Kecelakaan yang menimpa pesawat Ethiopian Airlines belum lama ini tampaknya membuat sejumlah negara ketar-ketir. Gimana nggak, pesawat yang ditumpangi 157 orang termasuk awak kapal itu ternyata sama dengan pesawat Lion Air JT 610 yang juga mengalami kecelakaan akhir tahun lalu. Dua peristiwa ini sama-sama nggak menyisakan korban selamat barang satupun!

Dari keterangan sejumlah pihak berwenang, seperti dilansir dari Tempo, kecelakaan yang hanya selisih kurang dari 6 bulan itu sama-sama terjadi karena diduga ada kerusakan di mesin pesawat. Soalnya, baik pilot Ethiopian Airlines dan Lion Air, sempat menghubungi petugas darat untuk meminta kembali ke bandara keberangkatan, selang beberapa menit setelah lepas landas. Jadi, negara mana saja yang sudah melarang Boeing 737 Max 8 ini beroperasi? Simak daftarnya berikut ini.

1. Cina jadi negara pertama yang langsung mengeluarkan larangan menerbangkan Boeing 737 Max 8 untuk maskapai domestiknya sehari setelah kecelakaan Ethiopian Airlines

Pesawat Boeing 737 milik Air China via www.aljazeera.com

Advertisement

Pemerintah Beijing memerintahkan maskapai domestiknya untuk menunda operasi Boeing 737 Max 8 pada Senin 11 Maret 2019 kemarin. Mereka mengutip dua kecelakaan sebelumnya yang ternyata memiliki kesamaan. Padahal, dikutip dari The Straits Times, Cina termasuk pasar empuk bagi perusahaan pesawat AS, mengingat sekitar seperlima pengiriman Boeing 737 Max ditujukan ke Cina.

2. Meski dinobatkan sebagai negara dengan bandara tersibuk, Singapura tak peduli dan tetap melarang pesawat Boeing 737 MAX untuk terbang

Maskapai Silk Air juga punya Boeing 737 Max via www.ft.com

Dalam sebuah pernyataannya seperti dilansir Al Jazeera, Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mengatakan bahwa pihaknya sementara menangguhkan operasi semua varian pesawat Boeing 737 Max –nggak cuma Max 8– untuk masuk dan keluar dari Singapura, mengingat adanya dua kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat jenis tersebut dalam waktu kurang dari lima bulan. Aturan ini berlaku sejak Selasa, 12 Maret 2019 kemarin.

Selama penangguhan sementara, CAAS akan mengumpulkan lebih banyak informasi untuk meninjau risiko keselamatan terkait pengoperasian pesawat Boeing 737 Max, dari dan ke Singapura.

3. Beberapa jam setelah otoritas Singapura mengeluarkan larangan Boeing 737 Max terbang, Australia menyusul dengan menyatakan hal serupa

Australia menyusul pelarangan Boeing 737 Max via www.aviationwa.org.au

Advertisement

Otoritas Keamanan Penerbangan Sipil Australia mengeluarkan aturan penangguhan sementara pesawat Boeing 737 Max, hanya selang beberapa jam setelah pernyataan yang dikeluarkan otoritas Singapura. Mereka beralasan penangguhan ini dilakukan agar mereka dapat meninjau risiko penerbangan demi keselamatan.

4. Di hari yang sama, ternyata Korea Selatan juga menyarankan agar pesawat Boeing 737 Max 8 yang beroperasi di negaranya, ditangguhkan saja sementara

Eastar Jet, satu-satunya maskapai di Korsel yang memiliki pesawat jenis Boeing 737 Max 8 via airlinegeeks.com

Selasa kemarin, Kementerian Transportasi Korea Selatan juga menyarankan kepada Eastar Jet –satu-satunya maskapai Korsel yang memiliki pesawat model Boeing 737 Max 8– untuk menangguhkan jenis pesawat tersebut sementara waktu. Eastar Jet setuju untuk melakukannya dan mengatakan akan mulai penundaan operasinya pada Rabu 13 Maret.

5. Indonesia rupanya juga tak mau ketinggalan lo. Menteri Perhubungan memutuskan agar Boeing 737 Max 8 untuk sementara “dikandangkan” terlebih dahulu

Dua maskapai di Indonesia yang punya Boeing 737 Max 8 adalah Garuda dan Lion Air via wartakota.tribunnews.com

Dilansir Detik, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, melarang Boeing 737 Max 8 untuk terbang sementara. Larangan ini berlaku seminggu ke depan. Selama “dikandangkan”, pihaknya menurunkan tim untuk menginspeksi 11 pesawat jenis tersebut di Indonesia. Diketahui bahwa di negara kita, ada dua maskapai yang memiliki pesawat model Boeing 737 Max 8, yakni Garuda Indonesia (1 unit) dan Lion Air (10 unit).

Kalau tim inspeksi nggak menemukan kejanggalan, pesawat akan diperbolehkan terbang kembali. Tapi jika ada sesuatu yang nggak sesuai, maka ada keputusan yang harus diambil. Hasil inspeksi akan dikirim ke perusahaan Boeing.

6. Mongolia juga baru saja mengeluarkan larangan serupa dengan negara-negara di atas. Ya, wajar juga sih kalau pada was-was gini

Mongolian Airlines via kucinta-setia.blogspot.com

Otoritas Penerbangan Sipil Mongolia mengatakan di Facebook bahwa pihaknya telah memerintahkan maskapai penerbangan nasional MIAT Mongolian Airlines untuk menangguhkan satu-satunya pesawat Boeing 737 Max 8 di armadanya.

7. Inggris ternyata juga bergabung dengan negara-negara di atas untuk melarang penerbangan menggunakan Boeing 737 Max 8

Inggris juga turut bergabung via www.manchestereveningnews.co.uk

Setelah kecelakaan fatal kedua yang melibatkan pesawat Boeing 737 Max 8, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris mengeluarkan instruksi untuk menghentikan penerbangan komersial dengan pesawat tersebut.

Pelarangan massal yang dilakukan banyak negara ini ternyata jadi pukulan telak bagi perusahaan Boeing sebagai produsen pesawat yang diduga bermasalah itu. Sejak kecelakaan Ethiopian Airlines kemarin, saham Boeing di New York langsung turun 6%. Wah…

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya