Tak dirasa, kini kamu sudah di ambang pernikahan. Calon sudah ada, restu sudah didapat dan jalan menuju pelaminan terbuka lebar. Selamat ya. Sekarang kegalauan kamu adalah seputar bagaimana menyiapkan pernikahan dan resepsi sebaik-baiknya. Tak terkecuali menyoal juru rias di pernikahan kamu nanti. Kamu pastinya ingin agar bagian yang krusial menciptakan penampilanmu menjadi bak dewa dan dewi di hari nan penting ini berlangsung sempurna dan flawless.

Namun tak jarang banyak calon pengantin yang kebingungan memilih juru rias atau MUA yang sesuai. Kebanyakan mereka mendapatkan informasi dari teman atau keluarga secara mulut ke mulut. Padahal belum tentu cocok juga kan? Agar kamu semakin teliti, Hipwee Wedding sajikan untukmu tips bagaimana memilih MUA yang tepat untuk pernikahanmu. Simak yuk.

1. Tema riasan tentunya harus sebanding dengan tema pernikahanmu. Jadi, sudah tentukan tema? Tradisional atau modern? Atau malah syar’i modern?

Kalau ingin tema seperti ini ya jangan pake dukun manten paes via uk.pinterest.com

Menentukan tema pernikahan secara nggak langsung juga menyeleksi bakal seperti apa MUA yang kamu pakai jasanya. Jika kamu menginginkan tema Jawa tradisional, ya minta tolonglah ke MUA dukun manten, jangan MUA bridal. Sesuaikan dengan pengalaman masing-masing MUA ya. Jangan sampai salah pilih.

2. Sebisa mungkin carilah MUA yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi resepsi. Repot akibat transportasi adalah hal yang sebaiknya dihindari

Kalau Bu Tienuk dekat rumah sih aku mau via alienco.net

Advertisement

Poin penting selanjutnya adalah memilih MUA yang lokasinya tidak jauh dari tempat resepsi. Kalau memang tidak perlu cari dari luar kota, ya nggak usah sampai segitunya. Ingat, biaya transport dan akomodasi MUA itu kamu yang tanggung lho. Akan lebih hemat jika tak perlu membelikan tiket perjalanan untuk MUA dan timnya. Pastinya yang akan bekerja nggak cuma MUA saja, tapi juga ada asisten-asisten yang perlu kamu perhatikan juga ‘kan?

3. Manfaatkan sosial media seperti Instagram, FB, dan sebagainya untuk berburu MUA yang punya portofolio baik

semua bisa dijangkau dengan ketikkan tangan saja via www.telegraph.co.uk

Menggunakan sosial media telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Kamu yang kesehariannya terlalu sibuk dan tidak sempat keluar rumah tentu sah-sah saja mencari informasi melalui media yang satu ini. Kamu bisa memanfaatkan portal wedding di kotamu, Instagram, FB atau dari hashtag yang bisa kamu jangkau. Saat ini hampir semua bisa dilakukan dengan internet kok.

4. Bertanya ke teman atau keluarga yang pernah menggunakan jasa MUA pernikahan pun tak kalah penting, setidaknya mereka pernah merasakan sapuan kuasnya

tanya ke teman yang pernah menikah via www.theonion.com

Mencari informasi MUA dari teman yang sudah pernah berpengalaman menikah juga menjadi hal yang penting lho. Justru jasa mereka akan berarti ketika saran-saran dari mereka kamu terima. Nggak jarang kamu akan menerima bejibun informasi menyoal “jangan pakai MUA X karena riasannya gampang luntur”, “pakai Mbak Y saja, orangnya mau nerima request dan nggak kolot”. Siapa tau malahan ketika kamu mendapatkan informasi dari teman malah jadi dapat diskon dari si MUA kan?

5. Setelah mendapatkan yang kira-kira cocok, temui calon MUA dan tanyakan produk apa saja yang dipakai. Apakah cocok dengan kulitmu?

produk si MUA itu apa saja sih? via www.tora.photography

Nah, setelah sekiranya kamu punya beberapa pilihan MUA, hubungi mereka dan jangan lupa tanyakan produk apa yang mereka pakai. Ini penting karena dengan tau produk apa saja yang dipakai, kamu bisa meminimalisir terjadi salah pakai produk karena tidak cocok. Kalau memang produknya aman dan cocok, ya lanjut saja. Tapi kalau tidak, sebaiknya jangan dipaksa dan berpindah ke MUA lain. Iya, sesimpel itu kok.

6. Sah-sah saja kalau kamu meminta diskon atau paket riasan. Siapa tahu jadi lebih murah setelah digabung dengan paket prewedding, misalnya

tanyakan apa ada diskon via groupon.co.id

Adakalanya kamu ingin menyingkat proses dandan dengan menyatukannya dengan paket prewedding agar lebih hemat. Tanyakanlah hal ini ke calon MUA, apakah mereka bersedia satu paket dengan prewedding. Siapa tau kamu malah bisa dapat potongan harga. Kan lumayan.

7. Sesuaikan bujetmu adalah hal yang sangat penting. Jika bujetmu adalah nikah di rumah, tak perlu pakai MUA yang pernah ngerias anak presiden kan?

perias anak presiden via www.voaindonesia.com

Ada enam kemungkinan kamu bisa memakai jasa MUA pernikahan anak presiden:

  1. Kamu anaknya presiden (atau anaknya MUA)
  2. Kamu nikah sama anaknya presiden (atau sama anaknya MUA)
  3. Kamu tetangganya presiden (atau tetangganya MUA)
  4. Kamu keluarganya presiden (atau keluarganya MUA)
  5. Kamu teman dekatnya presiden (atau teman dekatnya MUA)
  6. Kamu punya bujet yang ‘sesuai’ (atau sesuai dengan maunya MUA)

Nah kalau kamu bukan salah satu di antaranya, kita rasa belum perlu untuk ngotot memakai jasa MUA presiden. Sesuaikan dengan situasi dan kondisi resepsimu. Kalau bisanya membayar MUA rumahan atau tingkat kecamatan, ya nggak perlu menggunakan jasa MUA internasional juga, kali.

8. Berkaitan dengan dana, tentukan di awal siapa saja yang akan dirias. Kamu? Ibu? Mertua? Among tamu? Buku tamu? Catat semuanya

siapa saja yang mau dirias nih? via kurakurapanda.blogspot.co.id

Untuk manajemen waktu si MUA sendiri, kamu jangan lupa mencatat siapa saja dari keluarga atau tamu yang akan dirias. Misalnya kamu, mertua, ibu kamu, bridesmaid, among tamu, buku tamu dan sebagainya. Ini nantinya pengaruh ke kesiapan si MUA membawa tim dan asisten. Nggak lucu kan, kalau semua orang ini ditangani oleh satu orang MUA saja?

9. Tanyakan ke calon MUA, jasa apa saja yang akan kamu dapatkan? Apakah juga jasa rias midodareni? Apakah mendapat panduan upacara adat?

apa saja yang didapatkan dari MUA? via mielhoneydew.blogspot.co.id

Ini adalah hal yang perlu ditanyakan ke MUA. Setelah deal dengan harga tertentu, bagaimana jasa yang didapatkan? Apakah termasuk touch up, rias midodareni, dipandu adat dsb. Komunikasi di awal adalah hal yang penting agar tak menyesal di kemudian hari. Iya ‘kan?

10. Daripada bete di akhir, sebaiknya sampaikan request riasan sejak awal. Misalnya “nggak mau cukur alis”, “nggak mau terlalu menor”

riasan seperti apa yang kamu inginkan, sampaikan saja via gethashtags.com

Sampaikan request khusus di awal misal “nggak mau cukur alis”, “nggak mau menor-menor” dsb. Agar periasmu juga tau batasan dan bisa memenuhi permintaan atau berkompromi secara profesional. Jangan sampai ada miss komunikasi yang terjadi di hari H. Lebih baik tuntaskan di awal agar kamunya nyaman.

11. Juga dicek kondisi aksesori yang dipakai untuk merias. Apakah jarum dan hiasan masih dalam kondisi baik dan tidak karatan? Pastikan kamu minta yang terbaik

benda-benda seperti ini nggak boleh yang karatan lho via www.tokopedia.com

Mengecek aksesori yang dipakai oleh si MUA juga merupakan hal penting. Item-item kecil seperti jarum, cuntuk mentul, sanggul, dan barang-barang lain harus dipastikan dalam kondisi yang terbaik. Juga dicek aksesori yang dipakai untuk merias (apa ada yang bocel, sudah karatan, dsb). Pastikan minta yang terbaik agar penampilanmu sempurna nantinya.

12. Ketika sudah deal, lakukan test makeup sebelum hari H untuk mengetahui kecocokan produk dengan kulitmu dan memantapkan pilihan

agar tidak seperti ini via makeup.vidalondon.net

Lakukan test makeup beberapa minggu sebelum hari H untuk mengetahui kecocokan kulitmu dengan makeup. Lakukan uji ketahanan selama beberapa jam sesuai dengan durasi resepsimu. Hal ini penting juga untuk semakin memantapkan pilihanmu dengan MUA andalan.

Nah, itulah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memilih perias di hari spesialmu. Intinya, jangan sampai di hari H justru penampilanmu jadi jelek karena memilih MUA yang salah. Selamat mencari.