Musim hujan memang bikin mager. Tapi ini bukan alasan untuk mojok dan pasang wajah suram. Walau terjebak hujan dan banjir, mendingan kamu membayangkan pantai-pantai kece yang bisa kamu sambangi saat musim kemarau nanti. Gak perlu jauh-jauh mencari sampai Wakatobi ataupun Bali, Jawa Timur juga punya pantai-pantai yang seksi, kok!

Ya, sejumlah pantai kece di Jawa Timur layak kamu perhitungkan sebagai destinasi wisata kamu selanjutnya. Penasaran mana aja pantai paling seksi yang wajib kamu cumbui di provinsi ini? Yuk deh, ikut Hipwee ke sana.

1. Datangi Pantai Tanjung Papuma, Jember, di mana siluet Pulau Kodok tampak indah di kala senja.

Pantai Tanjung Papuma / Foto: F.Nanang Triana via www.flickr.com

Memang gak muluk-muluk kalau Pantai Pasir Putih Malikan (atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pantai Tanjung Papuma) ini kalau dibilang salah satu pantai paling indah di Jawa Timur. Pantai ini terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, yang jaraknya sekitar 45 km ke arah selatan Jember.

Untuk sampai kemari, kamu mesti melewati hutan Malikan milik Perhutani. Konon, hutan ini masih dihuni berbagai fauna seperti rusa, ayam hutan, dan berbagai jenis burung. Di pantai berpasir putih dan berkarang ini, kamu bisa melihat Pulau Kodok, sebuah pulau karang yang menjulang gagah tak jauh dari bibir pantai.

2. Sambangi ombak yang tenang di Pantai Paseban, Jember

Advertisement

Pantai Paseban via wisata.kompasiana.com

Menuju ke arah barat laut kota Jember, tepatnya di kecamatan Kencong ada pantai Paseban yang tak kalah elok. Pantai ini bisa kamu singgahi dengan menempuh 52 Km atau sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Jember. Ombaknya yang tenang pas banget buat kamu yang suka berenang. Pemandangan sunsetnya juga sanggup menyegarkan kembali pikiran yang lagi kalut.

3. Menjamah Batu Ular di Pantai Watu Ulo, Jember

Pantai Watu Ulo via lifeofrainlover.blogspot.com

Ada yang unik saat kamu datang ke Pantai Watu Ulo di desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember. Sebuah susunan batu karang tampak menjalar dari pantai ke laut, menyerupai tubuh ular. Ya, watu ulo dalam bahasa Jawa berarti “batu ular”. Menurut mitos, Watu Ulo adalah bagian dari tubuh ular raksasa bernama Nogo Rojo yang tercerai berai. Yah, terlepas dari percaya mitos atau enggak, pantai ini memang punya daya tariknya sendiri.

Pamor Pantai Watu Ulo sekarang kalah dari Pantai Papuma. Namun, pantai “ular” ini bisa kamu kunjungi sekalian dalam perjalanan menuju pantai yang lebih terkenal itu. Tarif retribusinya adalah Rp. 5000 per orang. tak peduli kamu naik mobil atau motor. Di pantai ini kamu juga bisa bertemu komunitas nelayan dan makan ikan bakar di warung-warung yang ada di sekitarnya.

4. Temukan Pantai Coro, destinasi cantik yang tersembunyi di balik barisan hutan jati

Pantai Coro

Tak jauh dari Pantai Popoh dan Pantai Sidem di Tulungagung, ada pantai cantik yang tersembunyi di balik pegunungan yang ditumbuhi hutan jati milik Perhutani. Meski dekat dengan pantai yang ramai, pantai Coro yang cantik ini belum banyak dijamah karena lokasinya yang tersembunyi.

Untuk sampai ke pantai yang terletak di Desa Gerbo, Kecamatan Besuki, Tulungagung ini, kamu mesti menyusuri jalan setapak yang membelah perkebunan dengan berjalan kaki selama 40 menit. Begitu sampai, kamu akan disuguhi dengan pemandangan indah pantai berpasir putih yang masih alami dan sepi.

5. Bermain ombak dengan papan selancar di Hawaii-nya Jatim: Pantai Plengkung di Banyuwangi

Pantai Plengkung via angkringbambu.blogspot.com

Bagi penggemar selancar, kamu wajib berkunjung ke Pantai Plengkung. Pantai Plengkung ini punya ombak terbesar kedua di dunia setelah Hawaii. Makanya, gak heran kalau pantai yang punya nama lain G-Land ini terkenal di kalangan surfer internasional. Selain ombak besar, pantai ini juga punya panorama yang keren untuk dinikmati. Pantaslah kalau Banyuwangi menjadikannya sebagai salah satu dari Segitiga Berlian — selain Kawah Ijen dengan api birunya dan Pantai Sukamade.

6. Sambangi juga sunyinya Teluk Ijo di Banyuwangi, yang gak kalah dari Maya Bay di Thailand

Selain punya “Hawaii”, Banyuwangi juga memiliki teluk ala Maya Bay yang terkenal di Thailand. Tempat itu bernama Teluk Hijau/Ijo alias Green Bay. Tentunya, butuh perjuangan untuk sampai ke pantai ini, yaitu dengan trekking selama 1 jam dari pantai Rajegwesi, atau naik perahu selama 15 menit menghadapi ombak besar yang bikin bajumu basah. Yang manapun, jerih payahmu akan terbayar dengan panorama Teluk Ijo yang menawan.

7. Mengantar tukik ke lautan lepas di Pantai Sukamade, Banyuwangi

Melepas tukik di Pantai Sukamade via zulfikaralex.com

Masih di Banyuwangi, ada Pantai Sukamade yang akan memberimu pengalaman tak biasa. Letaknya di Taman Nasional Meru Betiri, tepatnya di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tempat ini merupakan zona pemanfaatan intensif untuk pengamatan telur penyu dan pelepasan tukik. Saksikanlah tukik-tukik kecil ini berjuang kembali ke lautan lepas, meski terus-terusan terempas ombak.

8. Nikmati uniknya pemandangan Pulau Merah bersambut senja di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi

Pantai Pulau Merah via lukssudjiwo.wordpress.com

Satu lagi pantai seksi yang ada di Banyuwangi bernama Pantai Pulau Merah yang terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggrahan. Dinamakan demikian karena di bibir pantai, terdapat Pulau Merah, pulau karang setinggi 2oo meter yang ikonik. Saat senja, Pulau Merah tampak membentuk siluet indah yang berpadu dengan warna pasir pantai yang menjadi berwarna lembayung.

Selain menikmati panorama pantai yang eksotis, kamu juga bisa berselancar menaklukkan ombak yang bergulung menuju pantai. Ombaknya lumayan menantang lho!

9. Penasaran bagaimana alam memainkan musiknya? Sambangi Pantai Klayar yang terkenal dengan seruling lautnya.

Pantai Klayar via papanpelangi.co

Di Kecamatan Donorejo, Pacitan, ada sebuah pantai yang benar-benar unik; pantai ini memiliki seruling laut yang gak dimiliki pantai-pantai lainnya. Seruling laut ini berupa celah di sebuah batu karang besar yang menyemburkan air setiap kali ombak menghempas. Air laut menyembur ke atas dan menimbulkan bunyi serupa siulan. Gak cuma itu, kamu juga bisa menemukan karang raksasa yang mirip patung Sphinx di Mesir.

10. Pacitan juga memiliki Pantai Srau, salah satu pantai perawan paling seksi di Jatim

Pantai Srau via www.kameradroid.com

Pantai Srau yang masih alami dan tersembunyi ini terletak di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, sekitar 25 km dari Pacitan. Di tempat ini, kamu gak cuma menikmati satu, melainkan tiga keindahan sekaligus di satu kawasan. Ada pantai berpasir putih yang halus namun berombak lumayan besar, ada pantai yang dikelilingi jajaran batu karang sehingga kamu aman berenang, dan yang terakhir adalah pantai dengan hamparan karang dengan pemandangan menarik untuk berfoto.

11. Panorama pantai dan air terjun menyatu harmonis di Pantai Pelang, Trenggalek.

Pemandangan Pantai Pelang yang terdapat di desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, ini sekilas memang tampak biasa; pantai berpasir berwarna hitam yang dikelilingi tebing dengan ombak yang cukup besar. Tapi, panorama air terjun yang berada di bibir pantai membuatnya istimewa. Tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan, rasanya segar banget main air di sini. Gak hanya itu, ada juga lokasi penangkaran penyu yang tak jauh dari situ.

12. Jamahi keindahan Tanah Lot-nya Jatim di Pantai Balekambang, Malang

Pantai Balekambang / Foto: Heru Rishardana via www.flickr.com

Dengan pemandangan sebuah pura di atas pulau karang, orang mungkin mengira tempat ini adalah Tanah Lot Bali. Bukan, kok. Pemandangan ala Tanah Lot ini ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepatnya di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur. Bibir pantainya yang berpasir putih membentang sepanjang dua kilometer dengan panorama yang indah menjadikan kawasan ini salah satu pantai favorit di Kabupaten Malang.

13. Pantai Gua Cina di Malang tak cuma elok, tapi juga cocok dijadikan latar foto prewedding-mu

Pantai Gua Cina / Foto: Luki Hermanto via lukihermanto.com

Foto prewedding dengan latar pantai memang gak pernah basi. Kalau kamu ingin mengabadikan momenmu ke dalam karya fotografi yang mumpuni, Pantai Gua Cina di Desa Sitirejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, ini bisa jadi latar yang cocok. Pantai yang masih sepi dan alami ini belum banyak dijamah manusia. Selain itu, pemandangan sunrise dari sini juga cantik, lho.

Nah, sambil menanti berakhirnya musim hujan, mulai aja bikin rencana liburan ke pantai dari sekarang. Pantai favorit kamu belum masuk ke lis ini? Tambahin di kolom komentar, dong, biar pembaca lainnya tahu!