Ndaki gunung mulu, ndaki pelaminan kapan?

Jalan sendiri mulu, jalan sama istri kapan?

Pertanyaan ngeselin seperti itu mungkin akan selalu ada sampai kamu benar-benar menikah. Pertanyaan sok kepo dan nggak enak kaya gitu memang bakalan ada di masyarakat kita. So, tenang dan kalem aja. Toh, kalian ini para bujang nan jomblo, punya satu kelebihan yang jarang dipunyai oleh mereka-mereka yang sudah terikat melalui cincin pernikahan. Apa itu? Kamu semua punya kesempatan yang jauh lebih besar buat jalan-jalan. Jangan diem aja, segera manfaatkan!

Hipwee Travel mempersembahkan artikel ini buat kamu semua. Yuk simak, 7 alasan mengapa kamu yang masih bujang harus puasin jalan-jalan.

Kebebasan mengelola waktu luang. Kamu yang sudah berkeluarga punya banyak tanggung jawab yang lebih prioritas untuk diselesaikan

bebas jalan-jalan via www.shutterstock.com

Waktu muda itu sering diidentikkan masa-masa paling indah dan seru. Masa di mana jati diri sedang dicari. Pengalaman sedang digali. Di masa ini seakan waktu paling bebas untuk mempersiapkan semuanya. Masa depan, karir maupun pernikahan kelak. Waktu luangmu jadi sebuah kesempatan bagimu untuk berjalan-jalan sepuasnya. Tak apa, toh uang bisa dicari, tapi quality time liburan tidak selamanya bisa kamu dapati.

Advertisement

Kelak, ketika sudah menyandang status ayah, waktu luangmu harus disisihkan untuk keluargamu tercinta. Istrimu dan anakmu butuh waktu lebih bersamamu. Nah, hal itu tentu harus kamu prioritaskan dibanding segalanya.

Bagi yang bujang terutama jomblo akut, kamu bisa jalan-jalan sama siapa aja. Mumpung masih belum ada yang punya

maen dulu mblo via www.shutterstock.com

Hei, Mblo! Mumpung kamu masih jomblo, manfaatin peluang ini untuk jalan sama siapa aja. Kamu bisa ikut open trip, backpackeran sama temen kamu, atau sama strangers yang tentunya belum kamu kenal sebelumnya. Kenapa hal tersebut harus kamu manfaatin? Ya karena kesempatanmu untuk membangun jaringan dan pergaulan yang luas bisa terbuka lebar dengan media pertemanan saat traveling. Kelak jaringanmu itu mungkin bisa jadi klien, atau bahkan mitra kerjamu. So, luaskanlah pergaulanmu dengan jalan-jalan.

Lebih tenang, karena pas jalan-jalan nggak ada anak istri yang bikin kepikiran

tenang… via www.sociotraveler.com

Traveling tapi masih kepikiran dengan kerjaan itu rasanya udah nggak enak. Apalagi kalau kepikiran sama belanja istri dan biaya susu anak yang lagi ditinggal jalan-jalan. Tentu rasanya jadi baper kan, mesti nggak enak. Pengen balik aja deh rasanya. Tapi berbeda Kalau kamu masih bujang, paling pikiranmu cuman mantan. Hahaha.

Inilah momen buatmu untuk memanjakan diri di masa-masa transisi antara pasca sekolah/kuliah dengan masa pernikahan kelak. So, nikmatilah!

liburan bareng teman via www.shutterstock.com

Masa muda kamu habiskan untuk belajar dan setelah lulus kemudian bekerja keras. Memang seperti itulah seharusnya anak muda menggunakan waktunya. Nah, kamu harus mengapresiasi dirimu sendiri biar hidupmu berkualitas. Salah satu cara memanjakan diri adalah dengan jalan-jalan sepuasnya. Asyik kan?

Lebih fleksibel, kamu bisa pergi kapanpun ada tiket promo! Hal yang sulit dilakukan kalau udah menikah nanti

tiket promo via www.shutterstock.com

Di masa-masa sekarang, ketika tiket pesawat murah, kamu nggak tau kapan ia tiba-tiba datang menghampiri hari-harimu yang sibuk. Tiket murah ke Nepal maupun Maladewa tentu tak datang setiap hari. Kesempatan penting itu bisa kamu ambil ketika pertimbanganmu tidak banyak. Sementara pertimbangan paling besar dalam menentukan hal seperti itu justru dari keluarga kita sendiri. Bener kan?

Low budget, kamu bisa traveling backpackeran bahkan ngegembel bareng teman. Kalau udah nikah biayanya lebih mahal karena sama pasangan

backpacker-an via www.shutterstock.com

Jaman muda sekali seumur hidup, lakukanlah trip backpackeran bareng temen kamu. Paksa dirimu backpacker dengan dana 1 juta dengan tujuan Malaysia-Thailand. Cobalah survive dan lihatlah banyak sekali hikmah perjalanan yang bakal kamu temukan. Toh, biaya yang kamu keluarkan cuma buat sendirian kan? Kalau kamu sudah punya pasangan, biaya yang kamu keluarkan bisa dua kali lipat. Eh, nggak mungkin juga kan ngajakin istrimu ngegembel? Tega?

Mumpung kamu masih bujang, kesempatan bertemu jodoh di tengah perjalanan terbuka lebar! Kamu bisa manfaatkan kesempatan

siapa tau dapet jodoh via www.shutterstock.com

Kita tak pernah tau di mana jodoh akan datang. Mungkin datang di Rinjani.

Manfaatin aja setiap kesempatan traveling yang melibatkan lawan jenis kamu. Toh, kamu kan jomblo, nggak ada alasan yang buatmu nggak berani PDKT. Apalagi momen traveling itu momen akrab yang bisa mendekatkan dua hati. Kalau kamu bisa dapat, bersyukurlah. Kalau belum dapat, perbanyak jalan-jalanmu ya.

Bujangan nggak selalu jadi obyek bully-an. Toh kalian yang paling tahu hidup kalian sendiri. Biarkan mereka bilang apa, kamu tinggal upload foto liburan aja. Selaw, kaya di pantai aja, Broh!