Mengenal Telur Infertil yang Lagi Heboh, Ternyata Cepat Busuk dan Berbahaya. Ini Ciri-cirinya

Telur infertil

Tahukah kamu, dari mana asal telur yang biasanya kita makan? Ternyata, ada proses yang sangat panjang sampai akhirnya telur ayam bisa sampai ke dapur atau meja makan kita semua. Maka dari itu, banyak orang terkaget-kaget ketika ada kasus persebaran dan penjualan ‘telur infertil’ di Tasikmalaya. Jawa Barat beberapa waktu yang lalu. Selain istilahnya yang masih terdengar asing bagi sebagian besar orang, masyarakat jadi resah setelah tahu bahwa telur-telur infertil tersebut tidak baik untuk dikonsumsi.

Advertisement

Dilansir dari Kompas, pihak kepolisian kini telah mengamankan pedagang pasar yang ketahuan menjual telur infertil di Pasar Induk Cikuburuk Kota Tasikmalaya. Awalnya, pedagang ini dicurigai karena menjual telur ayam dengan harga yang sangat murah. Polisi pun tak lupa mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam membeli. Nah, sebenarnya apa sih telur infertil itu? Bagaimana pula ciri-cirinya? Yuk kita cari tahu lebih jauh bareng-bareng Hipwee News & Feature!

Akhir-akhir ini, telur infertil kembali beredar di pasaran dan membuat masyarakat resah. Sebab telur infertil cepat busuk dan mengandung zat kimia

Telur yang diperiksa petugas di Tasikmalaya via regional.kompas.com

Dilansir dari Kompas, telur infertil atau hatched egg (HE) berasal dari ayam yang dirawat oleh perusahaan pembibitan. Para petugasnya menyortir telur untuk memilih mana yang layak jual. Terkadang ditemukan telur yang nggak dibuahi dan nggak bisa ditetaskan. Itulah yang disebut telur infertil. Jenis telur ini juga bisa berasal dari telur fertil yang sudah dibuahi, tetapi nggak ditetaskan oleh perusahaan karena pertimbangan tertentu.

Karena kualitasnya berbeda dari telur normal, telur infertil nggak layak dan dilarang untuk dijual. Apalagi telur ini cepat busuk sehingga nggak bisa bertahan saat didistribusikan. Telur infertil juga bisa membahayakan tubuh karena telah disemprot zat kimia saat proses breeding. Maka, biasanya telur ini dimusnahkan oleh perusahaan. Tetapi, terkadang ada oknum yang sengaja menjualnya ke masyarakat. Padahal tindakan itu melanggar Permentan Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam RAS dan Telur Konsumsi.

Supaya nggak salah beli, kita perlu mengenali ciri-ciri telur infertil. Bisa ketahuan dari penampilan luarnya lo

Hati-hati memilih telur via economy.okezone.com

Banyak orang yang berusaha hemat saat berbelanja bahan pangan. Akibatnya, mereka bisa tergiur telur infertil yang harganya lebih murah. Apalagi telur ini cukup sulit dibedakan dari telur normal kalau nggak diperhatikan dengan cermat. Dilansir dari Kompas, berikut adalah ciri-ciri dan cara mengenali telur infertil:

  1. Bagian luar telur infertil berwarna pucat karena disemprot bahan kimia, sedangkan telur normal berwarna kemerahan.
  2. Kalau diterawang dari luar, tampak embrio berwarna hitam di dalam telur infertil.
  3. Saat dipecahkan, telur infertil akan mengeluarkan bau busuk.
  4. Telur infertil nggak mempunyai bulatan kuning telur yang sempurna.
  5. Dari segi ketahanan, telur infertil nggak mampu bertahan lama dan cepat busuk.
  6. Telur infertil dijual dengan harga yang lebih murah, yaitu Rp15.000 hingga Rp17.500 per kilogram. Sedangkan harga telur normal mencapai Rp22.000 hingga Rp24.000.

Menanggapi penjualan telur infertil, pemerintah bertindak tegas dan menarik peredarannya dari pasaran. Tetapi waspadalah karena mungkin masih ada yang lolos

Advertisement

Petugas menyelidiki penjual telur di Tasikmalaya via www.galamedianews.com

Baru-baru ini, ada laporan tentang telur yang dijual murah di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kemudian Tim Satuan Tugas Pangan melakukan penyelidikan langsung. Pada Selasa (9/6), mereka menemukan seorang penjual telur infertil di wilayah Kompleks Pasar Induk Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat. Petugas pun menyita 4 kuintal telur infertil dari sang pedagang yang berasal dari Lampung, Sumatra.

Kasus tersebut mendapat perhatian dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Dia mengonfirmasi bahwa telur infertil telah muncul di pasaran, tetapi yang dilepas hanya 100 atau 1.000 butir. Jadi dia meminta masyarakat untuk nggak panik berlebihan. Meskipun begitu, pemerintah tetap menyelidiki peredaran telur infertil dari hulu ke hilir.

Semoga masalah telur ayam yang berbahaya ini bisa diusut sampai tuntas ya. Jangan sampai ada lagi oknum yang menjualnya secara bebas di pasaran. Sebagai konsumen, kita juga harus lebih berhati-hati dan waspada saat berbelanja.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE