10 Fakta Tentang Kawasan ‘Cincin Api’ yang Katanya Semakin Aktif. Orang Indonesia Wajib Tahu

Menurut para ahli, gempa bumi yang terjadi secara berturut-turut memang merupakan peristiwa yang berhubungan. Aktivitas tektonik gempa dan meletusnya gunung berapi itu disinyalir menjadi pertanda bahwa ‘ring of fire‘ atau kawasan ‘cincin api’ semakin aktif.

Advertisement

Sebagian besar dari kamu mungkin udah pernah dengar istilah ini meskipun nggak terlalu yakin apa artinya. Tapi penting banget lho bagi orang Indonesia seperti kita buat tahu seluk-beluk kawasan ‘cincin api’. Kenapa? Karena Indonesia adalah satu dari sedikit negara di dunia yang sepenuhnya terletak di dalam kawasan ‘cincin api’. Yuk pelajari fakta-fakta ‘ring of fire‘ bareng Hipwee News & Feature!

1. ‘Ring of fire‘ merupakan sebutan kawasan yang dipenuhi gunung berapi dan aktivitas seismik seperti gempa bumi di sepanjang Samudera Pasifik

Indonesia adalah salah satu negara yang terletak sepenuhnya di dalam kawasan rentan bencana ini via breakingnews.co.id

2. Uniknya kawasan seluas 40.000 km ini membentuk bundaran memutar bagian selatan hingga utara bumi, makanya disebut cincin api

Disebut cincin api karena penuh gunung berapi dan aktivitas seismik via commons.wikimedia.org

Advertisement

3. Karena terdiri dari pertemuan berbagai lempeng tektonik yang terus aktif bergerak, sebagaimana dilansir dari National Geographic sekitar 90% gempa bumi di dunia terjadi di kawasan ini

Situs-situs gempa yang terjadi di sepanjang ‘ring of fire‘ via www.nationalgeographic.org

4. Sebanyak 81% gempa-gempa terbesar yang pernah terjadi di muka bumi ini tercatat di kawasan ini. Sebagai ‘penghuninya’, kita memang sudah sepatutnya terus siaga

Gempa bermagnitudo 9,1 di Tohoku Jepang adalah gempa terhebat selama 50 tahun

5. Selain pusat aktivitas gempa, tempat ini juga ‘rumah’ bagi 75% gunung berapi di dunia

Gunung-gunung berapi aktif berjejer sepanjang kawasan ‘cincin api’ via www.nationalgeographic.org

6. Lebih tepatnya ada 452 gunung api yang terbentang sepanjang kawasan yang juga disebut sebagai ‘circum Pacific-belt‘ ini

Advertisement

Rangkaian bencana di kawasan cincin api membuat orang khawatir akan adanya bencana susulan via indianexpress.com

7. Baru-baru ini terjadi gempa terjadi di Lebak, Aceh, dan di Alaska. Meski ketiganya bukan gempa hebat, tapi perlu diwaspadai

Pusat gempa yang terjadi di Alaska, juga diprediksi ada hubungannya dengan gempa di Indonesia via www.cbsnews.com

8. Selain gempa, erupsi juga terjadi di banyak titik. Mulai dari Gunung Agung, gunung Mayon di Filipina, hingga perfektur Gunma di Jepang

Erupsi gunung agung di Indonesia bahkan sudah dimulai sejak November 2017 via www.merdeka.com

9. Serangkaian bencana ini diduga sebagai tanda aktifnya cincin api. Namun ahli mengatakan kalau cincin api sebenarnya selalu aktif, dan masih terlalu dini menyimpulkan adanya bencana susulan

Emily Brodsky seorang profesor dari University of California Santa Cruz mengatakan kalau gempa bumi dan erupsi vulkanik memang terkait namun masih dalam kondisi normal via earthsky.org

10. Saat ini ahli geologi sedang berusaha mempelajari bagaimana pergerakan lempeng di kawasan cincin api. Tujuannya agar jutaan manusia bisa diselamatkan dan dievakuasi sebelum datangnya bencana

Setidaknya dengan adanya rangkaian bencana ini, para ilmuwan bisa menggunakannya sebagai objek penelitian dan mencegah bencana yang tak terduga via www.newsweek.com

Sebagai negara yang seluruh kawasannya termasuk dalam cincin api, kewaspadaan dan pengetahuan soal penanggulangan bencana memang sangat diperlukan. Minimal kamu tahu apa yang akan kamu lakukan di situasi darurat. Sekarang kamu sudah mengetahui bahwa negara kita merupakan kawasan yang sangat subur dan punya pemandangan pegunungan yang sangat indah. Namun, karena terletak di lempeng pasifik juga menjadikan Indonesia sebagai negara yang rawan bencana.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

CLOSE