedas ini bisa meningkatkan nafsu makanmu berlipat ganda loh!

Pedasnya nendang, Brok! via ensiklopediaindonesia.com

Ini bukan sembarang sayur kangkung. Biasanya kangkung dimasak dengan rasa manis, asin, gurih yang pas. Tapi, jangan salah dengan makanan yang satu ini. Plecing Kangkung asal Lombok ini memiliki rasa yang nggak biasa. Makanan ini biasanya disajikan bersamaan dengan Ayam Taliwang. Udah pada tau dong, ya, gimana nikmatnya makan Ayam Taliwang campur Plecing Kangkung ini? Pedasnya bumbu kangkung bercampur dengan gurih dan pulennya nasi Ayam Taliwang. Wuiih, bisa sampai dua kali nambah ini mah. :p

Masakan ini bakal bikin kamu teriak, “Sam, setaaaan!” Ya, inilah Mi Setan Malang dengan lima level kepedasan yang bisa kamu coba.

Satu lagi makanan pedas berbahan dasar mi. kali ini datangnya dari Jawa Timur, tepatnya Kota Malang. Mi Setan ini sebenarnya sama seperti Mi Aceh, cuma jenis minya aja yang beda. Mi Setan Malang ini memiliki lima tingkat kepedasan. Tingkat pertama, hanya bercabai 12 biji. Sementara tingkat kelima atau terpedas, memiliki 60 cabai dalam satu porsinya. Ya, kalau kamu ngaku dewanya masakan pedas, coba aja Mi Setan Malang level lima!

Ada lagi yang berasal dari Jogja. Buat kamu pecinta pedas, cobalah Oseng-oseng Mercon yang rasanya sangat menggugah selera!

Oseng-oseng mercon bisa bikin kurus! :p via agua-hotel.com

Wedew! Namanya aja udah cukup bikin gemetar. Iya, nggak sih? Tapi bukan berarti makanan ini berbahan dasar mercon loh, ya. Sebenarnya, makanan yang banyak ditemukan di Jogja ini berbahan dasar daging sapi dan tetelan yang dipotong kecil-kecil. Yang bikin hooot, perbandingan daging dengan cabai yang diolah adalah 5:2! Sanggup nggak tuh?

Pecel Ayam dan Nasi Bebek sih standar! Nih, Nasi Ayam Geprek, rasanya bener-bener kurang ajar! :p

Cabe ini bakal nyelip di gigimu! via www.telusurindonesia.com

Kalau pecel ayam dan nasi bebek masih kurang pedas, cobalah ayam geprek! Dijamin penasaranmu atas rasa pedasnya akan terbanyar tuntas. Di manapun berada, ayam geprek memang memiliki tinggkat kepedasan yang nggak wajar. Tapi uniknya, rasa pedas ini akan muncul bertahap. Semakin lama, akan semakin pedas. Coba, sok!

FYI nih, ya, Food Hunter, makanan pedas konon dapat mencegah pertumbuhan sel kanker, seperti dilansir dari dailymail.co.uk.

Capcaisin yang menjadi senyawa alami utama dalam cabai menjadi senjata alami dalam membunuh sel kanker. Para ilmuwan telah menemukan bahwa capcaisin mampu mengikat membran sel kanker yang kemudian akan melemahkan inti sel.

– Dr Ashok Mishra dan Dr Jitendriya Swain dari Indian Institute of Technology.

Ya, semoga saja penelitian mereka ini bisa dipercaya, ya, Gaes!

Nah, itulah beberapa masakan pedas di Indonesia yang bisa menggetarkan lidahmu, bahkan hingga bergoyang nggak karuan. Sebenarnya masih banyak variasi masakan pedas yang ada di negeri ini. Kalau kamu tahu, coba sebutkan salah satunya di kolom komentar. 🙂