5 Fakta Tentang Gigi Geraham Paling Belakang. Si Bungsu yang Baru Numbuh Saat Usiamu Sudah 20-an

Fakta tentang gigi bungsu

Ingat nggak dulu waktu masih anak-anak, kamu sering bermasalah dengan gigi? Mulai dari numbuh gigi, gigi goyang, sampai gigi yang keropos karena (katanya) kebanyakan makan permen. Setelah dewasa, setelah gigimu tumbuh dengan sempurna, kamu berharap nggak berurusan lagi dengan gigi numbuh ataupun gigi goyang. Eits, jangan salah. Masih ada si bungsu, yang sedang menunggu waktu untuk numbuh di usia 20-anmu.

Pasti kamu sudah tahu kalau kebanyakan orang bilang numbuhnya si bungsu ini selalu disertai rasa sakit luar biasa. Ada juga yang bilang kalau si bungsu udah numbuh, berarti kamu beneran udah dewasa. Emang iya? Terus kenapa sih numbuhnya si bungsu ini selalu disertai rasa sakit? Hipwee akan kupas informasinya untuk kamu semua. Yuk, cek~

1. Gigi geraham yang tumbuh paling akhir ini sering disebut wisdom teeth. Gigi kebijaksanaan?

gigi bungsu via www.123rf.com

Masih ingat dengan struktur gigi manusia dewasa? Ada gigi seri, gigi taring, gigi premolar, dan gigi molar alias gigi geraham. Meski sekilas terlihat sudah penuh saat bercermin, gigimu belum lengkap sebelum ada si geraham bungsu, alias gigi molar ketiga yang biasanya numbuh saat kamu berusia 17-25 tahun. Itu juga yang membuat gigi ini dikenal dengan sebutan wisdom teeth, bukan karena giginya bisa berpikir dengan bijaksana, melainkan karena gigi ini numbuhnya “telat” yaitu saat kamu sudah meninggalkan masa pertumbuhan dan sudah jauh lebih dewasa.

2. Numbuhnya si geraham bungsu ini jadi alasan banyak orang dewasa mendatangi dokter gigi. Ada yang sampai merasa sakit luar biasa karenanya

numbuhnya salah posisi via www.123rf.com

“Gigi bungsumu belum numbuh? Duh, tungguin aja deh. Sakitnya putus cinta mah lewat.”

Karena numbuhnya belakangan, gigi bungsu sering “nggak kebagian tempat”. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan rahang sudah selesai. Bisa juga karena gigi bungsu terlalu besar sementara ruang yang tersisa hanya sedikit. Karena hal ini, gigi bungsu sering numbuh dengan jalur yang salah. Entah menabrak gigi di sebelahnya ataupun terjebak di antara gusi dengan rahang. Inilah yang kemudian menimbulkan masalah gangguan gigi tumbuh (impaksi), dan rasa sakit.

3. Nggak hanya rentan berlubang dan infeksi, gigi bungsu ini juga mengancam gigi-gigi sekitarnya lho

membahayakan gigi sekitarnya via www.123rf.com

Karena letaknya paling ujung dan sering terjepit di antara gusi dan tulang rahang, gigi bungsu jadi sulit dijangkau dengan sikat gigi. Sisa makanan yang tertinggal membuat gigi bungsu rawan berbagai gangguan seperti berlubang, keropos, karang gigi, dan lain sebagainya. Itu belum semua, gigi bungsu yang numbuhnya “suka-suka” alias miring berpotensi mengganggu gigi sekitarnya, menimbulkan rasa nyeri, dan membuat gigi di sebelahnya itu juga rentan berlubang.

4. Gigi bungsu yang numbuh miring menimbulkan banyak masalah. Karena itu sebagian besar gigi bungsu berakhir di meja operasi

akhirnya dicabut via www.123rf.com

Gigi bungsu yang tumbuh miring ini jika dibiarkan, kedepannya bisa menimbulkan banyak masalah lain. Mulai dari peradangan jaringan di sekitar gigi geraham yang tumbuh sebagian (perikoronitis), karies gigi yang menyebabkan infeksi akar gigi, hingga peradangan jaringan dan tulang yang menyokong gigi (periodontitis). Mungkin kamu akan Pada tahap lanjut, gangguan pada gigi bungsu ini bisa menimbulkan berbagai penyakit komplikasi hingga kista lo. Karena itu, ketika terjadi impaksi, dokter akan menyarankan agar gigi bungsu dicabut dengan operasi agar tidak menimbulkan lebih banyak masalah.

5. Oh ya, selain gigi bungsu, ada satu lagi nyeri gigi yang sering dialami usia 20-an. Ngilunya nggak kalah mengganggu lo

gigi sensitif via www.cramerbonddentistry.com

Pernahkah kamu merasakan gigi luar biasa ngilu saat makan atau minum? Rasa ngilunya begitu menyiksa rasanya sampai ke otak. Inilah yang disebut dengan gigi sensitif, ngilu yang terjadi saat kamu makan atau minum yang panas atau dingin. Masalah gigi sensitif ini umum dialami oleh 2 dari 5 orang berusia 18-35 tahun lo. Penyebabnya adalah erosi enamel atau terkikisnya lapisan terluar gigi atau penurunan gusi sehingga membuat lapisan dentin terpapar.

Tapi kamu tak perlu khawatir. Untuk mengatasi gigi sensitif tak perlu operasi seperti gigi bungsu. Kamu bisa mulai menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dengan memakai Sensodyne Rapid Relief yang bisa #RedakanNgiluCepat. Pasta gigi Sensodyne Rapid Relief ini sudah teruji secara klinis mampu mengatasi ngilu pada gigi sensitif sejak pemakaian pertama. Dengan Sensodyne Rapif Relief yang mampu mengatasi ngilu dengan cepat, nggak perlu lagi was-was saat mau mengonsumsi makanan dan minuman dingin ataupun panas. Gas terus pokoknya~

Persoalan gigi ini sering banget diabaikan. Padahal dampaknya bisa banyak banget. Bukan cuma mengganggu karena nyeri dan ngilunya, tapi bisa mempengaruhi kesehatan organ tubuh yang lain juga. Untuk kamu yang mengalami masalah gigi bungsu, segera temui dokter ya untuk konsultasi lebih lanjut. Sementara kamu yang bermasalah dengan gigi sensitif, bisa langsung memakai Sensodyne Rapid Relief untuk mengatasinya.

Katanya sakit gigi jauh lebih nyiksa ketimbang sakit hati. Setuju nggak?

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.