Biota laut memang menjadi magnet tersendiri bagi para traveler yang gemar bewisata bahari. Jangankan mereka, orang biasa pun nggak sedikit yang suka dengan pemandangan yang ada di bawah laut. Keunikan ekosistem bawah laut memang jarang bisa kita temui sehari-hari, karena kehidupan kita yang jauh dari pantai dan pesisir laut. Maka dari itu, tujuan pertama traveler ketika menemui pantai dan laut adalah snorkeling dan diving. Ntap!

Berbicara mengenai biota laut, sebenarnya kamu tahu nggak sih, makhluk apa aja yang mendiami daerah itu? Sembari kamu snorkeling atau diving, kamu bisa loh belajar tentang para spesies yang hanya ada di kedalaman tertentu di bawah laut itu. Seperti apa bentuknya? Berikut Hipwee Travel rangkumkan untukmu, pecinta wisata bahari!

Ikan pemancing yang ada di film Finding Nemo, ternyata beneran ada loh! Inilah, Angler Fish.

Angler Fish. via www.bbc.co.uk

Ikan ini mulai terkenal sejak rilisnya film Finding Nemo pada dekade 2003. Ternyata ikan yang bertubuh nggak proporsional (kepala besar dan lebar, tapi badan kecil) ini mendiami Samudera Arktik, Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan Laut Mediterania di kedalaman hingga 2000 meter. Disebut ikan pemancing karena dia memiliki semacam organ bercahaya yang menggantung di atas mulutnya yang berguna untuk memancing mangsanya.

Cumi-cumi Vampir, spesies langka yang mulai susah ditemui. Inilah fosil hidup dari filum Moluska.

Fosil hidup! via www.biolbull.org

Advertisement

Hewan ini disebut cumi-cumi vampir karena tubuh dan matanya yang menyala, serta tentakelnya yang berselaput seperti jubah. Hewan yang tersisa dari ordonya ini merupakan spesies langka yang bertubuh mungil. Panjang tubuhnya hanya 15 cm, itu pun sudah maksimal.

Kepiting laba-laba raksasa yang setiap musim semi diburu. Populasinya mulai menurun!

Gede bener! via dosug.md

Jangan kira ini kepiting seukuran kepalan tanganmu dan bisa kamu makan dengan mudah! Kepiting laba-laba yang bernama latin Macrocheira kaempferi ini memiliki panjang tubuh hingga 3,8 meter dan berat hingga 19 kilogram. Konon, binatang ini tinggal di kedalaman 600 meter, namun ketika musim semi, dia naik sampai 50 meter di bawah laut. Nah, dalam beberapa tahun belakangan, populasi kepiting laba-laba ini terdata telah mengalami penurunan yang cukup drastis. Padahal umurnya bisa mencapai ratusan tahun loh! Jadi, apa penyebab populasinya yang menurun? Manusia! 🙁

Pernah lihat kutu segede kucing betina yang lagi hamil? Coba deh diving hingga 6000 meter di bawah laut!

Gede bener! via endlessocean.wikia.com

Kutu Laut bernama latin Bathynomus giganteus ini bisa bertumbuh hingga 40 cm lebih, seukuran dengan kucing dewasa! Kutu ini hanya bisa kamu temui di kedalaman 6000 meter di Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan lautan India. Dia memang merupakan spesies dari genus Bathynomus yang tinggal di tempat gelap dan dingin di bawah laut.

Predator bawah laut yang sangat mengerikan. Hiu Berjumbai yang memiliki ekor seperti jubah yang menjuntai.

Hiu yang baru ditemukan pada tahun 2007-an di lautan Jepang ini hanya bisa kamu temui di Samudera Pasifik dan Atlantik dengan kedalaman lebih dari 2000 meter. Yang unik dari hiu ini adalah cara dia memakan mangsanya, yakni hanya dengan cara mematahkan atau membengkokkan tubuh mangsanya, lalu ditelan tanpa dikunyah. Waduh, ngeri juga, ya.

Buat kamu yang nggak percaya legenda naga, coba deh diving hingga kedalaman 1000 meter di bawah laut. Nih, Naga Hitam Pasifik!

Buat kamu yang nggak percaya legenda naga, cobalah untuk mempercayainya. Sebab di kedalaman 1000 meter di bawah laut, terdapat populasi Naga Hitam Pasifik yang sangat rapuh kehidupannya. Ketika habitatnya mulai tercemar, maka kehidupannya pun ikut terancam. Spesies bernama latin Idiacanthus antrostomus ini memiliki kemampuan untuk meredam cahaya dari binatang lain yang telah ditelannya.

Mungkin Blobfish ini pantas untuk mendapatkan julukan sebagai binatang bermuka aneh. Lihat saja bentuknya. :p

Idungnya, ya ampun~ via gallery.ru

Ikan bernama latin Psychrolutes marcidus ini mungkin akan memenangi penghargaan sebagai ikan buruk rupa, lantaran bentuk wajah dan tubuhnya yang unik. Bertubuh nggak lebih seperti air, ikan ini selalu mengambang ke sana ke mari di laut tanpa mengeluarkan energi yang berarti. Badannya lebih lunak daripada agar-agar! Kamu dapat menemuinya di kedalaman laut 600 hingga 1200 meter di bawah laut Australia bagian tenggara, Tasmania, dan Selandia Baru.

Dari semua binatang bawah laut yang unik ini, mana yang pernah dan pengin kamu temui, Gaes? Ingat, ya, hati-hatilah kalau kamu snorkeling dan diving untuk menemui mereka. Sebab kita nggak pernah tahu kapan bahaya akan menjemput kita. Safety snorkeling and diving, ya!