Nggak hanya kasus penembakan massal di New Zealand saja, di media sosial juga lagi ramai kasus pembiusan yang kabarnya dilakukan seorang wanita di toilet sebuah mall di Jakarta. Dalam video yang beredar, tampak kericuhan terjadi karena korban berhasil lolos dari pembiusan yang akan dilakukan pelaku kepadanya. Korban yang juga seorang wanita itu bahkan berhasil menyita tas terduga pelaku biar nggak kabur. Rumor berkembang di media sosial bahwa kejahatan ini adalah upaya pencurian organ. Waduh kok ngeri?

Tapi di satu sisi, baru saja pihak kepolisian malah menyebut motif pelaku ini karena cinta segitiga, bukan perampokan apalagi jual beli organ seperti yang tersebar di dunia maya. Waduh, terus yang benar yang mana ya? Coba simak ulasan Hipwee News & Feature berikut ini dulu deh…

Media sosial baru saja dihebohkan dengan modus penipuan baru menggunakan obat bius. Kejadian ini diabadikan lewat sebuah video

Advertisement

Peristiwa yang kabarnya terjadi di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, pada Jumat (13/03) itu terekam lewat sebuah video yang tersebar di dunia maya. Tampak korban dan pelaku yang sama-sama wanita ini dikerubuti satpam dan beberapa pengunjung. Korban menjelaskan kalau ada seorang wanita yang berusaha membiusnya saat berada di toilet. Beruntung, ia berhasil lolos dari percobaan pembiusan itu. Malah korban sempat merebut tas dan bukti sapu tangan milik pelaku.

Dalam unggahan yang viral itu, beredar juga foto-foto isi tas terduga pelaku, yang ternyata banyak benda tajamnya. Entah bagaimana, kejadian ini juga banyak dikaitkan sama jual beli organ yang disinyalir jadi motif pembiusan! Wah, serem banget

Kabarnya, ini isi tas terduga pelaku via www.instagram.com

Selain video berdurasi 1,5 menit itu, beredar juga foto-foto yang diduga isi tas milik pelaku. Yang bikin kaget, di dalamnya cukup mengerikan karena ternyata ada dua bilah pisau ukuran besar dan kecil, palu, sejumlah alat suntik, dan sapu tangan. Banyak spekulasi bermunculan terkait motif pelaku melakukan pembiusan yang katanya untuk jual beli organ tubuh manusia. Sontak peristiwa di WTC kemarin pun membuat banyak orang ketakutan, terutama di media sosial.

Akan tetapi, pasca kejadian justru pihak kepolisian mengeluarkan pernyataan yang justru membantah isu yang sudah terlanjur bereda luas itu. Katanya nggak ada upaya pembiusan untuk jual beli organ. Lah mana yang bener nih?

Kalau kata polisi motifnya karena cinta segitiga via www.kordanews.com

Advertisement

Dikutip Tirto, Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Made Oka, membantah adanya isu jual beli organ yang melatarbelakangi peristiwa pembiusan kemarin. Upaya pembekapan memang ada, tapi kata Oka, motifnya karena cinta segitiga! Jadi si korban yang bernama Sri Dewi Erlin itu dan terduga pelaku bernama Yani sudah saling kenal. Mereka terlibat cinta segitiga dengan suami Sri. Oka juga membantah ditemukannya obat bius.

Saat ini kata Oka, kasus yang lagi heboh ini sudah berakhir damai. Suami dari kedua pihak yang terlibat turut datang ke kantor polisi untuk melakukan mediasi. Dua-duanya juga sudah sepakat buat nggak saling membuat laporan. Hmm… Akan tetapi kalau polisi nggak menemukan bukti obat bius, foto isi tas yang bereda itu milik siapa ya? Masih jadi misteri sih kasus ini.

Kira-kira mana yang benar, rumor yang beredar di media sosial atau penjelasan polisi? Mudah-mudahan penjelasan polisi yang benar ya, meskipun masih menyisakan tanda tanya di sana-sini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya