Pria Beristri 5 Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri. Katanya Sudah Sampai Puluhan Kali. Duh!

Ayah cabuli anak kandung

Bagi sebagian orang, penjara mungkin jadi tempat paling mengerikan kedua setelah rumah sakit. Di tempat ini, banyak hal buruk dapat terjadi ketika kamu berada di dalamnya. Untuk bertahan hidup pun nggak jarang para penghuni penjara akan berusaha mati-matian, apalagi ada semacam “kasta” yang bisa memunculkan ketakutan tersendiri bagi napi-napi baru. Dengar-dengar, kasta terendah bagi penghuni penjara adalah untuk mereka para tersangka pencabulan lo.

Advertisement

Nah, belum lama ini, sebuah kasus mencengangkan terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Seorang narapidana bernama Sugeng dihajar di sel Mapolres Lumajang. Katanya karena ia tersandung kasus pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang berusia 19 tahun. Dan, yang lebih bikin kita marah adalah, dia bahkan udah punya istri sebanyak 5 orang. Masa sih masih kurang?!

Sugeng jadi sasaran pelampiasan emosi para napi lain setelah ketahuan kalau kasus yang menjeratnya adalah pencabulan. Ia dihajar tahanan lain sejak malam pertama menghuni lapas

Sugeng dihajar napi lain sejak hari pertama via regional.kompas.com

Sugeng (44 tahun) warga Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dijebloskan ke penjara setelah ketahuan mencabuli anak kandungnya sendiri inisial BG. Dilansir Kompas, hal ini terbongkar setelah BG memberanikan diri melapor ke Mapolsek Senduro setelah ayahnya mengajaknya tidur di sebuah hotel. Sugeng pun langsung diringkus dan dijebloskan ke penjara.

Merasa kesal dengan kasus yang menjerat Sugeng ini, para napi lain yang berada di lapas tersebut akhirnya mengeroyok Sugeng setelah ia menginjakkan kaki ke jeruji besi. Hal tersebut diketahui pagi harinya setelah wajahnya lebam setelah dihajar oleh penghuni lapas lainnya. Ia sampai harus dipindahkan ke ruang isolasi untuk diamankan dari amukan napi lain.

Advertisement

Yang bikin lebih emosi lagi bacanya, Sugeng ini sudah melakukan tindakan pencabulan itu sejak 2015! Kalau ditotal ia sudah memerkosa anaknya sendiri sebanyak 50 kali

Dilakukan sejak 2015 via baliexpress.jawapos.com

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi baru mengetahui kalau ternyata Sugeng telah melakukan hal bejatnya tersebut sejak tahun 2015 silam. Selama tahun 2015 hingga kasus ini terbongkar, Sugeng dilaporkan telah mencabuli anak kandungnya tersebut sebanyak 50 kali. Tega banget nggak sih!?

Nggak cuma sampai situ, yang bikin nggak habis pikir padahal Sugeng sudah punya 5 istri lo! Astaga, masa iya sih masih kurang??

Sugeng padahal udah mempunyai 5 orang istri via www.whio.com

“Manusia memang nggak pernah ada puasnya”

Advertisement

Kutipan tersebut mungkin cocok untuk diberikan kepada Sugeng. Meski telah memiliki 5 orang istri dalam hidupnya, Sugeng rupanya memang nggak bisa menahan hasrat untuk berbuat kurang ajar kepada anak kandungnya sendiri.

Masih melansir dari Kompas, 4 dari 5 orang istri Sugeng merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang saat ini tengah bekerja di luar negeri. Akibat perbuatannya tersebut, ia terancam kurungan penjara selama maksimal 15 tahun. Nah lo, kena batunya kan!?

Kehidupan di penjara memang tidak pernah aman bagi mereka yang terjerat kasus pencabulan, apalagi kalau korbannya adalah anak kandung sendiri. Wah, bisa habis tuh dihajar napi lain

Ada permainan kasta di dalam penjara via www.bbc.com

Memang bukan rahasia lagi sih kalau kehidupan penjara itu keras banget, apalagi bagi mereka yang terjerat kasus pencabulan. Bagi napi lain, mereka yang terjerat dalam kasus pencabulan akan jadi bulan-bulanan di dalam lapas. Singkatnya, ternyata ada lo hirarki atau tingkatan derajat di dalam penjara, mereka yang menempati kedudukan tertinggi adalah para tersangka dengan tingkat kejahatan yang gila, sedangkan bagi para pencabul dan pemerkosa akan berada di lapisan paling bawah.

Ya pantas aja sih kalau napi lain merasa kesal dengan kelakuan bejat Sugeng ini. Udah punya 5 istri kok ya masih punya hati ya buat mencabuli anak kandngnya sendiri.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An amateur writer.

CLOSE