Widi Adawiah Verified Very Good Hipwee Kontributor

Menulis dengan hati, semoga mewakili, meskipun tidak semua pengalaman pribadi.
widiadawiah.blogspot.com
Urut berdasarkan

Terima Kasih Ayah, Karenamu Aku Bisa Dewasa dan Sekuat Ini

Ayah, aku sama sekali tidak membencimu. Dari anakmu yang teramat merindukanmu, semoga sehat selalu, semoga kita lekas bertemu.

Dari Aku yang Menurutmu Membosankan. Jika Kamu Ingin Pergi, Silakan~

Semoga kamu tak perlu disadarkan oleh sebuah kehilangan dan penyesalan. Sejauh ini aku masih kuat menerima semua keadaan 🙂

Izinkan Aku Merenung dan Tampak Lemah Kali Ini, Saat Cobaan Datang Silih Berganti

Bukankah keterpurukan itu manusiawi?! Meskipun itu tak boleh diratapi berlebih, apalagi hingga berhari-hari.

Dear Kamu, Maafkan Aku Yang Terlalu Yakin Terlahir sebagai Tulang Rusukmu

Tidak ada pertemuan yang mengharapkan perpisahan, namun sejatinya dua hal itu memang selalu berdampingan.

Untukmu yang Sedang Mengalami Segala Susah dan Duka, Jangan Pernah Lupa untuk Bahagia ya!

Apapun masalahmu saat ini, berhentilah meratapinya 🙂

Kamu Tidak Gila, Hanya Saja Sedang Tidak Bersahabat Dengan Dunia

Jika tidak bisa memberi solusi setidaknya jangan menghakimi

Kamu Tidak Gila, Hanya Saja Sedang Tidak Bersahabat Dengan Dunia

Jika tidak bisa memberi solusi setidaknya jangan menghakimi

Teruntuk Kamu yang Jiwanya Sedang Lelah, Berhentilah Mengeluh Biar Dirimu Tak lemah

Berhenti mengeluh, dan jemput bahagiamu dengan rasa syukur.

Untukmu yang Tak Memilihku, Semoga Pilihanmu Lebih Mampu Menjadi yang Kamu Mau

Kita hanya sebatas kisah, semoga ini menjadi pelajaran yang indah. Selamat menempuh hidup baru.

#ManusiaBolehBerencana; Kita yang Berusaha, Tuhan yang Menentukan dan Netizen yang Berkomentar

Namanya juga manusia, kita yang berencana dan berusaha, tuhan yang menentukan dan netizen yang berkomentar.