Riset : Anak Muda yang Keseringan Main TikTok Lebih Gampang Lupa

Penelitian ini dilakukan di China dengan lebih dari 3000 anak sekolah yang diteliti

TikTok menjadi salah satu aplikasi paling laris yang digunakan oleh kebanyakan content creator. Di aplikasi tersebut, pengguna bisa dengan bebas mengekspresikan dirinya melalui tarian atau yang biasa disebut dengan dance cover, bernyanyi, membuat video transisi, dan lain-lain. Tidak heran aplikasi ini banyak digemari oleh semua kalangan.

Advertisement

Selain itu, konten-konten yang variatif dan tak jarang mengundang tawa juga menjadi salah satu alasan kenapa orang-orang banyak yang mengunduh aplikasi ini. Tapi tahukah Sobat Hipwee, kalau ada penelitian yang menyebutkan bahwa terlalu sering bermain TikTok bisa membuat penggunanya mengalami beberapa gangguan?

Penelitian dari jurnal

penelitian

Photo by Lukas via Pexels

Sebuah jurnal yang diteliti oleh Peng Sha dan Xiaoyu Dong dalam International Journal of Environmental Research and Public Health di School of Journalism and Communication, Southwest University, Chongqing, China yang di-publish pada tanggal 21 Agustus 2021, meneliti bahwa terlalu sering bermain TikTok dapat menyebabkan beberapa gangguan mental seperti depresi, kecemasan, stres, dan kehilangan memori.

Penelitian tersebut diambil dari 3036 murid sekolah menengah atas di Cina, yaitu sebanyak 1305 murid laki-laki dan 1731 murid perempuan di mana mereka merupakan pengguna aktif dari aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dan SPSS Amos. Hasilnya, terdapat efek depresi dan kecemasan dari pengguna TikTok.

Advertisement

Efek buruk yang terjadi

depresi

Photo by Pixabay

Selain depresi dan kecemasan, kehilangan memori juga menjadi salah satu efek terburuk dari terlalu sering bermain TikTok. Dari hasil penelitian tersebut, dijelaskan bahwa gangguan-gangguan itu kebanyakan menimpa murid laki-laki dari pada murid perempuan karena murid laki-laki lebih banyak kehilangan memori.

Oleh karena itu, penelitian ini memberikan perhatian khusus kepada murid laki-laki. Namun tidak menutup kemungkinan murid perempuan juga bisa mengalami hal yang sama.

Bijak dalam menggunakan TikTok

bermain tiktok

Photo by Artem Podrez via Pexels

Advertisement

Penelitian tersebut mungkin membuat SoHip yang gemar bermain TikTok menjadi sedikit khawatir. Tapi lagi-lagi itu kembali kepada diri kita sendiri yang sudah seharusnya mampu mengontrol diri dari dunia maya.

Seperti yang telah kita ketahui, keseharian kita tidak bisa lepas dari sosial media. Batasi diri dari kecanduan sosial media secara berlebihan. Bukan hanya TikTok, tetapi juga sosial media yang lain ya, SoHip.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE