Sedari dulu, cerita-cerita soal ayam cemani memang menyimpan banyak misteri. Sekujur tubuhnya yang berwarna hitam legam punya aura yang menyeramkan. Wajar jika banyak orang yang menganggap ayam yang satu ini punya hubungan dengan hal-hal yang berbau mistis.

Asal kamu tahu ya, bisnis budidaya ayam cemani ternyata punya potensi yang sangat menguntungkan. Dilansir dari Kompas, seorang peternak ayam cemani bahkan bisa memperoleh omset US$200 atau sekitar Rp2,6 juta untuk satu ekor ayam dewasa! Gila nggak tuh?! Nah buat kamu yang penasaran soal ayam yang satu ini, nih Hipwee News & Feature bakal kasi informasinya…

1. Seluruh bagian tubuh ayam cemani ini berwarna hitam. Kecuali darah sama telurnya doang…

Faktanya, warna bulu hingga daging ayam cemani memang hitam legam. Hal itu adalah akibat dari bermutasinya gen ‘endothelian-3‘ (EDN-3). Gen ini membuat lapisan sel epidermis di seluruh bagian tubuh ayam Cemani menghasilkan pigmen hitam yang dominan. Menurut penelitian, ayam Cemani memproduksi EDN-3 dengan jumlah 10 kali dari ayam pada umumnya. Jadi tahu ‘kan kenapa warnanya bisa hitam legam begitu.

Kalau kata orang telur dan darahnya juga berwarna hitam. Hal tersebut sebenarnya cuma mitos doang. Darah dan telur ayam Cemani warnanya normal kok selayaknya hewan lain pada umumnya.

2. Ayam hitam legam yang satu ini sudah terkenal sejak zaman Majapahit dulu. Ini nih legendanya…

Menurut sejarah, ayam Cemani sejatinya sudah terkenal sejak zaman dulu kala. Legendanya sih bermula dari seorang petapa yang bernama Ki Ageng Mangkuhan diklaim merupakan pemilik pertama ayam Cemani ini. Menurut cerita, ayam milik Ki Ageng ini punya paruh yang warnanya putih. Nah karena keberhasilan ayam ini mengobati sakit seorang anak pejabat, akhirnya ayam tersebut dikawinkan dengan sesama ayam berwarna hitam lainnya. Namun, anak ayam yang dihasilkannya justru jadi punya berwarna hitam legam dan paruh yang berwarna hitam juga.

Advertisement

Akhirnya, ayam tersebut diberi nama Cemani. Kata tersebut diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya hitam legam.

3. Harga Cemani nggak kira-kira karena langkanya ayam jenis ini. Harga seekor ayam dewasa pernah mencapai puluhan juta Rupiah!

Berdasarkan data BackyardChickenCoops, jumlah ayam cemani di seluruh bumi hanya sekitar 3500 ekor saja. Karena jumlahnya yang sangat sedikit inilah, ayam Cemani tergolong ayam langka yang diburu banyak orang. Budidaya ayam ini pun cuma ada di Indonesia dan segelintir negara lain saja. Harga satu telurnya saja bisa mencapai Rp80-100 ribu. Wajar sih harganya segitu kalau harga satu ekor ayam dewasanya saja bisa sampai puluhan juta.

4. Konon katanya ayam yang satu ini bisa memberi rezeki dan keberuntungan. Makanya ayam ini jadi buruan

Kamu sudah tahu ‘kan kisah ayam hitam milik Ki Ageng Mangkuhan tadi? Nah dari cerita awalnya yang mampu menyembuhkan penyakit inilah, mitos soal ayam Cemani yang memberi rezeki dan keberuntungan bermula. Ditambah lagi ayam Cemani yang memang merupakan peliharaan orang-orang kaya dan terpandang sejak zaman Majapahit dulu. Hal tersebut semakin membuat yakin bahwa ayam Cemani emang membawa keberuntungan!

5. Menurut legenda, ada 3 jenis ayam Cemani yang punya kekuatan supranatural. Nih jenis-jenisnya…

Meskipun keliatannya cuma asal hitam gitu aja, ternyata ayam Cemani ini ada beberapa jenis. Menurut legenda, ada 3 jenis yang konon katanya punya kekuatan mistis. 3 jenis itu adalah cemani Widitra, Warastratama, dan Kaikayi.

Ciri cemani Widitra adalah memiliki sapuan garis di leher, dada, paruh, dan selangkangan. Cemani jenis ini dipercaya memiliki kekuatan gendam asmara dan penangkal bala. Sementara itu, cemani Warastratama biasanya kerap ditemui sebagai pelengkap upacara ritual. Yang terakhir, cemani Kaikayi bisa ditandai dengan bulu hitam biru laut. Cemani jenis ini diketahui bisa mengangkat santet.

6. Selain dihargai mahal, ayam Cemani ini sering dijadikan sesembahan. Bisa dibilang ayam Cemani itu pelengkap ritual upacara adat!

Karena dipercaya punya kekuatan supranatural, ayam Cemani ini kerap dijadikan pelengkap ritual upacara adat keagamaan. Harganya yang mahal tak menjadikan orang sayang untuk menyembelihnya. Menurut legenda lokal di nusantara, ayam Cemani adalah favorit makhluk-makhluk halus. Maka dari itu banyak upacara adat di Indonesia yang menggunakan ayam Cemani sebagai sesajennya. Sayangnya, hal ini juga yang membuat banyak orang mulai menjauhi ayam Cemani. Menurut mereka, esensi ayam Cemani tak sesuai dengan ajaran agama, karena itu mereka menjauhinya.

Di samping pro dan kontra yang ada, ayam Cemani adalah bagian dari budaya Indonesia. Kalau melihat pasar ayam Cemani yang semakin digemari di luar negeri, sepertinya ternak ayam Cemani bisa jadi bisnis yang menggiurkan deh. Ini terlepas dari ajaran agama apapun loh ya…

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya