“Serius gitu doang nikahannya? Kok nggak seribet prosesi pernikahan kita, ya?”

Pertanyaan tersebut akan muncul ketika kamu melihat prosesi pernikahan di film-film Hollywood. Sangat jauh berbeda dengan prosesi pernikahan di negara kita yang cenderung ribet dan bikin pusing. Bahkan ngaku saja, kamu pasti sempat berpikir untuk nantinya menggunakan prosesi pernikahan a la barat saja agar tak ribet mengurus semuanya. Selain terlihat lebih simpel, pernikahan a la barat juga tak kalah cantik kok.

Kegalauan pun terjadi ketika kamu sebenarnya tetap punya keinginan untuk menggunakan prosesi adat pernikahan Indonesia. Iya, memang segala persiapannya membutuhkan tenaga dan dana yang sedikit lebih banyak. Namun hasilnya pasti terkenang dan istimewa. Nah, agar kamu nggak bingung lagi, Hipwee sudah mempersiapkan bahan pertimbangan buatmu, nih. 😀

Dimulai dari prosesi lamaran, di Indonesia lamaran berlangsung begitu sakral. Sementara lamaran di barat kesannya romantis dan mengharukan

Gini aja~ via www.pinterest.com

Indonesia mempunya tradisi lamaran yang sangat khas dan berbeda dengan negara barat. Ketika di negara barat lamaran dimulai dengan tanya ‘will you marry me?‘ saja, di Indonesia lamaran saja sudah harus berlangsung dengan sakral dan khidmat. Memang sih lamaran di luar negeri terkesan lebih sederhana dan tidak bertele-tele, namun mereka tetap tak melupakan kreatifitas dalam prosesnya.

Advertisement

Lamaran di sini ada prosesinya~ via eliskartikaa.blogspot.com

Lihat saja berbagai video dan foto yang tersebar di Internet, lamaran di barat dijamin pasti menimbulkan kesan romantis dan mengharukan. Hal ini tak akan kamu temukan di lamaran di Indonesia. Iya sih terkesan sangat kaku, namun lamaran di negara kita adalah momen sakral dimana kedua keluarga bertemu.

Campur tangan orangtua terlihat jelas pada persiapan pernikahan adat kita. Di barat, yang mengurus kebanyakan adalah mempelainya

Peran orangtua jelas kentara via www.panoramio.com

Mengurusi pernikahan memang di mana-mana selalu ribet dan susah. Namun untuk mengurusi pernikahan di Indonesia, campur tangan orangtua akan selalu kamu temukan di dalam setiap konsep yang dirancang oleh mempelainya. Mulai dari pemilihan gedung, catering hingga busana dan riasan, semuanya pasti ada campur tangan orangtua. Niatnya baik kok. Agar kamu tak terlalu ribet mengurusi semuanya berdua saja. Hal itu adalah bentuk cinta mereka pada kalian selaku buah hatinya.

Yang ngurus semuanya ya kedua mempelai~ via thebridesroomfw.com

Sementara mengatur pernikahan di barat cenderung memusingkan kepala mempelainya. Mereka berdua lah yang harus memilih dan menyiapkan semuanya. Mulai dari gedung hingga busana, mereka lah yang menyewanya. Ribet memang. Namun dari situ mereka bisa belajar untuk menghadapi kehidupan pernikahan. Selain itu, tanpa adanya campur tangan orangtua artinya mereka lebih bebas menentukan segalanya berdua.

Pernikahan di Indonesia adalah bentuk perayaan, tamu undangannya seluruh kenalan. Pernikahan di barat lebih sakral karena tamunya hanya saudara dan teman dekat

Kamu bahkan nggak kenal siapa aja yang datang~ via tetalim.wordpress.com

Pernikahan di Indonesia masih menggunakan sistem yang konservatif. Hal ini bisa dilihat dari tamu undangan yang hadir pada pesta pernikahannya. Saking banyaknya, bahkan sampai-sampai sang mempelai sendiri pun tak kenal siapa saja yang hadir di pernikahan mereka. Kebanyakan tamu tersebut berasal dari kenalan-kenalan orangtua. Bagi budaya kita, setiap kenalan orangtua harus hadir pada perayaan pernikahan sebagai bentuk penghormatan.

Yang datang orang-orang terdekat via the-andantino-duo.tumblr.com

Berbeda dengan pernikahan yang digelar oleh orang-orang barat. Tak perlu banyak tamu, cukup keluarga terdekat dan sahabat saja yang ada dalam list tamu undangan. Tujuannya jelas, agar semua bisa menikmati pesta tanpa ada canggung antara tamu undangan.

Rias pengantin di adat lokal kita memang ribet dan membutuhkan banyak dana, tapi hasilnya berkesan dan penuh makna. Sementara di barat riasnya jauh lebih sederhana, tapi nggak kalah ngena

Riasnya ribet~ via aldoakira.blogspot.com

Sebagai anak muda yang sudah pernah menghadiri pesta pernikahan, kamu tentu sudah pernah melihat bagaimana rias pengantin di negara kita. Iya, tata rias pengantin di Indonsia memang terlihat jauh lebih ribet, menor dan menghabiskan banyak dana dari pada tata rias pengantin di luar. Namun di balik itu, ada kesan kesiapan dan keseriusan dalam tata rias yang serba mewah itu.

Biasa aja kan makeup-nya via www.berrymanorinn.com

Hal itu berbeda jauh dengan konsep tata rias pengantin di barat. Mereka tak pernah menggunakan riasan yang berlebihan, baik untuk mempelai wanita maupun prianya. Bagi mereka, pernikahan itu urusan kehidupan berdua, riasan dan makeup yang digunakan mah sederhana saja.

Persiapan lama dengan hiasan begitu mencolok a la adat lokal jelas berbeda dengan busana menikah di barat yang bertema hitam-putih formal

Tuh kan sederhana~ via www.marthastewartweddings.com

Lihatlah betapa santai dan elegan busana pernikahan yang sering dikenakan oleh orang-orang barat dalam prosesi pernikahan mereka. Iya sih, kesannya memang tak ada yang istimewa dan begitu-begitu saja, namun mengenakan gaun berwarna putih yang cantik dan elegan akan membuat wanita manapun merasa istimewa. Pun demikian dengan jas berwarna gelap yang dikenakan mempelai pria pasti membuat kesan prosesi pernikahan mereka berkesan formal namun elegan penuh makna.

Jauh lebih “Wah”! via honeybrides.com

Berbeda jauh dengan pakaian pernikahan a la adat lokal kita. Berbagai corak warna digunakan dalam busana adat lokal yang Indonesia punya. Mulai dari hitam hingga emas ada! Kesan ‘megah’ yang ditimbulkan dari busana adat tersebut pasti akan membuat hari bahagiamu dikenang untuk selamanya.

Prosesi menikah adat lokal memang cenderung lebih ribet namun sangat sakral dan istimewa, jelas berbeda dengan prosesi menikah di barat yang berpusat pada ucapan janji setia

Banyak prosesnya via www.fearlessphotographers.com

Harus diakui bahwa untuk prosesi pernikahan, adat pernikahan di Indonesia memang ribetnya nggak karuan. Ada tata cara dan aturan yang harus ditaati dengan sangat teliti agar pernikahan tersebut berlangsung dengan sempurna. Ribet memang, namun di balik semua keribetan itu ada kesan sakral yang ditinggalkan. Toh ini momen sekali seumur hidup, tentu kamu ingin agar momen ini terus dikenang, dong.

Berbeda jauh dengan adat lokal kita yang ribet tersebut, prosesi pernikahan di barat bisa dibilang jauh lebih sederhana. Aturan yang harus ditaati pun tak banyak. Hanya sekadar persiapan dan aturan bagaimana tata cara mempelai wanita berjalan menuju tempat mempelai pria berdiri dan kemudian mengucap janji suci. Nggak ribet, ‘kan?

Nah, gimana? Coba deh bandingkan sendiri. Masing-masing memiliki plus dan minus sendiri. Model mana pun yang kamu pilih nanti, semoga pernikahanmu nanti berjalan lancar dan dikaruniai dengan kebahagiaan ya. 😀