Peluang Jualan Online Terbuka Lebar, Para Ahli Jelaskan Hal yang Harus Diperhatikan Pemula

Peluang jualan online

Sejak awal pandemi hingga kini, banyak sektor usaha yang mengalami dampak negatif. Namun, bukan berarti nggak ada sektor usaha yang mendulang dampak positif. Kebiasaan masyarakat yang berubah haluan menjadi serba online telah membuat e-commerce jadi sektor yang cukup bergejolak di masa pandemi.

Advertisement

Hal tersebut dibuktikan oleh laporan e-Conomy SEA 2020 dari Google, Temasek dan Bain & Company yang mengungkapkan sebanyak 37% pengguna layanan e-commerce adalah konsumen baru. Dalam laporan yang sama juga dijelaskan kalau ekonomi internet Indonesia mencapai nilai USD 44 miliar dengan e-commerce sebagai pendorong utamanya.

Data di atas tentu bisa jadi semacam peluang yang potensial bagi pemula untuk memulai usaha secara online, dengan cara memanfaatkan e-commerce dan platform digital lainnya.

Nah, untuk itu, para ahli dari Google Bisnis, Gojek Indonesia dan marketplace Ladara, menjelaskan hal apa saja yang harus diperhatikan pemula jika ingin memulai bisnis online.

Advertisement

Hal utama yang harus diperhatikan pemula adalah membangun kesadaran digital

(dok. Siberkreasi) via www.hipwee.com

Product Marketing Manager Google Indonesia, Dora Songco mengatakan hal utama yang harus diperhatikan saat memulai bisnis online adalah membangun kesadaran digital. Hal tersebut mencakup pemahaman terhadap platform yang akan dimanfaatkan dan karakter pelanggan online.

“Membangun kesadaran digital merupakan hal yang paling utama saat memulai bisnis online, di mana mereka harus memahami secara mendalam manfaat digital platform untuk meningkatkan bisnis mereka,” kata Dora dalam webinar ‘Ayo Jualan Online’ yang digelar Kemkominfo bersama Siberkreasi dan Dharma Wanita Persatuan Kemkominfo, Rabu (17/3/2021).

Advertisement

Lebih lanjut setelah membangun kesadaran digital, Dora menekankan terdapat tiga tahapan yang harus diperhatikan, yaitu mengenal dan menemukan pelanggan baru menggunakan tools di platform digital, memaksimalkan penggunaan platform e-commerce untuk meningkatkan efektivitas kinerja, dan terakhir mencari tahu tren yang diminati pasar.

“Pahami juga karakter pelanggan online saat ini, akses apa yang mereka gunakan untuk melakukan belanja online,” imbuh Dora.

Maksimalkan program-program yang ditawarkan platform digital, dan terapkan strategi pemasaran yang tepat sasaran

(dok. Siberkreasi) via www.hipwee.com

Menyambung apa yang disampaikan Dora, VP Group Head of Merchant Marketing Gojek Indonesia, Bayu Ramadhan membenarkan satu hal yang harus dilakukan seorang pemula adalah memaksimalkan manfaat program yang ditawarkan platform digital.

“Platform digital seperti Gojek memiliki beragam program yang bisa dimanfaatkan oleh pemula untuk memulai mengembangkan bisnis, termasuk pelatihan intensif dalam memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Gojek,” terang Bayu.

Sementara pendiri Ladara, marketplace yang diinisiasi oleh istri-istri TNI, Nanny Hadi Tjahjanto menegaskan kalau inovasi dan tekad adalah kunci utama dalam memulai bisnis, terlepas dari metode yang digunakan adalah online atau offline. Ia pun menambahkan kalau hal tersebut harus diiringi dengan strategi pemasaran yang tepat sasaran.

“Ada dua resep manjur yang bisa dipertimbangkan untuk memenangkan persaingan bisnis di era digital, yakni harus menarik perhatian dalam segi produk maupun dari pemasaran produk tersebut dan membangun komunitas,” kata Nanny.

Bagaimana, sudah mulai paham dengan kiat-kiat memulai bisnis online? Selain menyediakan peluang yang sangat potensial, memulai bisnis online artinya membantu pemerintah mewujudkan program UMKM Go Digital dalam rangka membantu pelaku usaha kecil bertahan di tengah krisis ekonomi akibat pandemi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

I know I glow up

CLOSE