Pernah nggak nih pergi ke restoran atau kafe lalu ingin memesan teh tapi malah bingung sendiri. Di buku menu ada banyak sekali pilihan teh mulai dari teh hitam, earl greyenglish breakfast, dan sebagainya. Nama-nama teh itu benar-benar asing. Pada akhirnya, memutuskan buat memilih secara ngawur aja deh. Tapi risikonya adalah teh yang datang nggak sesuai ekspektasi. Bukannya nggak enak, cuma rasanya nggak mirip dengan teh yang pada umumnya dibuat di rumah atau warung.

Nah, daripada selalu asal memilih menu teh setiap berkunjung ke restoran, lebih baik mengenali masing-masing jenis teh. Tiap teh diracik dan diramu dengan cara yang spesial dan berbeda. Yuk kenali lebih dalam tentang jenis-jenis teh ini bersama Hipwee News & Feature.

1. Teh hitam adalah teh yang paling banyak dan umum ditemui di Indonesia. Warnanya hitam karena paling banyak mengalami fermentasi selama pembuatannya

Warnanya bisa merah kehitaman karena proses fermentasi dan oksidasi. via www.icookrestaurant.com

2. Salah satu jenis teh hitam yang bisa ditemui di pasaran adalah earl grey. Bedanya dari teh hitam biasa, teh ini diberi campuran bergamot, sejenis jeruk

Rasa dari earl grey cenderung ringan dan sedikit asam. via www.whittard.co.uk

3. Masih dalam satu keluarga teh hitam, ternyata english breakfast adalah campuran tiga daun teh lho. Rasa dan aromanya pun jadi istimewa

English breakfast adalah campuran dari daun teh Assam (India), Ceylon (Srilanka), dan Kenya via www.levif.be

4. Bertolak belakang dari teh hitam, teh hijau merupakan teh yang nggak mengalami proses fermentasi. Aromanya berasal dari daun teh yang dipanggang

Kebalikannya teh hitam, teh hijau sama sekali nggak difermentasi dan dioksidasi. via www.medicalnewstoday.com

5. Ada juga teh yang warnanya hijau tapi disebut dengan istilah matcha. Sebenarnya ini adalah teh hijau yang digiling sehingga bentuknya serbuk

Daun teh dipisahkan dari batang dan seratnya lalu ditumbuk halus agar jadi matcha. via elestimulo.com

6. Sedangkan teh putih jadi teh yang paling sedikit mengalami proses pengolahan. Nggak heran rasanya masih murni dan rasanya ringan

Rasanya paling murni dibandingkan teh yang lainnya. via www.twinings.co.uk

7. Beda lagi dengan teh oolong asal Tiongkok. Teh ini mengalami fermentasi yang nggak sempurna. Bisa dibilang prosesnya berada diantara teh hitam dan teh hijau

Tingkat fermentasi dan oksidasinya beragam sesuai dengan pembuatnya. via www.hindustantimes.com

8. Kalau biasanya teh terbuat dari daun teh, tapi ada juga teh chamomile yang terbuat dari bunga dengan nama yang sama. Pasti aroma dan rasanya khas deh~

Aroma dan rasanya khas karena berasal dari bunga. via leavesthatheal.com

9. Pecinta kopi pasti suka deh dengan teh mate. Rasanya mirip sama kopi lo. Ini karena ada campuran semak mate asal Argentina di dalam tehnya

Penyajiannya pun menggunakan saringan khusus. via www.drweil.com

10. Ada juga teh yang terbuat dari daun rooibos dan diberi nama yang sama. Rooibos adalah tanaman di Afrika Selatan

Katanya sih rasa teh rooibos nggak sepahit teh hitam. Daunnya cuma ada di Afrika Selatan lho~ via durbannorthcoast.getitonline.co.za

Advertisement

Sekarang sudah paham kan mau pilih teh yang mana. Secara rasa sih semuanya kembali ke selera masing-masing ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya