Artikel ini adalah hasil kerja sama antara kampanye Aksi Nasional Tinju Tinja UNICEF dengan Hipwee.Yuk, lakukan sesuatu untuk negerimu!

Sebagai anak muda Indonesia, kita tentu nggak bisa tinggal diam membiarkan Indonesia terserang ancaman besar. Apalagi kalau ancamannya datang dan menyerang diam-diam. Sekilas sih memang terlihat sederhana. Tapi jika dibiarkan begitu saja, ancaman ini benar-benar berbahaya buat kita.

Mau tahu apa ancamannya dan bagaimana kamu bisa membantu menghalaunya? UNICEF bersama Hipwee akan mengungkapkannya di sini buat kamu.

Tahukah kamu kalau Indonesia adalah negara dengan jumlah pelaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tertinggi kedua di dunia?

BABS Indonesia tertinggi kedua di dunia via www.tinjutinja.com

Pencapaian yang satu ini memang tidak terdengar menyenangkan. Walau teknologi makin maju dan berbagai kemudahan sudah tersedia, masih ada aja yang melakukan kebiasaan ini.

Sungai, parit, bahkan ruang publik terbuka lainnya jadi tempat yang tidak semestinya demi menyalurkan hasrat paling alami sebagai manusia.

Kamu heran kenapa masih ada 51 juta orang Indonesia yang melakukan ini? Alasannya beragam. Mulai dari masalah kemiskinan, kurangnya lahan, sampai masih rendahnya kesadaran akan bahaya kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan.

Kalau nggak ditanggulangi dengan baik, dampak kebiasaan ini berbahaya banget buat anak-anak Indonesia!

Kalau nggak ditanggulangi kebiasaan ini berbahaya banget buat anak Indonesia via www.tinjutinja.com

Ancaman BABS ini nyata. Setiap jam, ada 15 sampai 22 anak di Indonesia yang meninggal akibat diare dan pneumonia yang sangat bisa dihindari dengan perilaku bersih dan sanitasi yang baik (sumber: Levels & Trends in Child Mortality – Laporan 2014. Perkiraan dikembangkan oleh Inter-agency Group for Child Mortality Estimation PBB).

Kasus diare pada anak memang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian bila tidak diatasi dengan baik. 88% kematian akibat diare memiliki hubungan yang kuat dengan fasilitas air dan sanitasi yang tidak layak. (Sumber: Fewtrell L, Prüss-Üstün A, Bos R, Gore F, Bartram 2007. Water, sanitation and hygiene: quantifying the health impact at national and local levels in countries with incomplete water supply and sanitation coverage).

Tercemarnya air minum karena perilaku Buang Air Besar Sembarangan juga bisa menyebabkan kelainan pertumbuhan pada anak. Anak bisa tumbuh pendek atau lebih dikenal dengan kasus stunting.

Seandainya kebiasaan BABS bisa dikurangi, maka jumlah penderita diare, pneumonia, dan stunting ini juga bisa menurun dengan signifikan.

Kamu bisa melakukan sesuatu buat menjauhkan Indonesia dari bencana. Gabung bareng Aksi Nasional Tinju Tinja sekarang!

Demi membantu Indonesia terbebas dari ancaman BABS, kamu bisa melakukan langkah-langkah mudah ini bareng UNICEF:

1. Yakinkan diri untuk mengerahkan kemampuan demi melawan BABS. Langsung aja klik di sini dan post komitmenmu di media sosialmu, biar gak lupa!

Post komitmen di media sosial, biar nggak lupa via www.tinjutinja.com

Kalau udah merasa bahwa isu ini layak diketahui banyak orang, kamu juga perlu berkomitmen dan mengabarkannya pada dunia. Gimana caranya? Kamu bisa masuk ke tinjutinja.com dan mengabarkan komitmenmu lewat Facebook dan Twitter. Biar temen-temenmu tahu kalau kamu care sama isu ini.

2. Biar pengetahuanmu bertambah dan orang lain jadi makin peduli, baca dan sebarkan info soal BABS di media sosialmu.

Sebarkan info ini lewat sosial media via www.tinjutinja.com

Perjuangan tentu kurang kuat hasilnya kalau hanya dilakukan sendiri. Karena itu, kamu perlu jadi corong yang menyuarakan pentingnya isu BABS ke teman-temanmu.

Setelah join di tinjutinja.com, kamu akan dapat banyak referensi dan fakta soal bahaya kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan. Share fakta-faktanya ke media sosial biar makin banyak teman yang tahu, langsung aja klik di sini.

3. Berikan kontribusimu untuk Indonesia dengan karyamu sendiri, kayak mereka niiiih

Di tinjutinja.com, kamu juga bisa membagikan hasil karyamu sendiri soal BABS. Ungkapkan ide, dukungan, ataupun pesan mengenai isu BABS yang ingin kamu sampaikan ke saudara kita di daerahmu atau di bagian Indonesia manapun, dengan media kreasi yang paling pas untukmu. Kamu bisa upload video, foto, dan berbagai hasil karyamu lainnya. Mau bikin poster? Bisaaa. Bikin lagu? Okeee! Mau gambar komik, atau nulis puisi? Yuk! Langsung aja klik di sini dan lihat caranya.

4. Ajak teman-teman untuk ikutan juga! Buktikan pada dunia kalau anak muda Indonesia bisa melawan BABS sama-sama

Sudah mengabarkan komitmen, share fakta, dan memberikan karya? Sekarang saatnya kamu ajak teman-temanmu buat mengikuti jejak yang sama!

Gimana? Turut serta demi menjauhkan Indonesia dari bencana sebenarnya nggak sesulit yang dikira kan? Yakin gak mau segera ikut serta? Yuk, segera gabung sama UNICEF di Aksi Nasional Tinju Tinja dan berikan sesuatu buat Indonesia.