Lika-liku menyelesaikan skripsi memang jadi problematika mahasiswa tingkat akhir. Nggak hanya sulit dalam mengerjakan penelitiannya, seringkali mahasiswa juga berselisih paham dengan dosen pembimbing. Beragam karakter dosen yang ada, mau nggak mau bikin mahasiswa harus ekstra sabar dan menuruti apa yang disarankan sang dosen. Termasuk dalam tata krama menghubungi mereka melalui ponsel.

Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah foto yang memperlihatkan aturan lengkap mengenai etika mahasiswa dalam menghubungi dosen, seperti yang terjadi pada mahasiswa UI beberapa waktu lalu. Kali ini, foto tersebut memperlihatkan sebuah banner yang berlogo Universitas Gadjah Mada. Banyak mahasiwa dan dosen yang berpendapat senada dengan banner tersebut bahwa etika dan tata krama memang seharusnya diatur. Sebagian lagi justru protes karena etika dan tata krama nggak hanya untuk mahasiswa, tapi juga buat dosen. Seringkali dosen terlihat sangat sibuk sampai mengabaikan mahasiswanya.

banner aturan dalam menghubungi dosen via news.detik.com

Advertisement

Masalah etika memang seringkali jadi awkward moment antara mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa yang berusaha terlihat sangat sopan justru grogi dan pada akhirnya disalahartikan oleh dosen sebagai tindakan yang kurang pantas. Duh, serba salah, ya. Ujung-ujungnya menghubungi dosen bisa berakhir kacau seperti yang terjadi berikut.

1. Penggunaan bahasa adalah hal yang paling penting. Kalau modelnya begini mana ada dosen yang mau meluluskanmu

Lau mau surat DO apa gimana nih? via fandypedia.blogspot.co.id

2. Harusnya mahasiswa nggak terlalu posesif begini nih. Terlanjur kangen sama Pak Dosen atau bagaimana?

Wajar dong kalau dosennya langsung ilfeel, coba lebih alus, Neng…. 😐 via www.brilio.net

3. Ini level posesifnya lebih parah lagi. Untung dosennya bisa woles dan balas pakai sticker lucu, ya 😀

berasa chat sama pacar aja ah via www.cerpen.co.id

4. Antara kurang sigap dan nggak dapat kejelasan, akhirnya bimbingan kembali ditunda nih

Tunda satu hari bimbingan itu sama saja tunda satu bulan wisuda, duh! via www.instagram.com

5. Tanya panjang lebar salah, memastikan juga salah, semua jadi serba salah. Sabar deh, yang penting ketemu dosen dan bimbingan

Langsung berangkat aja udah! via instagram.fcgk6-1.fna.fbcdn.net

6. Sering terjadi, ketika sudah semangat bimbingan, ternyata dosbing lagi pergi haji. Ya, sudah, nitip doa saja, Guys!

Wisuda tertunda lagi. via www.vebma.com

7. Parah nih sudah berapa kali PHP-in dosen sendiri? Jangan anggap dosen itu inceran buat digebet dong! :p

Doyan banget PHP cewek yah! via www.instagram.com

8. Lagi-lagi Pak Supriyatno. Balasnya cuma satu huruf saja. Mungkin beliau bayar kuotanya per karakter?

Nggak apa-apa, yang penting kamu diberi kepastian. via www.upstation.id

9. Sesulit apa pun skripsi dan tesismu, jangan sampai berakhir dengan ancaman mengerikan begini, ya. Sang dosen pasti sudah deg-deg ser nih

Mahasiswanya serem banget deh! via copasjon.blogspot.co.id

10. Akibat ancaman mahasiswa yang ngawur, dosennya juga jadi berani main ancam. Nah, loh, lebih serem yang mana?

Giliran mahasiswanya yang jantungan. via me.me

11. Dosennya sensitif banget. Sudah siap-siap mau marah dan ngatain mahasiswa, ternyata …

Ternyata abang gojek yang dipesan tadi, duh jadi maluw. 😀 via twitter.com

[BONUS – paling epik]

Mahasiswa dan dosen sama-sama penyuka click bait. Yang penting bukan berita hoaks deh, ya …

nggak apa-apa, yang penting kompak 😀 via twitter.com

Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang cerdas, berkomunikasi dengan dosen memang bukan masalah sederhana. Ini masalah kompleks yang bisa menimbulkan kesalahpahaman tingkat kosmik. Makanya, harus super hati-hati. Selamat berjuang ngerjain skripsi!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya