Seakan tidak cukup dengan hanya cuaca panasnya yang mencapai 40 derajat celsius kemarin, Jepang kembali dilanda dua bencana besar dalam waktu yang sangat berdekatan. Awal minggu ini, Negeri Sakura dilanda angin topan Jebi yang sangat destruktif. Angin topan ini tercatat sebagai topan terkuat selama 25 tahun terakhir. Banyak bangunan rusak, jembatan besar hampir putus, dan seluruh isi kota jadi berantakan karena bencana ini. Dari laporan, setidaknya 7 orang meninggal dan 200 luka-luka akibat topan Jebi.

Angin topan Jebi baru saja berlalu, bencana lain sudah datang menghampiri. Hari ini (6/9), Jepang dilanda gempa bumi berkekuatan 6,7 SR yang berujung pada longsor. Kota-kota yang belum pulih, harus mengalami kerusakan kembali, bahkan lebih parah. Kali ini Hipwee News & Feature sudah merangkum 12 potret cuaca ekstrem di Jepang yang terjadi belakangan ini. Mari kita simak bersama-sama.

1. Awal Juli lalu, mimpi buruk warga Jepang dimulai dengan banjir besar dan longsor yang menimpa bagian barat daya Jepang. Sebanyak 57 orang meninggal dan 22 dinyatakan hilang

Banjir yang melanda Jepang awal Juli lalu via www.bbc.com

2. Ratusan rumah di 8 kota termasuk Kyoto dan Hiroshima, dinyatakan rusak parah. Tidak sedikit juga fasilitas umum yang lumpuh karena hancur

Jalanan di hiroshima rusak karena banjir bandang via edition.cnn.com

3. Masih di bulan yang sama, tepatnya di akhir Juli, cuaca ekstrem kembali melanda Jepang. Kali ini masyarakat dibuat tidak nyaman dengan suhu panas yang mencapai 40 derajat celsius

Suhu panas melanda Jepang via news.abs-cbn.com

4. Tidak sedikit orang yang sampai meregang nyawa saking panasnya cuaca. Diketahui mereka meninggal karena stroke, dehidrasi, atau migrain

Meski kelihatannya “cuma” cuaca panas, tapi suhu ekstrem kemarin sampai memakan korban lho via mainichi.jp

5. Memasuki bulan baru, September, sayangnya dewi fortuna masih belum berpihak pada Jepang, pasalnya mereka kembali dilanda angin topan mematikan!

6. Tidak hanya angin besar aja, katanya topan Jebi ini juga disertai hujan lebat tak berkesudahan. Atap-atap bangunan roboh, mobil-mobil berhamburan, jembatan pun juga ikut rusak

Gelombang tinggi karena angin topan Jebi via www.dw.com

7. Pakar cuaca Jepang menyebut Jebi sebagai angin topan terdahsyat dalam 25 tahun terakhir. Pada 1993 lalu, topan ini meninggalkan 48 korban meninggal ataupun hilang

Sebuah jembatan rusak karena dihantam kapal besar via strangesounds.org

8. Kansai International Airport di Osaka lumpuh sementara karena landasannya terendam banjir. Penerbangan dari dan ke sana jadi banyak yang dibatalkan

Kondisi bandara di Osaka via abcnews.go.com

9. Pemerintah setempat sudah meminta masyarakat untuk waspada akan kemungkinan bencana susulan seperti tanah longsor, gelombang tinggi hingga kilat dan tornado, terutama di daerah-daerah yang terkena dampak

Mobil-mobil berhamburan, tertiup angin topan Jebi via abcnews.go.com

10. Dan benar saja, baru hari ini (6/9), gempa berkekuatan 6,7 skala richter melanda bagian utara Pulau Hokkaido. Gempa ini memicu tanah longsor yang menimbun banyak rumah di kaki bukit

Gempa yang memicu tanah longsor via www.seattlepi.com

11. Pemerintah setempat menyebut, puluhan orang terluka dan sekitar 20 orang dilaporkan hilang di sekitar Atsuma, dekat pusat gempa. Kurang lebih 3 juta rumah juga kehilangan sumber listrik

Banyak rumah jadi mati listrik via edition.cnn.com

12. Tempat-tempat penampungan dan evakuasi telah didirikan di banyak kota sekitar wilayah terdampak. Perdana Menteri Shinzo Abe juga sudah menerjunkan helikopter-helikopter penyelamat yang siap mengangkut orang ke tempat aman

Beberapa orang di lokasi penampungan sementara via edition.cnn.com

Advertisement

Bahkan bagi negara yang terhitung ‘sangat siap’ menghadapi bencana seperti Jepang, pastinya datangnya bencana bertubi-tubi ini jadi ujian tersendiri. Dari proses evakuasi sampai pemulihan, kini sedang berlangsung dengan cukup terkoordinasi di berbagai daerah yang terpengaruh. Sifat warganya yang sangat patuh terhadap peraturan juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas upaya penanganan bencana. Tapi ya tetap saja yang namanya bencana alam, siapapun yang mengalami pasti akan merasa terguncang dan mengalami trauma. Semoga saja rentetan bencana di Jepang ini akan segera berakhir ya guys. Kita doakan aja!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya