Di zaman modern ini teknologi dan manusia tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling terikat, manusia bergantung pada teknologi, pengembangan teknologi sudah tentu dilakukan oleh manusia. Laptop dan ponsel, dua barang ini lekat sekali dengan kita yang mana semua pekerjaan dapat dilakukan di kedua perangkat ini. Karena saking eratnya kedua perangkat ini seperti kebutuhan hidup sehari-hari, ya, seperti makan dan minum.

Tapi, di balik kemudahan yang ditawarkan teknologi ada bahaya yang harus kita waspadai seperti sinar radiasi yang nggak baik untuk kesehatan mata. Akhirnya penglihatan menjadi terganggu seperti mata minus bahkah kebutaan. Lalu kebiasaan buruk seperti apa sih yang menyebabkan kerusakan pada mata. Di kesempatan baik ini Hipwee News & Feature sudah merangkumnya untuk kita bahas satu per satu.

1. Kini, penyebab kerusakan mata yang utama adalah gaya hidup. Banyak banget orang yang sekarang ‘mantengin’ laptop atau komputer maupun ponsel seharian penuh

Gaya hidup tidak sehat via Gaya%20hidup%20yang%20tidak%20sehat

Advertisement

Tuntutan pekerjaan dan tugas kuliah yang menumpuk membuat kita lebih sering berinteraksi dengan perangkat komputer maupun ponsel. Saking butuhnya bahkan kita sering lupa diri hingga nggak sadar bahwa mata kita sudah lelah seharian menatap layar komputer hingga akhirnya mata ini jadi cepat lelah. Durasi pengggunaan kedua perangkat ini jika dilakukan dengan berlebihan akan menjadi akar permasalahan kesehatan mata.

Seperti dilansir dari Bausch, akibat terlalu sering menatap layar komputer atau ponsel kita akan mengalami computer vision syndrome. Sindrom ini bisa terjadi bagi mereka yang sangat ketergantungan terhadap perangkat komputer maupun ponsel, bila puasa menggunakan perangkat tersebut kita bakalan dilanda keresahan. Nah, jika kebiasaan ini terus berlanjut kamu akan mengalami mata kering, mata pegal, serta leher dan pundak akan sakit. Yang paling bahaya kamu akan mengalami pandangan kabur.

2. Terlalu sering beraktivitas di dalam ruangan sama saja nggak memberi asupan nutrisi bagi mata. Mata juga butuh istirahat

Mata kurang istirahat via www.grid.id

Minimnya cahaya serta terlalu lama duduk depan komputer membuat mata menjadi cepat lelah. Makin bertambah usia secara otomatis kinerja mata bakalan menurun. Ditambah lagi era digital yang membuatmu makin malas bergerak, pergi ke dapur saja ogah. Hal ini sangat mempengaruhi kesehatan mata. Ada baiknya sih kamu pergi ke luar ruangan sejenak memandangi pepohonan agar mata tak cepat lelah dan kembali fresh.

3. Radiasi yang dihasilkan layar laptop maupun ponsel sangat buruk pengaruhnya ke mata

Bahaya radiasi komputer dan ponsel bagi mata via www.vebma.com

Advertisement

Nggak bisa dipungkiri bahwa kebiasaan main ponsel sebelum tidur sudah menjadi gaya hidup masa kini. Sedikit-dikit cek notifikasi di sosial media, dikit-dikit chat dengan si dia. Tahu nggak sih bahwa cahaya biru yang dihasilkan dari lanyar ponsel akan masuk ke otak dan meningkatkan produksi melatonin dari otak. Melatonin ini membuat kamu jadi sulit itur dan dampaknya akan merusak metabolisme tubuh.

Itu dampak bagi tubuh, ya, belum lagi dampak bagi khususnya mata. Sinar biru dari radiasi layar ponsel dapat menyebabkan kerusakan retina. Dilansir dari Liputan 6 rusaknya retina akibat sinar biru radiasi membuat degenerasi makula yang mana sentral penglihatan ada di sini. Artinya kemungkinan mengalami kebutaan akibat main ponsel sebelum tidur sangat besar. Sebaiknya atur jarak aman mata terhadap layar piranti minimal banget yaitu 30 cm. Langsung dipraktekin lho guys!

4. Faktor genetika emang nggak bisa dihindari juga. Paling nggak sih untuk mengurangi durasi penggunaan dua piranti tersebut

Faktor genetik juga memengaruhi kesehatan mata via www.alodokter.com

Genetika ternyata memiliki andil besar mempengaruhi pada kondisi mata keturunannya. Sumbu bola mata orang tua biasanya lebih panjang dari ukuran normal.

“Umumnya pada minus tinggi terdapat kontribusi faktor genetik, namun tidak sepenuhnya karena kebiasaan atau pekerjaan juga berperan. Juga ada faktor-faktor lain yang tidak sepenuhnya diketahui,” jelas dr Gitalisa Andayani SpM, spesialis mata RS Cipto Mangunkusumo Kirana, lansiran Detik Health.

Penggunaan kacamata akibat kerusakan mata di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk desa. Hal ini disebabkan tuntutan dan gaya hidup yang nggak bisa lepas dari piranti. Jelas saja orang kota jarang terkena sinar matahari.

5. Mencegah lebih baik daripada mengobati itu bukan sekedar kalimat basa-basi dunia kesehatan. Memang sudah seharusnya kita mensyukuri apa yang ada di diri kita

Kurang asupan sehat untuk mata via tipkecantikan.com

Kita bisa kok untuk menghindari gangguan penglihtan dengan merubah pola hidup sehat seperti jangan terlalu sering berada di depan layar komputer mauupun ponsel. Mengatur intensitas cahaya kompuuter maupun ponsel agar nggak terlalu tajam pagi penglihatan. Dan, yang pasti jika mata sudah lelah sebaiknya untuk menyegerakan istirahat. Bisa juga dengan mencegahnya yaitu dengan rajin konsumsi jus wortel yang sangat memiliki sumber vitamin A yang baik bagi kesehatan mata

Jadi, gimana guys? Masih betah berlama-lama di depan layar komputer dan ponsel. Kamu sudah siap untuk mengalami gangguan penglihatan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya