Korea Utara Mengikuti Olimpiade di Pyeongchang 2018

Olimpiade musim dingin resmi digelar di Pyeongchang, Korea Selatan. Olimpiade yang jadi ajang unjuk gigi negara-negara di dunia ini, disambut meriah dengan penuh suka cita. Nggak terkecuali oleh negara ekstra tertutup Korea Utara. Negara yang selalu mengisolasi dirinya ini juga nyatanya nggak mau kalah dan mengirimkan delegasi atletnya untuk bertanding lho. Alhasil keikutsertaan Korea Utara kali ini jadi sorotan banyak media. Mulai dari bersatunya tim Korea Utara dan Korea Selatan dalam beberapa cabang olah raga, hingga kedatangan tim cheerleader khusus dari Korea Utara.

Potret para atlet Korea Utara di Pyeongchang memang sangat menarik disimak. Disamping banyak ingin menyaksikan langsung penduduk dari negara yang paling tertutup di dunia ini, banyak juga pertanyaan-pertanyaan menggelitik tetapi bikin penasaran seperti; apakah para atlet Korea Utara nggak ada yang berusaha kabur ya? Nggak heran negara dengan sistem pemerintahan yang super ketat ini beberapa warganya pernah ada yang melarikan diri dan menceritakan suramnya kehidupan di sana. Yuk simak potret mereka dalam gelaran Olimpiade Musim Dingin 2018 yang dirangkum oleh Hipwee News & Feature berikut!

Banyak yang nggak mengira negara yang dipimpin Kim Jong Un ini bakalan ikut olimpiade. Padahal sebenarnya Korea Utara memang memiliki sejarah panjang menghadiri berbagai olimpiade

Meski tertutup tapi rajin ikut olimpiade. Ini kontingen Korea Utara di Olimpiade Musim Panas Rio de Janeiro 2016 via www.robotbutt.com

Keikutsertaan Korut pada Olimpiade dimulai di tahun 1912 meski sebagai bagian dari Jepang yang kala itu menguasai kawasan Korea. Beberapa kali mereka bahkan sempat absen dan diboikot

Korut lebih banyak tercatat aktif pada Olimpiade Musim Panas via en.wikipedia.org

Ajang Olimpiade Musim Dingin 2018 ini bikin Kim Jong Un mau ‘bersatu’ dengan Korea Selatan. Tim Korut dan Korsel jadi satu kontingen di beberapa cabang olahraga

Potret langka. Tim cabang olahraga hoki gabungan Korea Utara dan Korea Selatan via www.thestar.com

Hanya dalam olahraga Korea Utara dan Korea Selatan bisa bersatu. Mereka pun punya bendera khusus untuk kontingen mereka

Bendera persatuan Korea yang digambarkan dengan pulau daratan Korea berwarna biru muda via nymag.com

Meski jarang banget bawa pulang mendali emas dalam Olimpiade Musim Dingin, tapi partisipasi Korut nggak setengah hati. Kim Jong Un bahkan mengirimkan adiknya buat ikut pembukaan Olimpiade

Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un (kanan) bersebelahan dengan Presiden Korsel Moon Jae via www.rte.ie

Untuk menyambut bersatunya Korea, anggota SNSD Seohyun juga sempat menggelar konser dan berduet dengan penyanyi asal Korut lho

Seohyun dan Samjiyon Orkestra dari Korea Utara via www.koreaherald.com

Nggak tanggung-tanggung puluhan pemandu sorak asal Korea Utara juga turut memeriahkan gelaran ini. Mereka terus memberikan semangat untuk tim

Sebanyak 200 anggota pemandu sorak Korut tiba di Pyeongchang untuk memeriahkan suasana via www.thisisinsider.com

Anggota pemandu sora Korea Utara ini diseleksi dengan sangat ketat lho. Hanya gadis yang nggak punya hasrat untuk kabur dari Korea Utara yang dipilih

Konon para oemandu sorak ini nggak pernah gagal dalam penampilannya via www.vox.com

Sejak 2002, Korea Utara sudah mengirimkan tim pemandu soraknya ke olimpiade. Anggota paling terkenal adalah Ri Sol Ju yang saat ini jadi istri Kim Jong Un

Potret istri Kim Jong Un, Ri Sol Ju yang jadi pemandu sorak pada 2005 via english.cri.cn

Meskipun selalu jadi highlight acara, sayangnya berhembus berbagai kabar menyedihkan soal tim cheerleader. Bahkan pada tahun 2005, 21 anggota pemandu sorak dikabarkan dikirim ke penjara atas tuduhan menyebarluaskan apa yang mereka lihat selama gelaran Omlipiade

Pada Olimpiade Musim Dingin 2018, para pemandu sorak mengenakan topeng wajah Kim Il Sung muda via www.news.com.au

Meski begitu, Olimpiade Musim Dingin yang hanya empat tahun sekali ini dimanfaatkan para atlet Korut dan Korsel untuk saling kenal dan reuni. Nggak jarang banyak beredar foto selfie mereka

Foto bersama atlet Korea Utara dan Korea Selatan dalam helatan Olimpiade Musim Panas 2016 via www.nbcolympics.com

Advertisement

Kita nggak akan pernah tahu apa yang terjadi dibalik tembok perbatasan Korea Utara dengan dunia luar. Tentu saja atlet dan tim kontingen dari Korea Utara termasuk pemandu soraknya adalah mereka yang dipilih secara ketat oleh negara dan mereka hampir nggak punya keinginan untuk kabur. Dilansir dari ABC, alasan mengapa atlet Korea Utara tidak pernah melarikan diri karena kehidupan mereka di Korut sangat nyaman, jauh dari kemiskinan, dan punya relasi kedekatan dengan keluarga penguasa. Jika ada atlet yang kabur maka hal ini akan berimbas pada nasib keluarganya yang mungkin akan langsung diberi hukuman oleh yang berwenang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya