Masuk 10 Besar Ramen Terenak di Dunia, Begini Perjalanan Panjang Indomie Sebelum Jadi Idola

Indomie ramen terenak di dunia

Sepertinya kita patut bangga, sebab mi instan favorit kita semua –Indomie– baru saja dinobatkan jadi ramen terenak di dunia versi surat kabar Amerika Serikat, LA Times. Meski sebetulnya lebih tepat dibilang mi instan ketimbang ramen, tapi seorang kolumnis makanan, Lucas Kwan Peterson nggak peduli karena Indomie menurutnya memang enak banget. Nggak salah kalau mi ini banyak dipuja, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Advertisement
View this post on Instagram

From @seasia.co – 🇮🇩🇲🇾🇹🇭 Guess Southeast Asian instant ramens are so tasty

A post shared by Good News From Indonesia (@gnfi) on

Bicara soal kelezatan Indomie, tentu nggak lepas dari tangan-tangan ajaib orang yang meramu dan meracik bumbu-bumbunya. Tapi sebelum membahas sosok ‘misterius’ itu, ada baiknya kita flashback sedikit ke perjalanan Indomie sebelum jadi primadona di kalangan masyarakat. Memangnya, mi instan ini sudah ada sejak tahun berapa sih? Simak, kuy, ulasan Hipwee kali ini.

1. Mi instan pertama kali diperkenalkan ke masyarakat Indonesia pada tahun 1969. Tapi waktu itu masih pada skeptis gitu sama keberadaannya, kayak nggak yakin bakal ada yang suka

Mi instan pertama kali dibuat tahun 1969 via www.kompas.com

2. Perusahaan pertama yang ‘mengorbitkan’ Indomie adalah PT Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd

Diorbitkan PT Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd via style.tribunnews.com

3. Nggak seperti yang kita kira, varian pertama Indomie justru bukan yang goreng, melainkan Indomie Kuah Rasa Kaldu Ayam

Indomie Kuah Rasa Kaldu Ayam via tirto.id

4. Walau sempat diragukan di awal kemunculannya, karena harganya yang terjangkau dan cenderung praktis, Indomie mampu berkembang pesat dan jadi favorit keluarga Indonesia

Jadi favorit keluarga via www.serumpi.com

5. Lalu pada tahun 1982, varian baru Indomie Kuah Kari Ayam diluncurkan. Sejak saat itu, penjualan Indomie makin meningkat drastis

Indomie Kuah Kari Ayam via www.boombastis.com

6. Puncaknya setahun setelahnya yaitu tahun 1983, ketika Indomie Mi Goreng diciptakan. Hasilnya, Indomie makin banyak digandrungi masyarakat

Mi Goreng kesukaan kita semua via chirpstory.com

7. Kemudian tahun 1984, PT Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd dibeli oleh PT Sarimi Asli Jaya yang memproduksi Sarimi

Dibeli perusahaan Sarimi via www.hargapaket.com

8. Enam tahun setelahnya, perusahaan itu diakuisisi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Ini membuat Indomie dan Sarimi jadi berada di bawah satu atap perusahaan

PT Indofood via katadata.co.id

9. Di bawah naungan Indofood, Indomie makin berjaya dan berhasil ekspansi ke banyak negara, seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, hingga Eropa, Afrika, dan Amerika

Indomie banyak digandrungi di Nigeria via blog.tribunjualbeli.com

Bahkan di Nigeria, Indomie sudah jadi semacam ‘beras’ kalau di Indonesia. Beneran jadi makanan pokok yang hampir tiap hari ada di meja makan!

Advertisement

10. Indomie kini juga sudah memiliki sejumlah pabrik di beberapa negara, seperti Malaysia, Nigeria, Arab Saudi, Suriah, sampai Mesir

Sampai punya pabrik di luar negeri via emis-int.com

11. Rasa Indomie yang melegenda nggak lepas dari tangan ajaib Nunuk Nuraini, wanita lulusan Teknologi Pangan di Universitas Padjajaran Bandung yang telah 26 tahun bekerja sebagai Flavor Development Manager Indofood

Sosok di balik rasa Indomie via www.boombastis.com

Ibu Nunuk selalu mengedepankan kealamian bahan-bahan yang digunakan. Mungkin ini kunci rahasia setiap rasa luar biasa dari Indomie.

12. Dibantu timnya, ia  menciptakan berbagai varian Indomie yang sudah kita kenal selama ini, nggak cuma yang goreng ‘original’ aja, tapi juga semua varian mi kuah dan goreng sampai yang premium juga

Menciptakan banyak rasa Indomie via www.njajan.com

Luar biasa banget ya perjalanan yang ditempuh Indomie, dari yang awalnya diragukan, sampai bisa merajai ‘tangga’ mi instan dunia, bahkan dapat gelar “The Best-Tasting Instant Ramen 2019”! Dari sini kita bisa memetik hikmah kalau semua jerih payah dan usaha yang totalitas, pasti akan mendapat hasil yang juga maksimal. Tetap semangat untuk kalian yang sampai saat ini masih berjuang!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE