Kabar duka kembali datang dari Gunung Rinjani. Setelah bulan lalu digegerkan dengan munculnya foto pendaki alay yang memetik edelweiss sembarangan, kini ekosistem di Rinjani bertambah rusak setelah terjadi kebakaran pada hari Senin kemarin (21/8/2017). Kebakaran ini sendiri terjadi di pendakian jalur Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Jalur pendakian Sembalun ini memang termasuk jalur yang rawan kebakaran, terutama di musim kemarau. Namun, ternyata penyebab kebakaran ini bukanlah karena panasnya musim kemarau, melainkan gara-gara puntung rokok seorang pendaki. Astaga, cuma gara-gara puntung rokok, Gunung Rinjani pun terbakar hebat! Miris banget sih ini. Pendaki pemetik edelweiss baru saja selesai urusannya sekarang muncul pendaki merokok yang puntungnya membakar hutan.

Yuk deh, simak penjelasan resmi dari Taman Nasional Gunung Rinjani berikut ini.

Senin sore pukul 17.30 WITA ada laporan dari pendaki bahwa ada kebakaran di jalur pendakian Sembalun. Pihak Taman Nasional segera mengirim pemadam kebakaran ke sana

Rinjani terbakar via regional.kompas.com

Pada hari Senin tanggal 21 Agustus 2017 sekitar pukul 17.30 WITA, pihak Taman Nasional Gunung Rinjani mendapat laporan dari salah satu pengunjung via telepon bahwa telah terjadi kebakaran hutan disekitar jalur pendakian Sembalun. Lokasi kebakaran berada di Bukit Penyesalan di atas pos 3 Sembalun, Lombok Timur.

Advertisement

Mengetahui informasi tersebut, pihak TNGR menyiapkan regu pemadam kebakaran/MPA Resort Sembalun untuk melakukan pemadaman sebanyak 8 orang dibantu oleh tim satgas Rinjani bersih sebanyak 8 orang. Total personel yang melakukan pemadaman sebanyak 16 orang.

Api menjalar cepat membakar rumput kering dan juga hutan. Luas lahan yang terbakar mencapai 91 hektar!

Jalur yang tak jauh dari bukit penyesalan (ilustrasi) via scontent-sin6-1.cdninstagram.com

Bagi yang pernah mendaki Rinjani, tentu sangat hafal dengan Bukit Penyesalan. Bukit ini berundak-undak sebanyak 7 bukit dan menguras tenaga buat yang melintasinya. Vegetasi di sana terdiri dari hutan dengan vegetasi pohon cemara dan juga rerumputan kering serta bak bakan yang ludes terbakar api. Sampai dengan pukul 00.45 WITA, kondisi api belum bisa dipadamkan secara total dan dipersiapkan regu pemadam tambahan untuk melakukan pemadaman api.

Pada hari Selasa 22 Agustus 2017 pukul 10.40 WITA, akhirnya regu pemadam kebakaran berhasil memadamkan api secara total. Api berhasil dipadamkan sebelum mencapai Plawangan Sembalun (pos terakhir sebelum ke puncak) dan sebelum ke arah savana Sembalun. Sementara pengunjung dievakuasi untuk menjauhi lokasi kebakaran yang cukup luas ini. Semoga Rinjani segera pulih ya setelah kebakaran hebat ini.

Menurut informasi dari petugas, penyebab kebakaran diduga dari api puntung rokok pendaki. Duh, konyol banget sih beneran…

Peringatannya aja dicoret-coret via www.instagram.com

Berdasarkan informasi dari Karhut terkait penyebab kebakaran ini bukanlah karena faktor cuaca melainkan diduga dari kelalaian pengunjung. Diduga kuat kebakaran tersebut diakibatkan puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga akhirnya membakar hutan. Informasi dari akun Instagram @inforinjani mengonfirmasi bahwa pengunjung tersebut sudah diamankan oleh regu pemadam dan akan diserahkan ke Polsek Sembalun untuk diproses hukum. Perilaku semacam inilah yang bikin alam kita rusak. Padahal seharusnya kita semua yang harus menjaganya bukan? Mungkin beginilah yang bisa kita sebut, Ndeso!

Berikut video yang menggambarkan terbakarnya Gunung Rinjani kemarin malam

Semoga pelaku yang lalai hingga mengakibatkan Rinjani terbakar dapat dihukum setimpal dengan perbuatannya. Jangan sampai dia malah dijadikan duta kebakaran ya. Please, jangan terulang kejadian Edelweiss.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya